<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836</id><updated>2012-01-06T23:10:03.395-08:00</updated><category term='VivaVlog'/><category term='My Around The...'/><category term='My Book'/><category term='Kuliahhhh...'/><category term='My Novels'/><category term='Tentang Mereka...'/><category term='My Idols...'/><category term='Story &apos;bout Me'/><category term='My Journey'/><title type='text'>Khansaisme</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>79</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8740038731163100091</id><published>2011-11-29T22:15:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T18:44:41.678-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='VivaVlog'/><title type='text'>HIV/AIDS Bukan Akhir Dari Segalanya</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-z5SNgwrEGG0/TtXK85tKcXI/AAAAAAAAAP0/RpSLwlwGzl8/s1600/TRB-201105-0006882-300x200.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-z5SNgwrEGG0/TtXK85tKcXI/AAAAAAAAAP0/RpSLwlwGzl8/s320/TRB-201105-0006882-300x200.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680669652628959602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;


&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sendiri, terkucilkan, dicerca, dan dicemooh. Itulah hal-hal yang terlintas dalam benak saya mengenai Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Mereka yang hidup dengan "pergaulan bebas” (free sex, narkoba, homoseksual). Ya, itu memang tidak sepenuhnya salah, namun tidak juga 100% benar, karena selain hal tersebut, masih banyak cara penularan HIV/AIDS yang bahkan jauh dari istilah “pergaulan bebas”. Mungkin terdengar aneh, karena meski menyadarinya, tapi tak ada sedikit pun usaha dan kontribusi yang saya lakukan untuk menghapus kesendirian mereka yang terkucilkan, tercerca, dan dicemooh masyarakat. Secara singkatnya saya menyadari namun tak beraksi. Setidaknya hal itu terjadi sebelum akhir tahun 2010.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;










&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" id="fullpost" &gt;





&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Saya ingat betul, saat itu di bulan Desember 2010. Dalam sebuah launching novel seorang musisi beraliran underground di Bandung. Bisa dibayangkan bukan, sebuah musik beraliran metal yang sebenarnya sama sekali tidak membuat saya tertarik untuk mendengarkannya. Tapi entah mengapa saya mau saja untuk memenuhi ajakan seorang teman untuk datang pada acara yang dihadiri oleh pemuda-pemuda punk itu. Mungkin satu-satunya alasan adalah karena saya mencintai buku, dan saya suka membaca. Sampai akhirnya seusai acara saya berkenalan dengan seorang vokalis band underground. Dalam sesi ini saya cukup antusias dan penasaran dengan pemuda berusia 28 tahun yang badannya dipenuhi hiasan tato.&lt;/p&gt;











&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Perkenalan diakhir tahun dengan pemuda itu seolah membuat beberapa pemikiran dalam otak saya berubah. Pemuda dengan badan penuh tato, rambut berjambul, dan gaya bicaranya yang cukup apa adanya atau boleh dibilang ceplas ceplos itu adalah Ginan. Dimata saya dia adalah seorang pemuda penuh semangat yang benar-benar membuat saya mengernyitkan dahi sebelum akhirnya berkata “WOW!” dan bahkan tak pernah membuat saya berpikir bahwa dia adalah seorang dengan HIV Positif.&lt;/p&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0BoRSZtSSD0/TtXWjSoQDRI/AAAAAAAAAQI/3PhrLCHcYJw/s1600/297260_2483989463151_1355054248_2855929_1334240750_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0BoRSZtSSD0/TtXWjSoQDRI/AAAAAAAAAQI/3PhrLCHcYJw/s320/297260_2483989463151_1355054248_2855929_1334240750_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680682406782176530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;









&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Sejak hari itu saya mulai mencari informasi mengenai siapa sebenarnya pemuda itu, semangat seorang Ginan seolah menular pada saya. Dengan berbekal pada masa lalu yang boleh dibilang “suram”, kini dia tercatat sebagai salah satu pendiri Rumah Cemara, sebuah komunitas “bantuan sebaya” yang bergerak dalam hal rehabilitasi dan Orang Dengan HIV/AIDS di Jawa Barat. Selain itu, untuk mensosialisasikan HIV/AIDS pada masyarakat pun ditunjukkan dengan banyak prestasi dalam bidang sepakbola yang diukir oleh Ginan bersama Rumah Cemara nya. &lt;/p&gt;








&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Diawal tahun 2011 ada kabar yang saya terima dari Rumah Cemara mengenai tim sepakbolanya. Prestasi mereka akhirnya menarik perhatian panitia sebuah ajang pertandingan sepakbola dunia di Paris yang bertajuk Homeless World Cup.&lt;/p&gt;











“Wow, itu amat menakjubkan!” ungkap saya sembari mencoba mendatangi markas Ginan dan kawan-kawannya di daerah Geger Kalong Bandung, untuk mengkonfirmasi kebenaran berita itu.











&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Tapi sayang, meski prestasi itu memang cukup membanggakan, mengingat Rumah Cemara menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia, tapi tim sepakbola itu tidak memperoleh dukungan finansial dari pemerintah Indonesia.&lt;/p&gt;


&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SVxl_JGLp7A/TtXWjqpPK4I/AAAAAAAAAQY/qBgyb7t9o1c/s1600/298559_2483979182894_1355054248_2855890_260214087_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SVxl_JGLp7A/TtXWjqpPK4I/AAAAAAAAAQY/qBgyb7t9o1c/s320/298559_2483979182894_1355054248_2855890_260214087_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680682413228764034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;






&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Miris!&lt;/p&gt;










&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Itulah hal yang kemudian muncul dalam benak saya. Saya pun kembali mengingat mengenai bagaimana pandangan masyarakat di Indonesia saat ini, termasuk saya yang memang masih sangat kental dengan stigma negatif terhadap ODHA. Kita menyadari betul hal itu, namun sangat minim tindakan nyata kita untuk membantu menghilangkan stigma itu.&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Semangat dari Ginan dan kawan-kawannya untuk terus berusaha mencari cara agar mereka dapat memenuhi undangan pertandingan di Paris itu amat membuat saya tercengang. Mulai dari pengajuan proposal kepada beberapa instansi pemerintah yang hanya menghasilkan “Doa dan Restu”, penggalangan koin kepedulian, konser amal, pameran foto, dan lain sebagainya itu layak mendapat acungan jempol.&lt;/p&gt;

&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xr4nwpHtqDs/TtXWjTrfdXI/AAAAAAAAAQA/DFteVk6wA3g/s1600/315818_1967088380522_1342298389_31811056_365325_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xr4nwpHtqDs/TtXWjTrfdXI/AAAAAAAAAQA/DFteVk6wA3g/s320/315818_1967088380522_1342298389_31811056_365325_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680682407064204658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Melihat dan menyadari itu, rasanya sangat tidak berguna jika saya yang sudah berpikir bahwa “Kesadaran tanpa aksi itu sama dengan bohong!”.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Andai saya seorang milyuner, mungkin akan saya tanggung semua finansial yang dibutuhkan oleh mereka.” tapi sayangnya saya jelas bukan seorang milyuner, melainkan hanya seorang mahasiswi yang hobi menulis dan membaca saja.&lt;/p&gt;














&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Dengan penuh semangat, akhirnya saya memutuskan untuk membuat sebuah tulisan yang kiranya dapat mengubah cara pandang masyarakat, memberitahu pada khalayak bahwa ada sebuah semangat besar dari mereka yang selama ini dikucilkan, dan bahkan hanya dianggap sampah masyarakat. Ada pergerakan untuk sebuah perubahan dan upaya untuk menghapuskan stigma negatif terhadap ODHA melalui sepakbola, mereka bukanlah manusia-manusia yang harus dihindari, dan pembuktian bahwa HIV/AIDS bukanlah akhir dari segala-galanya.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Ada rasa senang saat mendapati tulisan saya dimuat dalam sebuah media massa, dan beberapa teman yang semula tak tahu tentang prestasi dari komunitas Rumah Cemara, kini menjadi tahu dan mulai menanyakan atau mencari tahu mengenai apa itu HIV/AIDS, cara penyebarannya, dan apa sih yang dapat kita lakukan untuk membantu menghapus stigma negatif pada ODHA.&lt;/p&gt;










&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Kecil dan sedikit, mungkin itulah hal yang dapat saya lakukan untuk mewujudkan bagaimana kepedulian saya terhadap ODHA. Bahkan saya tak bisa membantu secara finansial.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Sudah santai saja, nanti juga ada jalannya kalau memang kita ditakdirkan untuk berlomba di Paris!” ungkap salah seorang teman pada saya yang saat itu merasa tak begitu dapat membantu banyak untuk komunitas itu.&lt;/p&gt;













&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Semangat seolah kembali menyeruak jika saya berkunjung dan berbincang dengan teman-teman di komunitas. Terlebih jika melihat tim sepakbola Rumah Cemara berlatih dan bertanding di lapangan. Mereka sama sekali tak pernah menunjukkan bahwa mereka adalah ODHA yang selama ini dicap “Tak berumur panjang” dan “Berfisik lemah”.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Mereka saja penuh semangat, kenapa saya tidak!” tegasku pada diri sendiri saat teringat bagaimana perjuangan Ginan dan teman-temannya untuk tetap berprestasi melawan stigma negatif.&lt;/p&gt;













&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Saya tahu, masih banyak cara untuk membantu mereka!”
Pada bulan Mei 2011, saya iseng melihat sebuah website tentang festival film dokumenter di sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta.&lt;/p&gt;














&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Senyum kembali mengembang, semangat sepertinya kembali membuncah saat mengetahui festival film dokumenter yang tahun 2011 ini mengangkat tema “Bagimu Indonesia”. Dengan ide dasar semangat dan prestasi ODHA yang tidak mendapat dukungan penuh dari pemerintah Indonesia, meski mereka akan bertanding membawa nama Indonesia di kancah internasional itulah saya mengajukan proposal pembuatan film dokumenter.&lt;/p&gt;















&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Tujuan utama saya bukanlah untuk menjadi pemenang, mengingat pengalaman saya di dunia film amatlah sedikit, tapi yang utama adalah memberitahu masyarakat bahwa Orang Dengan HIV/AIDS tidak harus dihindari, dicerca dengan tatapan nyinyir, dan cemoohan. Bahwa mereka bisa loh membuat prestasi bagi Indonesia, meski pemerintah Indonesia sendiri belum mewujudkan secara nyata kepeduliannya.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Saya bersyukur bahwa saya dapat mempresentasikan proposal saya pada juri, meski benar saja tidak lolos menjadi salah seorang pemenang. Tapi yang cukup menegangkan adalah saat ada seorang juri yang terus berpendapat bahwa pertandingan sepakbola yang dilakukan oleh ODHA sebagai salah satu media sosialisasi itu justru akan menjadi media penularan virus HIV/AIDS.&lt;/p&gt;














&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Bagaimana jika terluka atau tergores, berdarah, dan menempel atau kontak fisik lainnya. Hal itu amat konyol jika orang-orang sehat yang turut bertanding melawan tim ODHA itu tertular.” Ungkap salah seorang juri pada saya saat interview proposal film dokumenter beberapa bulan lalu itu. Dan saat itu rasanya jantung ini berdegup kencang, meski banyak argumen yang terlontar, tapi saya kembali gigit jari bahwa saya belum berhasil meyakinkan seorang juri itu mengenai ODHA yang tak perlu dihindari.&lt;/p&gt;
















&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Setelah usai kompetisi film itu, saya kembali member kabar kepada Ginan dan teman-temannya bahwa saya belum menang untuk membawa Rumah Cemara.&lt;/p&gt;











&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Do the best and let God do the rest!” kalimat itu terlontar dari Ginan. Saya pun kembali bersyukur bahwa setidaknya saya sudah bisa sedikit berargumen menyuarakan keinginan saya untuk turut serta menghapuskan stigma negatif terhadap ODHA.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Selang beberapa minggu dari hasil festival film itu, saya mendapat kabar dari seorang teman bernama Kheista di Rumah Cemara, ia memberitahu bahwa ada sebuah variety show yang akan menjadikan tim sepakbola Rumah Cemara sebagai bintang tamu mereka. Rasa senang kembali membuncah, terlebih saat tahu bahwa dalam variety show yang penuh motivasi itu Ginan dan tim sepakbolanya mendapatkan bantuan dana finansial untuk melaju ke pertandingan di Paris.&lt;/p&gt;













&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;“Tuhan selalu membuka jalan untuk setiap umatnya yang mau berusaha.” Itulah satu-satunya hal yang hingga kini saya amat percayai.&lt;/p&gt;










&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Usaha menghapus stigma negatif terhadap ODHA terus terngiang dan membutuhkan aksi yang benar-benar nyata, memulainya dari hal yang kecil, dari hal yang mampu kita lakukan, dan memulai dari diri sendiri itulah yang penting, karena saya hanya mampu menulis, maka saya pun menulis.&lt;/p&gt;












&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Virus HIV/AIDS memang harus dihindari, tapi bukan berarti kita menghindari Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) itu, dan HIV/AIDS bukanlah akhir dari segala-galanya. Respect! Semangat!!!&lt;/p&gt;

**** khansakuu


















Following Print

&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tcjnMFyzX-g/TtXdDxQoDCI/AAAAAAAAAQ0/2qYwF7Q_eWo/s1600/postingan.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tcjnMFyzX-g/TtXdDxQoDCI/AAAAAAAAAQ0/2qYwF7Q_eWo/s320/postingan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680689561830165538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

Posting Print
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Lk3BfNr21d4/TtXdDtvLDOI/AAAAAAAAAQk/tDyP066B1M8/s1600/GoVlog%2BFollowing.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 183px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Lk3BfNr21d4/TtXdDtvLDOI/AAAAAAAAAQk/tDyP066B1M8/s320/GoVlog%2BFollowing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5680689560884546786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;


























FOTO: dokumentasi Rumah Cemara dan Eddy Sukmana


Bandung-Jawa Barat



&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8740038731163100091?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8740038731163100091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2011/11/hapus-stigma-negatif-mulai-detik-ini.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8740038731163100091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8740038731163100091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2011/11/hapus-stigma-negatif-mulai-detik-ini.html' title='HIV/AIDS Bukan Akhir Dari Segalanya'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-z5SNgwrEGG0/TtXK85tKcXI/AAAAAAAAAP0/RpSLwlwGzl8/s72-c/TRB-201105-0006882-300x200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8285249188443352815</id><published>2010-06-17T08:37:00.001-07:00</published><updated>2011-12-02T18:46:42.174-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Cerita ke Gunung Gede</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Hari ini aku pikir aku akan kembali rajin masuk kuliah. Setelah beberapa hari kemarin giat membolos karena bepergian ke luar kota. Tapi ternyata aku salah, hari ini aku berburu dengan waktu. Antara mengikuti mata kuliah Feature dan Dokumenter, dan persiapanku untuk melancong ke gunung bersama teman-teman kampus.

Opsss..., parahnya lagi kuliah yang harusnya dimulai pukul 13.30 wib itu harus diundur menjadi pukul 15.00 wib (dosennya telat berlebihan tuh). Jadi, sedikit mengesalkan jika inget hal kayak gini, dosen telat kita tungguin, eh kalo mahasiswa telat disuruh tutup pintu dari luar a.k.a nggak boleh masuk (tapi bukan untuk dosen matkul ini kok...hehe).

Balik lagi ke acara melancong ke gunung yang tadi sempet aku singgung dikit...dikit banget.

Kadang aku pikir diriku cukup nggak punya perhitungan. Mengingat baru bermalam sehari di Bandung (setelah balik dari Surabaya) aku sudah memutuskan untuk ikut pergi mendaki gunung Gede (infonya aku dapet hari kamis, dari temanku yang juga nggak sengaja cerita). Yups..., tanpa nunggu lama lagi, hari kamis itu juga aku langsung mendaftarkan diri buat ikut ke gunung Gede yang letaknya di provinsi Jawa Barat.

Berangkat dari Kampus...


&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Bandung, Jum’at 4 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Sore hari sekitar pukul 17.00 wib, beberapa mahasiswa dan seorang dosen di Kampus melepas kepergian 9 orang mahasiswa yang hendak mendaki Gunung Gede dengan sebuah do’a.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Setelah do’a dan salam-salaman yang bagiku kadang terkesan aneh itu, kami bersembilan (Jack, Feri, Maula, Boim, Hugo, Icos, Pepy, Putri, Khansa) langsung meluncur dengan angkot ijo. Yaaa..., sedikit tawar-menawar dengan si sopir angkot berbadan gempal itu, akhirnya kami memperoleh kesepakatan harga sebesar 7 ribu rupiah untuk sampai langsung ke terminal Leuwipanjang.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Sepanjang perjalanan angkot yang kami naiki cukup sempit, mengingat tas-tas besar yang kami bawa. Aslinya di angkot berulangkali aku menguap, menahan kantuk yang cukup menggila (abis akhir-akhir ini memang tidurku sangat kurang... hehe matapun bengkak mirip sby..:D), tapi aku terus memaksa mataku untuk melek, apalagi kalo ngedengerin cerita anak-anak di dalam angkot yang memperdebatkan waktu kepulangan kami, bolos kuliah yang kami niatkan (matakuliah MPK 1), obrolan Jack, Feri, dan Boim mengenai perijinan pendakian ke gunung yang sedikit...ehmmm...ehmm.... tapi semua obrolan kami terhenti di perempatan Tegalega, saat seorang pengamen menghampiri angkot yang kami naiki, dan menyanyikan sebuah lagu dari Krispatihh dengan suaranya yang cukup mencengangkan kami.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;17.30 wib... kami sampai diterminal Leuwipanjang, tapi kami sengaja minta diturunkan di pinggir jalan yang berjarak beberapa meter dari terminal, karna kalo di dalam terminal kami akan dipusingkan dengan calo-calo terminal yang cerewet. Hingga adzan magrib berbunyi, kami masih menunggu bis yang akan mengantarkan kami ke Cianjur. Beberapa bis lewat dan kami belum mendapati bis yang sesuai dengan tujuan kami, sampai akhirnya bis yang kami maksud melintas di depan kami. Wew...lagi-lagi kami melakukan tawar-menawar sampai mendapat kesepakatan harga per orang 13 ribu rupiah untuk bisa menaiki bis berAC itu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;@ d’ Bus...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Gilllaaa!!! Batinku dalam hati saat memasuki bis itu. Bau balsem menyambut hidungku. Benar-benar perjalanan yang kurang membuat nyaman sampai akhirnya bapak-bapak pemakai balsem yang duduk persis di belakangku itu turun.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Masalah balsem yang mengganggu itu beres, tapi kini muncul lagi pengganggu. Seorang wanita paruh baya yang hendak pergi ke Kebon Jeruk itu mengomel pada kondektur bis, karena merasa tak diberitahu bahwa bis yang ia tumpangi itu berputar melewati puncak (yang intinya memutar lebih jauh sebelum sampai ke Kebon Jeruk).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Plis dong bu, makanya kalo mau naik tanya dulu!!!” gerutuku dalam hati sembari menatap lekat-lekat wanita yang masih mengomel sendiri itu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Kondektur nggak mungkin memberitahu satu per satu penumpang kan... atau mungkin dia lalai...!!!” wanita itu tiba-tiba menatapku, mungkin dia berpikir aku mendukungnya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;@ Kaki Gunung Putri... dan rumah Omen...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Haaaaa....., bis yang aneh itu akhirnya berhasil mengantarkan kami ke (???). dari tempat pemberhentian angkot, kami meluncur lagi menuju kaki gunung Putri. Oia, kali ini kami kembali dikenai biaya angkot 7 ribu rupiah.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Ada lelucon yang muncul dari Boim. Cowok berjenggot itu membuat pernyataan bahwa ‘tingkat ketinggian akan mempengaruhi kecerdasan manusia’ alias menambah tingkat kebodohan seseorang. Hahaha..... (aku tertawa, tanpa berpikir bahwa aku juga akan terjebak dengan pernyataan itu).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Hari sudah malam, aku lupa dengan jamku. Yang jelas udara disana sudah terasa dingin. Gerimis pun turun saat seorang teman Boim yang tak sengaja ditemuinya menawarkan tempat untuk kami bermalam. Akhirnya niat semula kami yang akan mulai mendaki pukul 24.00 itu dibatalkan, dan kami pun menerima tawaran Omen untuk bermalam di rumahnya dan memulai perjalanan pagi-pagi buta.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pukul 24.00 wib, aku pikir aku akan sulit terpejam jika tidur di rumah orang. Tapi, aku kembali salah..., aku tertidur dan terbangun saat sebuah alarm handphone bernyanyi. Wah..., aslinya aku kadang takut berbagai kebiasaan buruk saat tidur terbongkar (soalnya kalo tidurkan nggak sadar..) tapi yang jelas ada yang ngorok paling keras malam itu...(hahaha...sapa yaa...wkwkwk).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pukul 03.00 wib, antre...antre...antre kamar mandi... disini nih Pepy lah yang paling lama bergelut di kamar mandi. Entah ketiduran lagi, ato nggak berani pegang air yang super dingin...ato apalah.... sampai akhirnya pemuda Timor Leste itu keluar dari kamar mandi dengan keadaan selamat tak kurang satu apapun...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Memulai perjalanan... Aku yang memuakkan...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pukul 04.00 wib, kami bersembilan memulai perjalanan menapaki kaki Gunung Putri, menuju Gunung Gede. Pagi itu udara dingin, dingin sekali, dan aku pikir itu adalah cuaca ternikmat untuk tidur...haha...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Dengan semangat kami berpamitan pada Omen yang telah berbaik hati menampung kami selama beberapa jam untuk tidur.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Aku rasa aku cukup bersemangat...ya...aku pikir, hingga beberapa langkah menuju pos penjaga aku merasakan mataku mulai gelap, kakiku terasa berat untuk diajak melangkah.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Aku pusing!” seruku pada Feri yang berjalan tepat di belakangku.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Memalukan dan mamuakkan!” aku pikir jika aku harus menyadari bahwa aku pusing, lemah, dan konyol.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Sejenak aku berpikir bahwa aku harus berjalan terus, paling pantang bagiku untuk menyerah sebelum semua hal yang kulakukan selesai.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Udah kalian duluan aja, nanti aku nyusul!” pintaku pada Feri dan Pepy yang menemaniku di belakang, aku nggak tega dua orang itu ketinggalan jauh dari rombongan yang lain yang sudah berjalan lebih dulu di depan..&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Nggak! Nggak bisa gitu dong!” ujar Feri.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Hee.... disini aku sadar dan yakin bahwa kebersamaan memang hal yang penting. Rasa peduli terhadap sesama dan sifat seseorang mungkin akan lebih tercermin disaat-saat seperti ini. Ya..., aku menyadarinya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Semangat lagiii...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Sampai akhirnya di dekat mata air, kami bersembilan kembali berkumpul. Memasak sarapan pagi untuk menambah tenaga perjalanan yang masih panjang.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pukul 06.30 wib, kami kembali berjalan meski sudah makan, tapi aku masih belum merasakan diriku yang sebenarnya, aku masih sedikit sempoyongan, menerima uluran tangan teman lain untuk membantuku berjalan (ini adalah hal paling anti kulakukan..., ya menerima uluran tangan cowok) tapi apa boleh buat, aku muak. Tapi, aku cukup beruntung menemukan sebatang kayu (aslinya yang nemu Icos) yang bisa sedikit membantuku berjalan lebih baik... haha...atau aku hanya tersugesti.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pos 1 berhasil kami lewati, entah jam berapa saat itu (aku sudah tak peduli dengan jam dan waktu).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Ayo semangat!!!” batinku dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Semangat!!!” tegasku kemudian pada diriku sendiri.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Semuanya balik kediri sendiri sih, kalo kamu pikir kamu bisa..., ya kamu pasti bisa!” hee...kurang lebih begitulah yang aku dengar dari Boim, pemuda yang cukup akrab dengan gunung itu kadang punya kalimat yang memotivasi juga ternyata.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Semangat...semangat...semangat!!! Mungkin itu adalah kata-kata mujarabku untuk perjalanan kali ini. Aku kembali bersemangat.... yaa...aku pikir aku menemukan diriku yang tadi bersembunyi sejenak di kaki gunung.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Orang-orang yang kami temui di tengah gunung...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Di gunung, mungkin sebagian besar orang memakai baju berwarna gelap, atau senada dengan hutan. Mungkin hal ini dilakukan agar baju yang kita pakai tak kelihatan kotor-kotor amat. Tapi, nggak berlaku buat wanita bernama Endah yang kami temui di hutan. Dia dengan rapihnya memakai baju berwarna merah cerah.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Meskipun naik gunung, kita harus tetep gaya dong!” ujarnya dengan ramah pada kami.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Tak hanya bercerita mengenai baju atau dresscode mendaki yang keren, dia juga menceritakan mengenai perjalanannya ke beberapa gunung yang ada di Indonesia, dan tak lupa ia menceritakan mengenai hobi berfotonya yang aku pikir sama dengan kami bersembilan...haha....&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Selain wanita ramah itu, kami juga bertemu dengan pendaki-pendaki lain... meski nggak ada yang seramah wanita itu, tapi aku merasakan di dalam hutan kami semua teras dekat, saling menyapa, saling memberi salam saat berpapasan, bahkan ada yang berbaik hati memberikan pengobatan saat temanku Putri mengalami keram kaki.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Senang sekali, ini adalah kali pertamaku kembali berjalan-jalan di gunung, setelah lepas SMA dan tidak termasuk saat ospek kampus kan...hehe...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Mulai mengeluh...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Mengeluh!&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Kadang hal itu tanpa sengaja kami lakukan, tapi aku senang jika ada orang yang mengatakan bahwa kita hampir sampai, meski aslinya masih lama. Tapi buatku itu akan menjadi semacam motivasi yang menambah semangat. Haha..., aku terlalu senang dibodohi...weee....&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Kelelahan perjalanan terobati saat kami sampai di Suryakencana, padang edelweis yang menyejukkan mata. Di tempat itulah kami mendirikan tenda untuk kami bermalam, tapi belum sempat kami sampai di tempat pendirian tenda, hujan sudah turun menyambut kedatangan kami.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Hujan di gunung... so cold huh!!!&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Hoooo...., air hujan di gunung itu segera membasahi tubuh kami, meski kami mengenakan jas hujan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Pipiku keram!!!” ujarku masih dengan semangat pada Jack yang terlihat menggigil. Haaa..., hanya keram pipi, tapi semuanya kunikmati. Dan beruntungnya aku, aku bisa menikmati buah arbei yang tumbuh di sekitar tempat kami mendirikan tenda.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Mau arbei!” tawarku pada Jack, Putri, dan Hugo yang menggigil tak karuan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Haaa..., aku seperti tak melihat keadaan saja merasa senang saat teman yang lain menggigil kedinginan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Semangat heh!!!” batinku.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Saat itu aku memperhatikan sebagian besar teman-temanku kedinginan dengan baju mereka yang hampir basah semua, tapi aku melihat ketenangan saat Boim terus bernyanyi dan berceloteh tak karuan sembari mendirikan tenda bersama-sama dalam kedinginan. Setidaknya itu akan memberikan semangat bagi teman yang lainnya, yaa...selain buah arbei yang asam itu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Malam tiba..., kami terlelap dalam tenda-tenda kecil kami yang berwarna orange.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Gagal Sunrise...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Sunrise..., hoooo..., kmi melewatkannya. Meski sudah bangun saat jam empat, tapi aku nggak keluar dari tenda. Jack yang mencoba membangunkan Hugo, Icos, dan Pepy (mereka niatnya mau melihat sunrise) pun nggak berhasil membuat mereka bangun.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Alhasil, kami melewatkan sunrise..., huuuu..., hanya terima mendengar teriakan orang-orang dari puncak gunung. Aku pun terlelap kembali di dalam kantong tidur yang wangi.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Pagi di Suryakencana...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Foto-foto...haaaa..., itu kayaknya jadi agenda utama perjalanan ke gunung deh. Di balik dinginnya kabut pagi, kami mulai bergerilya dengan kamera kami (terutama ni buat Hugo, Pepy, ma Icos). Berbeda dengan Putri yang lebih lihai difoto...haaa...narsislah buat cewek itu wajib, sedang di sela-sela tenda pagi itu, Maula sibuk menjadi koki dadakan dan menyiapkan sarapan pagi.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Kali ini sarapan pagi di Suryakencana, dengan menu utama nasi, mie goreng yang aslinya dari mie rebus, kornet goreng, ikan asin, sambel kecap. Wow... menu yang cukup lengkap di tengah gunung yang dingin. Kami rasa kami cukup lahap dalam urusan makan, meski nasinya terasa sedikit keras alias belum mateng sempurna, tapi buat kami saat itu adalah hal terenak.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Mengingat saat itu para cewek (aku dan Putri) nggak banyak membantu bahkan sama sekali tak membantu dalam urusan memask, jadi kami putuskan untuk membantu dalam urusan mencuci piring (kita nggak pake deterjen loh.., ini bukan jorok, tapi mencintai lingkungan). Wkwkwkwk... tapi jangan salah, dalam urusan mencuci piring, kami berdua menjunjung tinggi narsisme (minta difoto terus pas nyuci piring ^_^v).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;(setelah nyuci piring, aku lupa meninggalkan handuk Jack di toilet...heee...maaf gan!!)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Goes to the top of the mount Gede...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Foto-foto di padang edelweis... udah, ngejemur pakaian basah... udah, sarapan... udah, dan saatnya membenahi tenda dan semuanya. Kami berjalan kembali menuju puncak gunung, tapi cuaca rada sedikit nggak bersahabat lagi. Gerimis seolah menyuruh kami untuk bergegas ke puncak sebelum hujan turun.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Perjalanan kami terasa semakin tinggi, seperti diketahui bahwa semakin kita berada di ketinggian, nafas kita terasa semakin pendek saja. Hah.. heh... hoh...!!! Kali ini Putri berjalan sedikit nggak bersemangat, seolah memulai perjalanan dari awal.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Ayo Put, semangat!!!” teriakku dan semua teman.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Dengan penuh semangat akhirnya kami sampai di puncak gunung, tapi sayangnya kami nggak dapat memperoleh pemandangan indah yang seharusnya kami dapatkan kalo saja kabut tak menutup puncak gunung. Tapi, syukurlah misi penancapan bendera bidik terlaksana dengan baik (entah apa sekarang masih nampang ya tuh bendera di puncak sana..).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Balik heh.... Turun gunung!!!&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Wew..., rasanya malas sekali buat turun dari puncak gunung kalo inget perjalanan naik yang penuh perjuangan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Perjalanan turun memang terasa lebih ringan (karna badan tertarik oleh gravitasi bumi). Beberapakali kami beristirahat, memakan biskuit, minum teh, dan memasukkan berbagai jenis makanan yang mungkin dapat membantu menambah tenaga kami. Tapi, diperjalanan pulang ini kami nggak membawa banyak air, karena kami melewati cukup banyak sumber air, dan serunya kami melewati sebuah lintasan yang disebut ‘Turunan Setan’ atau ‘Tanjakan Setan’ untuk yang naik. Nah sebelum kami melintasi turunan setan ini, Hugo menyempatkan diri untuk membaca sebuah puisi karya Soe Hok Gie yang judulnya Mandalawangi Pangrango. Menyentuhlah ni puisi, kalo inget sama Gie yang juga suka mendaki gunung dan menghembuskan nafas terakhirnya di gunung.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Kami melanjutkan perjalanan, hujan kembali turun saat kami tiba di sumber air panas dan berpapasan dengan rombongan lain yang hendak naik gunung.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Aku inget, di rombongan itu ada seorang cewek yang menyempatkan buat sholat di tengah perjalanannya (heee... jadi malu, aku bahkan lupa buat sholat... sorry God! Alasan aja kalo aku bilang tempatnya nggak mendukung...hee).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Di sebelah sumber air panas itu kami beristirahat sejenak, karna perjalanan harus dilanjutkan sebelum hari gelap (paling nggak sebelum gelap kami harus sudah melewati aliran air panas... soalnya jalannya curam dan licin, kebayang kalo udah gelap..wew lah..).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Setelah melintasi sumber air panas yang beneranm panasnya, kami tiba di hutan montana (itu nama tipe hutan menurut klasifikasi jenis pohonnya... dijelasin loh sama Boim). Di Montana, niatnya kami mau masak ato makan dululah, tapi sayangnya ujan berasa makin deres, lagian nggak ada tempat yang lebih layak buat masak, selain toilet bekas yang bakal ngebuat nafsu makan ilang. Jadi, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Panyangcangan (sebuah pos peristirahatan yang jaraknya lumayan jauh dari montana) setelah menyiapkan senter dan memakai jas hujan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Opss..., sayang senter yang kubawa ternyata sudah nggak layak buat dipake (cahayanya nggak lebih bersinar dari kunang-kunang yang malam itu berseliweran di hutan). Aku memutuskan untuk mengikuti langkah beberapa teman yang membawa senter. Dengan cepat aku memilih berjalan di belakang Boim, Maula, dan Hugo, sedangkan Jack, Feri, Icos, Pepy, dan Putri berjalan beberapa meter di belakang. Sesekali kami berhenti, duduk-duduk di tengah gelapnya hutan yang dingin, berceloteh mengenai banyak hal yang membantu kami menghilangkan rasa lelah.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Kami bersembilan mulanya berjalan secara bersamaan, tapi entah kenapa kami selalu saja terbagi menjadi dua rombongan, masing-masing ada yang di depan dan di belakang.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Tapi, kalo menyinggung masalah di belakang ni, aku cukup pede buat jalan di belakang. Sampai di tengah jalan, aku tak cukup berani juga buat berada di belakang, apalagi kalo sadar rombongan kedua yang di belakangku cukup jauh jaraknya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Haaa...., akhirnya setelah perjalanan panjang menuju Panyangcangan, kami (aku, Boim, Maula, dan Hugo) bisa kembali menikmati biskuit.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Yang lebih dulu sampe di pos, masak aja dulu!” pesan Jack itu kami ingat dengan baik. Jadi sesampainya di pos Panyangcangan, kami segera mengeluarkan kompor.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;“Arrrrggghhh!!!” parahnya kompor dan bahan makanan ada, tapi sayang gas nya nggak ada, alias ada di tas Pepy. Tapi kita cukup beruntung, karna di pos itu juga ada sebuah rombongan yang sedang beristirahat dan baiknya mereka mau memberikan gas pada kami. Lucunya, rombongan itu ternyata sedang kebingungan mencari air bersih untuk minum, jadi kami yang mempunyai cukp air pun saling bertukar (barter) dengan mereka.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Mentang-mentang di hutan, kita pun menganut sistem simbiosis mutualisme yang cukup baik.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Satu setengah jam, kami menunggu teman kami yang lain (Jack, Ferio, Icos, Pepy, dan Putri) yang belum juga sampai di pos. Merasa sedikit khawatir, was-was, dan beberapa hal yang aneh mengingat jalanan yang gelap dan licin. Tapi, syukurlah mereka datang juga, salutnya lagi mereka membawa seorang wanita dan pemuda yang keadaannya tak begitu baik buat berjalan (sakitlah).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Setelah beristirahat cukup, kami kembali berjalan, kali ini sudah sangat dekat dengan kaki gunung. Di Cibodas akhirnya kami mengakhiri perjalanan gunung kami, beristirahat di sebuah warung yang menyediakan tempat untuk tidur.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;(wew..., aku lupa nggak ngisi kotak amal di warung Bule itu...maaf Bule).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Back to Bandung...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Baliklah ke Bandung, kami naik angkot dengan ongkos standar (tiga rebu) untuk turun ke jalan raya tempat pemberhentian bis. Kali ini kami naik bis ekonomi tanpa AC, tapi parahnya tarif yang diberikan sama aja dengan tarif bis berAC.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Aku lupa jam berapa kami meluncur dari Cibodas, tapi yang jelas kami sampai di Bandung (kampus) saat hari sore, sekitar pukul 17.00 wib.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;Haaa...., tiba di kampus, saatnya berbagi cerita... wkwkwkwk....serulah...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;kalo mau ngintip photo", ada di blognya Hugo.. http://hugorepeat20.multiply.com/photos/album/13/bukan_untuk_jadi_pendaki (belum minta ijin sama yang empunya blog ni)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;* Kalo ada yang kurang, salah, keliru, ato berlebihan kasih tau yaa.., semoga someday bisa naik gunung bareng lagi kawan segunung..:))&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Disana kita belajar, mencoba menyayangi alam lebih dari biasanya...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Mencoba bekerjasama, saling menghargai, dan lebih peduli pada sesama...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Benar,,, disana banyak hal yang dapat diserap...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Alam menyediakan semuanya...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Bertahan...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Mencoba menginstal diri dari polusi perkotaan...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" id="fullpost" &gt;....Benar kata seorang teman, bahwa disanalah tempat seseorang memperlihatkan, dan menunjukkan karakter diri yang sebenarnya... &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;


&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8285249188443352815?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8285249188443352815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/cerita-ke-gunung-gede.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8285249188443352815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8285249188443352815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/cerita-ke-gunung-gede.html' title='Cerita ke Gunung Gede'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6386310399358616722</id><published>2010-06-08T08:25:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T18:46:56.047-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Melancong lagi...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;
&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:595.3pt 841.9pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:35.4pt;  mso-footer-margin:35.4pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Wow....
Akhirnya kesampean juga pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; sendirian, setelah mengalami beberapa pertimbangan dalam kebimbangan seorang Khansaisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Naik Kereta Lagi…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perjalananku dimulai pada pukul 06.00 setelah kereta kelas ekonomi (kereta bertarif super ekonomis yang jadi transportasi andalanku). Sejenak aku membayangkan bagaimana perjalananku hari itu (27 Mei 2010), yang akan memakan waktu 18 jam. Aku sempat berfikir apakah hari itu kereta akan penuh sesak, karena tanggal 28 adalah peringatan hari raya waisak (sekaligus libur panjang). &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;Tapi, untung saja perkiraanku meleset. Aku mengalami perjalanan yang cukup menarik di kereta ekonomi ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;Duduk di sampingku, sebuah keluarga yang membawa balita berumur 4 tahun (seumuran dengan adiku). Dan hal yang membuatku tercengang dari gadis kecil ini adalah ukuran tubuhnya yang boleh dibilang gemuk, tapi tak heran juga karena bocah bernama Elsa itu sangat suka makan (sepanjang perjalanan bocah itu terus membeli jajan dan makan) jadi wajar aja kalo badannya tambun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;Perjalananku ternyata masih panjang saat kereta berhenti di Solo, menurunkan Elsa dan keluarganya. Kini aku sendirian di bangku penumpang yang berkapasitas 6 orang itu. Kereta terasa semakin sepi, tapi para pedagang asongan masih terus hilir mudik menjajakan barang dagangannya, sesekali ada yang menawariku, hingga akhirnya seorang pedagang buku duduk di depanku. Pria paruh baya itu menwarkan buku dagangannya padaku, tapi aku segera menggelengkan kepala. Tak lama kemudian pria itu menanyakan tujuanku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;”Surabaya!” jawabku singkat, aku tak mencoba memperpanjang obrolan itu, sampai akhirnya pria itu sibuk dengan handphone dan obrolan dengan sesama pedagang asongan yang juga ikut duduk di bangku penumpang di sebelah bangkuku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;”Parah!” Cuma itu yang ada dalam benakku saat para pedangan asongan itu saling curhat mengenai dagangannya yang tak begitu laku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;Hari itu pedagang buku bahkan hanya dapat menjual satu buah buku, dengan harga 7 ribu rupiah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;”Dengan penghasilan yang aku pikir jauh dari cukup, bagaimana mereka bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka? Mengingat saat ini kebutuhan hidup semakin mahal. Jadi mungkin ini yang menjadi alasan mengapa harga barang-barang (makanan, minuman, dll) yang dijajakan oleh para pedagang asongan mahal (jauh diatas normal).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;To be continued...
&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6386310399358616722?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6386310399358616722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/melancong-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6386310399358616722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6386310399358616722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/melancong-lagi.html' title='Melancong lagi...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3634680088390994155</id><published>2010-06-08T06:56:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T18:47:07.001-08:00</updated><title type='text'>Khansaisme's Holiday... yeah HOLIDAY...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:100%;"&gt;Wow....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:100%;"&gt;Akhirnya kesampean juga pergi ke Surabaya sendirian, setelah mengalami beberapa pertimbangan dalam kebimbangan seorang Khansaisme.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:100%;"&gt;Perjalananku dimulai pada pukul 06.00 setelah kereta kelas ekonomi (kereta bertarif super ekonomi yang jadi transportasi andalanku)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3634680088390994155?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3634680088390994155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/khansaismes-holiday-yeah-holiday.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3634680088390994155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3634680088390994155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/06/khansaismes-holiday-yeah-holiday.html' title='Khansaisme&apos;s Holiday... yeah HOLIDAY...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4030628958878614202</id><published>2010-05-08T04:08:00.006-07:00</published><updated>2010-05-08T05:12:16.766-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Petualangan Di Negeri Terindah..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;

&lt;/span&gt;



&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;




&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;





&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;






&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;...s'moga judulnya sesuai..atau disesuaikan..:D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" equiv="Content-Type"&gt;


&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;


&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;







&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;







&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;












&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ini mengenai perjalananku. Menuju Ibu kota tercinta. Orang bilang disana ramai, orang bilang disana adalah hutan belantara, orang bilang disana semua bisa terjadi, yang kaya bisa jadi miskin, bahkan yang miskin bisa jadi tambah miskin. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jakarta. Yang jelas kota itu menyimpan banyak cerita. Ingin rasanya aku membuktikan semuanya di kota itu, kota metropolitan yang menjadi sarang para koruptor. Tapi aku tak begitu peduli kata orang, yang ingin kulakukan adalah mengunjungi tempat-tempat bersejarah di negeriku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;

&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sampai akhirnya, tiba saat yang telah kurencanakan. Pukul 23.30 wib, aku seorang diri, melangkah menaiki sebuah kereta api kelas ekonomi, menembus malam yang lumayan dingin. Selama tak lebih dari lima jam, melalui lebih dari lima stasiun kereta api, mulai dari Kiaracondong hingga Jakarta Kota. &lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468868070221458738" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VSiNkGrTI/AAAAAAAAANw/j4LJ2apjNUs/s320/CRIM0002.JPG" border="0" /&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Bangun Mba!” seru seorang anak kecil membangunkanku dari tidur yang tak begitu nyenyak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Nanti kebawa ke Daop!” lanjut anak berbaju kumal itu padaku yang masih mencoba menyesuaikan pandanganku ke sekelilingku yang sepi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Iyah!” sahutku menyadari bahwa semua penumpang kereta sudah turun di stasiun pemberhentian terakhir ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Makasih ya!” ucapku pada bocah lelaki yang kini sedang sibuk memunguti sampah botol plastik yang banyak tercecer di kolong-kolong bangku kereta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Iya, sama-sama!” sahut bocah itu dengan logat Jakarta nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ini pukul 04.00 wib, jantungku berdetak kencang, saat kakiku mulai melangkah memasuki peron di Stasiun Jakarta Kota. Sejenak tadi aku merasa senang dan gugup, karena ini adalah kali pertamaku melakukan perjalanan ke Jakarta seorang diri. Aku pun kembali teringat berbagai kata orang yang membuatku penasaran, tapi sepertinya ada beberapa kata orang yang tak begitu benar bagiku. Setidaknya aku mengingat bahwa masih ada anak kecil, yang tadi membangunkanku, menurutku itu luar biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suara adzan berbunyi. Dari bangku peron, aku melangkah menuju mushola, membersihkan diri, dan berdoa sejenak memohon keselamatan dari-Nya. Sebelum aku melanjutkan perjalananku berkeliling kota Jakarta, membuktikan berbagai kata orang, dan melihat hal unik yang mungkin akan kutemui di ibu kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Museum di sebelah mana?” tanyaku pada petugas peron.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Terus lurus ke depan! Tapi, belum buka jam segini!” jawab pria berseragam biru dongker itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Iya, makasih!” sahutku pendek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-WEIGHT: bold; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;







&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" equiv="Content-Type"&gt;







&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;







&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;







&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cclient8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;







&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	mso-fareast-language:EN-GB;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;







&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ffcc33;"&gt;Goes to Monumen Nasional&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku segera keluar dari area stasiun yang lumayan ramai itu. Tujuanku yang pertama memang museum, tapi sepagi ini memang belum buka. Jadi kuputuskan saja menuju Monas, saat kulihat sebuah halte busway yang jaraknya hanya beberapa meter dari stasiun. Dengan uang dua ribu lima ratus rupiah, aku bisa sampai di Monas dengan menggunakan bus Transjakarta yang pagi itu masih sepi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mengingat saat itu adalah hari minggu, halaman Monas sangat ramai oleh orang yang berlari pagi. Hmmm..., Monumen Nasional, apa yang kuingat mengenai monumen kebangggaan Indonesia itu yah? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;


&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468865033910913458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 242px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VPxebQibI/AAAAAAAAANA/8fixJEPWH6M/s320/CRIM0044.JPG" border="0" /&gt;







&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi yang aku ingat pasti, monumen ini dibangun oleh Ir.Soekarno, dan ada sebongkah emas di ujung menara itu. Kta orang, kalau kita ke Jakarta, rasanya kurang afdol kalau kita tidak pergi ke Monas. Ya..., kali ini aku setuju dengan kata orang itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;







&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan ransel hijauku, aku berkeliling area Monas yang ramai. Kata seorang pedagang air mineral, setiap minggu tempat ini selalu ramai oleh para muda-mudi, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;keluarga, dan para pedagang yang menjajakan dagangannya untuk menemani pengunjung berolahraga, atau yang hanya sekedar cuci mata saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;







&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Menapaki Sejarah di Kota Tua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Setelah matahari mulai terik, aku segera teringat kembali pada museum yang kemungkinan sudah buka. Akupun kembali menaiki busway, melalui halte harmoni, glodok, sawah besar, dan beberapa halte busway lainnya yang dengan teratur menaik turunkan penumpangnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Tak begitu lama untukku sampai di Museum, tapi kali ini aku harus membayar tiga ribu lima ratus sebagai pengganti tiket bus Transjakarta, mengingat hari mulai siang. Setibanya di halte Stasiun Kota, aku segera berjalan menuju Kota Tua, tempat Museum Sejarah Jakarta berada. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Selain untuk membuktikan kata orang, salah satu ketertarikanku mendatangi Jakarta adalah sejarah. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keunikan dalam hal sejarah, dan salah satunya berada di Jakarta. Sepertihalnya di kota-kota besar lainnya, sepertihalnya di Semarang, atau Bandung, Jakarta memiliki Kota Tua yang dahulu menjadi pusat kemasyarakatan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Kota Tua di Jakarta yang dahulu bernama Batavia ini memiliki beberapa gedung dan museum yang cukup memukau mataku. Mulai dari Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah), Museum Keramik, Museum Wayang, Gedung Dasaad Musin Concern, Gedung Pos, Kafe-kafe, Pelabuhan, dll. Melihat keunikan arsitektur dan panorama Kota Tua, tak aneh jika beberapa sudut tempat itu dijadikan sebagai tempat pemotretan dan pengambilan gambar sebuah shooting. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Tapi sayang, di Kota Tua ada Dasaad Musin Concern, sebuah gedung milik konglomerat Agus Dasaad yang keadaannya sudah tidak terawat, mungkin karena status gedung itu yang tak dimasukkan dalam cagar budaya. Padahal kalau dilihat-lihat, gedung berlantai tiga itu sangat berpotensi jika diperbaiki dan difungsikan lebih baik daripada sekedar menjadi tempat biliard dan sarang penyamun.


&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468865056372449586" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 244px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VPyyGgYTI/AAAAAAAAANQ/AhOAHbhaH4k/s320/CRIM0097.JPG" border="0" /&gt;Pasar Kota Tua&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468865071252003314" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VPzpiEWfI/AAAAAAAAANg/JFtGUWk2h0Q/s320/CRIM0061.JPG" border="0" /&gt; Museum Sejarah Jakarta (Ms. Fatahillah)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;


&lt;/span&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;


&lt;/span&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;


&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;


&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468865042819538130" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 243px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VPx_nPXNI/AAAAAAAAANI/cx2JIbqmQZQ/s320/CRIM0077.JPGg.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gedung Dasaad Musin Concern&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;


&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;

&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468868080484766722" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VSizzEVAI/AAAAAAAAAN4/-Et1daCnsng/s320/CRIM0065.JPG" border="0" /&gt;Wisata sepeda onthel di Kota Tua
&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Mengintip Rusa di Kebun Raya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Siang sudah mulai tiba, saat itu jam di dinding stasiun sudah menunjukkan pukul 11.30 wib. Rasanya cukup lama aku berkeliling Kota Tua. Aku pikir aku akan kembali lagi ke Bandung, tapi beberapa detik kemudian aku mengurungkan niatku saat kudengar mengenai keberangkatan kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor yang hendak berangkat. Meski diluar rencana, tapi akhirnya kuputuskan untuk membeli tiket KRL yang hanya dua ribu lima ratus rupiah. Sebuah tiket yang sangat terjangkau untuk perjalanan kelas ekonomi yang terbilang nyaman.
Setelah keluar dari pusat informasi pariwisata, Kebun Raya Bogor adalah tempat tujuanku selanjutnya, tentunya setelah aku berpikir sesaat mengenai apa yang akan aku lakukan di kota hujan itu. Dari stasiun Bogor jaraknya tak begitu jauh, jadi kuputuskan untuk berjalan kaki saja di kota yang pertama kali aku pijaki itu.
Sayangnya, aku sore itu tak bisa masuk ke Kebun Raya, jadi terpaksalah aku hanya melihat keindahan rusa-rusa istana itu dari celah pagar. Di sekitar Kebun Raya bahkan ada yang menjual wortel, bagi pengunjung yang
ingin memberi makan rusa-rusa yang berkeliaran dengan nyamannya. Tak hanya itu, karena disana kita juga dapat berkeliling kota dengan menggunakan delman dan becak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;


&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468865063605560242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VPzNDA47I/AAAAAAAAANY/hs2jaGfuFIM/s320/CRIM00002.JPG" border="0" /&gt; Rusa-rusa di Kebun Raya Bogor
&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468868051751307522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VShIweiQI/AAAAAAAAANo/3n6Ec647CV8/s320/CRIM00010.JPG" border="0" /&gt;


&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;


&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Back To Bandung....&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Rasanya kakiku sudah mulai protes saat aku menyadari bahwa hari sudah mulai sore. Aku bergegas bangkit dari taman Kebun Raya dan berjalan kembali menuju Stasiun Bogor. Tapi, sebelum sampai di stasiun, tiba-tiba aku tertarik untuk menyusuri sebuah pasar yang cukup ramai, hanya sekedar untuk melihat-lihat dan mencoba cemilan khas Bogor sebelum aku kembali ke Bandung.
Tak begitu lama, aku menunggu kereta yang hendak mengantarku pulang, tapi sayangnya dari Bogor tak ada kereta yang langsung membawaku ke Bandung, jadi terpaksa aku singgah dahulu di Sukabumi. Dari Sukabumi, aku beralih menggunakan bis antarkota yang membawaku kembali ke Bandung tepat pada pukul 23.45 wib.
Benar-benar melelahkan. Mungkin itulah yang aku rasakan, tapi sayangnya kelelahanku hari itu tak dapat tergantikan oleh apapun. Karena aku mendapatkan kesenangan dan kepuasan yang jauh lebih besar. Bagiku setiap perjalananku adalah sebuah kesenangan yang bernilai tinggi, setidaknya itu adalah anugerah akan pengalaman yang dapat menjadi pelajaran bagiku... Dalam 24 jam aku berkeliling kota, melihat setiap keunikan yang dimiliki Indonesia.
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Now I can say that Indonesia is a wonderful country...
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="FONT-WEIGHT: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;

&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4030628958878614202?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4030628958878614202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/05/petualangan-di-negeri-terindah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4030628958878614202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4030628958878614202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/05/petualangan-di-negeri-terindah.html' title='Petualangan Di Negeri Terindah..'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/S-VSiNkGrTI/AAAAAAAAANw/j4LJ2apjNUs/s72-c/CRIM0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4891387104844788528</id><published>2010-04-27T07:02:00.000-07:00</published><updated>2010-04-27T08:07:16.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Aku Mengeluhkanmu... Bukan Hanya Aku...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Birokrasi... Temanku menyebutnya begitu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Yang jelas bagiku ini hanya formalitas... dan ucapan semata yang bisa dipungkiri...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Kata Mereka ini yang dinamakan ATURAN!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Mungkin ini kali kesekian aku dan beberapa temanku merasa kecewa dan dikecewakan oleh sebuah peraturan. Okelah kalau ada yang bilang peraturan ada untuk dilanggar! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku sepertinya mulai setuju dengan istilah itu, at least itu yang seharusnya kulakukan dari dulu..!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Bukan tanpa alasan, karena aku merasa kecewa dan dikecewakan oleh sebuah aturan yang ditetapkan oleh sebuah sistem. Aku pikir aku layak menuntut hakku atas apa yang telah kulakukan, dan aku pikir mereka layak melaksanakan kewajiban mereka atas apa yang telah kulakukan. Bukannya malah melempar tanggungjawab mengenai hal yang sebenarnya sepele ini!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Okelah, aku enggan mengungkit apa hak yang layak kudapatkan, mungkin aku tak begitu patut dan pantas untuk menuntut ini. Tapi sayangnya, ini bukanlah kali pertamaku merasa kecewa (bukan hanya sekedar hak dan kewajiban) karena ini sudah menyangkut konsistensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku bukan manusia sempurna, tapi aku selalu berusaha agar tetap konsisten, aku bahkan pernah lalai dengan kewajibanku, dan aku pun berusaha untuk tidak ngotot menuntut hakku... Aku bersabar dengan konsekuensi yang kudapatkan...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku pikir aku cukup teliti, dan dapat bertindak sportif dengan lembaga ini. Tapi, ada sebagian kecil orang dari dalam sistem ini yang selalu saja tak bertindak konsisten dengan apa yang diucapkannya (mungkin aku dapat mengatakan bahwa dia adalah seorang manusia).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Manusia itu tak luput dari kekeliruan!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Oke!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku memahaminya, dan aku mencoba mengerti. Tapi apa jadinya kalau keluputan itu sering sekali terjadi (tak hanya sekali atau dua kali).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Aku jadi berpikir, ini lupa atau dilupakan???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku bilang begini dia bilang bukan, atau dia bilang tidak, atau dia bilang tidak begitu, dan beberapa kalimat elakan lain yang kadang membuatku terdiam dan menelan ludah sebelum akhirnya tersenyum tak percaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Oh, iya gitu?” shit, itu salah satu kalimat yang pernah keluar dari bibir manisnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Hello!!! Kamana wae atuh???” Jangan-jangan orang ini selalu kehilangan nyawanya saat mengucapkan suatu kalimat, jadi pas dikonfirmasi lagi dia tak akan pernah ingat dengan apa yang diucapkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Ada ya orang kayak gini, dan parahnya dilestarikan pula!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Lupa memang kadang menjadi alasan jitu seseorang untuk berlindung dari kewajiban dan tanggung jawabnya!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Yaa... gimana lagi kalau orang udah berkata “LUPA”... I can’t do anything... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Sebenarnya aku hanya ingin satu hal dari bagian kecil sistem ini. Cobalah untuk konsisten dengan apa yang diucapkan, cobalah untuk bertanggungjawab dengan apa yang diucapkan... apa aku harus menyediakan alat perekam setiap kali aku berbicara padamu? Apa harus selalu ada saksi jika berbicara dengan orang ini.. Pasalnya bukan hanya aku yang merasa bahwa kau adalah makhluk yang tak konsisten dengan ucapanmu... BUKAN HANYA AKU...!!! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Dan untuk seorang yang kuhormati dan mungkin menganggapku sebagai seorang kawan, ‘Saya harap anda tidak akan pernah lagi mengambil alih kesalahan seseorang... itu mengecewakan sekali! Biarlah kesalahan itu menjadi miliknya bukannya diambil alih begitu, karna itu tak akan pernah melatih kinerjanya sebagai seorang pekerja!’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; 

&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4891387104844788528?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4891387104844788528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/aku-mengeluhkanmu-bukan-hanya-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4891387104844788528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4891387104844788528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/aku-mengeluhkanmu-bukan-hanya-aku.html' title='Aku Mengeluhkanmu... Bukan Hanya Aku...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7118690682755621767</id><published>2010-04-14T10:38:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T11:19:11.718-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Around The...'/><title type='text'>'Kenikmatan’ Korupsi Merajalela di Negeriku</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Korupsi memiliki arti pembusukan... tapi, akan lebih layak jika korupsi disebut sebagai suatu hal busuk yang penuh kenikmatan. Apakah yang menguatkan anggapan ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Indonesia menempati posisi cukup mentereng dalam jajaran negara terkorup. Cukup membuat kita miris dan menelan ludah untuk menerima kenyataan ini. Bagaimana tidak kalau dari sebuah data Indonesia memang berada dalam posisi sepuluh besar negara terkorup di dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tak heran, seperti halnya saja sekarang, rakyat di negeri ini sedang dibuat tercengang kembali dengan kasus korupsi. Korupsi, lagi-lagi korupsi... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Mengenai kasus korupsi yang memunculkan nama Gayus Tambunan ini, kalau boleh mengingat, betapa sering iklan layanan masyarakat menghimbau dan menanamkan dengan kuat bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;‘Orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bijak harus taat membayar pajak’, tapi apa jadinya kalau uang rakyat yang berasal dari pajak itu dikorupsi oleh pihak-pihak tertentu dan menggunakannya untuk memperkaya diri mereka pribadi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Masyarakat kecewa, mungkin begitulah sedikit gambaran akan perasaan rakyat di Indonesia. Kita menyadari bahwa masyarakat Indonesia saat ini, mayoritas masih berada dalam keadaan ekonomi menengah kebawah. Mereka tak mudah mencoba memenuhi kewajibannya dengan membayar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pajak, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Pertambahan nilai (PPn),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan berbagai tetekbengek pajak yang ditetapkan dan dikeluarkan pemerintah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lepas dari itu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebenarnya bibit korupsi di bumi ini mungkin sudah mendarah daging dan menjadi budaya yang tak dapat lepas dari sifat tamak manusia. Merasa tak pernah cukup akan suatu hal yang dimilikinya, merasa serba kurang meski sudah diberi kekayaan lebih, atau korupsi memang suatu hal biasa yang sudah menjadi rahasia umum. Bagaimana tidak kalau korupsi ini memang layak disebut sebagai rahasia umum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Saya berani menjamin, dalam sebuah instansi perusahaan baik yang kecil ataupun yang besar, pemerintah ataupun swasta, para pelaku perusahaan itu pasti tak pernah luput dari hal yang bernama ‘korupsi’. Jika tak mempunyai buktinya, coba saja tanyakan pada hati nurani masing-masing. Dan parahnya, sebuah tindakan korupsi ini pasti dilakukan secara beramai-ramai, layaknya suatu sistem jaringan yang saling mendukung. Setiap pihak yang terlibat memiliki perannya masing-masing yang berfungsi melancarkan suatu tindakan korupsi, dan setiap pihak itu juga akan mendapatkan bagiannya masing-masing. Ibaratnya hal seperti ini adalah suatu bentuk kerjasama yang negatif. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal yang tak diinginkan, misalnya jika ada pihak tertentu yang tidak puas dengan apa yang diterimanya, merasa kepepet, atau pihak tersebut memang masih memiliki sikap idealis yang tinggi. Maka ia akan membuka mulut, mengungkapkan tindakan-tindakan korupsi tersebut pada khalayak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kembali lagi pada contoh kasus Gayus Tambunan. Setelah Gayus ditangkap, maka bermunculanlah tersangka-tersangka berikutnya yang juga menerima ‘kenikmatan’ uang panas tersebut dan jelas berada dibalik kasus korupsi ini. Mulai dari petugas pajak, Jaksa, Hakim, bahkan Polisi pun ternyata ada yang terlibat dalam sistem jaringan korupsi ini. Meski akhirnya Gayus dinyatakan bebas, dan hal ini jelas menambah kecurigaan publik akan suatu kerjasama dalam tindakan korupsi yang melibatkan orang-orang penting yang enggan juga terseret dalam kubangan daftar tersangka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ya..., ini adalah rahasia umum. Apabila satu orang melakukan korupsi, maka untuk menutupi atau membuat tindakannya itu tetap berjalan mulus, maka mau tak mau dia harus rela berbagi ‘kenikmatan’ dengan pihak-pihak lain yang dapat menjadi ‘ancamannya’, dan begitulah seterusnya. Sebuah kerjasama yang layak mendapat acungan sepuluh jempol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setidaknya hal seperti ini sudah kita ketahui sejak terbongkarnya kasus korupsi yang dilakukan oleh Soeharto (Alm) semasa pemerintahannya. Banyak sekali pejabat yang turut terciprati ‘kenikmatan’ korupsi yang dilakukan oleh ‘Bapak Pembangunan’ ini, dan banyak sekali kesengsaraan rakyat yang dibuat oleh tindakan pemimpin orde baru yang fenomenal dengan alasan ‘sakit’nya jika hendak dilakukan pemerikasaan polisi atau sidang di pengadilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Meski saat ini pemeriksaan demi pemeriksaan terus dilakukan terhadap para tersangka kasus korupsi dan pencucian uang itu, tapi ujung-ujungnya mungkin kisah korupsi akan berakhir dengan hambar, dengan ending yang tak jelas, menggantung, bahkan tak ada penyelesaian yang tegas dan berarti. Karena hingga saat ini jarang sekali penyelesaian kasus korupsi yang memuaskan dapat khalayak, atau hal ini memang tak pernah menjadi konsusmi publik secara luas. Sehingga kasus-kasus besar itu menguap dengan sendirinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bibit korupsi memang bertumbuh terlalu subur di negeri tercinta ini, sulit sekali menemukan keidealisan dalam diri seseorang. Mungkin boleh dibilang, selama darah manusia masih berwarnah merah dan mata manusia masih hijau dengan duit, maka ketamakan manusia akan terus bersemayam, akan terus berkembang dengan berbagai kecerdikannya yang melebihi kancil, atau loncatannya yang melebihi tupai. Sulit sekali memberantas hal ini hingga ke dasarnya, jika bukan karena kesadaran sendiri. Karena meski manusia sudah tahu bahwa korupsi adalah hal yang tak layak dilakukan dan memang tak seharusnya dilakuakan, tapi tetap saja hal itu penuh ‘kenikmatan’ yang membuat pelakunya ketagihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; 
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7118690682755621767?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7118690682755621767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/kenikmatan-korupsi-merajalela-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7118690682755621767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7118690682755621767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/kenikmatan-korupsi-merajalela-di.html' title='&apos;Kenikmatan’ Korupsi Merajalela di Negeriku'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8659448692115472767</id><published>2010-04-14T09:36:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T10:15:02.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Help Me God...</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;Tuhan tolong aku...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;

















Cuma itu yang dapat kuucapkan dan kupinta dari-Nya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;Aku mulai mencoba untuk realistis dan kembali berlogika untuk hal ini. Aku pikir cukup sekali saja aku terjatuh dengan memalukan, dan untuk selanjutnya jangan sampai aku terjatuh kembali karena hal yang sama, ditempat yang sama pula. Meski kakiku mulai goyah kembali, tapi please jangan biarkan aku terjatuh Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;


















Kadang aku masih berfikir apakah ini yang terbaik dalam hidupku?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;















Dan tak jarang pula aku masih berharap dengan indah mengenai sebuah harapan yang manis dan nyaris sempurna. Tapi, dengan cepat logikaku bergerak dan menepis harapan yang aku pikir sudah mulai kosong. Tak hanya itu, dahhulu aku masih menginginkan sebuah keajaiban dan mukjizat yang besar akan semua ini, tapi kini aku mulai realistis bahwa semuanya tak seperti apa yang kuinginkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;















&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;Tapi, kenapa hingga detik ini aku masih berkutat di kubangan ini?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;














Meski aku menyadari akan ketakutanku yang tak bertepi, tapi kenapa aku tak mampu beranjak dari sini?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;















Logikaku memperhitungkan bahwa aku hanya tinggal menunggu waktu yang terbaik bagiku, tapi kenapa aku tak juga bisa melihat warna lain yang dapat membawaku pergi dari kegelapan ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;














Ini terlalu melelahkan, dan aku mulai merasa muak dengan semua omong kosong ini, aku pun mulai takut bahwa aku akan terjebak selamanya dalam hal ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;















Apa yang kubicarakan?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;










Ini semua mengenai perasaanku yang berlebihan terhadap makhluk ciptaan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:130%;"&gt;















Ya Allah..., bantu aku melupakannya... kuikhlaskan untuk pergi jika ini yang terbaik bagi kami...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8659448692115472767?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8659448692115472767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/help-me-god.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8659448692115472767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8659448692115472767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/help-me-god.html' title='Help Me God...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4519890855327492313</id><published>2010-04-14T08:10:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T09:46:07.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Berpuitis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini kembali terasa menyesakkan saja.
Hari ini kembali membingungkan saja.
Hari ini kembali aku menguntai harapan yang sempat kuputuskan untuk kuakhiri.

Namun sayang, aku tak mampu mengakhirinya, aku tak mampu bertahan untuk hal ini.

Betapa lemahnya seorang aku dalam menghadapi hal seperti ini, aku malu.
Kembali aku menghujat, kembali aku bertanya, dan kembali lagi aku menangis untuk hal yang belum juga kumengerti.
Meski aku sering bertanya apakah kau mengerti, tapi aku sendiri sejujurnya tak mengerti, dan aku ingin mengerti.

*** Cukup baikkah aku berpuitis?

Entahlah, aku tak begitu dapat mengerti sebuah puisi dan sastra, meski beberapa orang mengatakan bahwa aku penganut sastra yang lumayan, tapi aku sendiri tak mengerti. Karena yang aku tau hanyalah bagaimana mengungkapkan suatu hal dengan baik, meski ukuran baik terlalu relatif bagi sebagian orang.

Suatu ketika saat aku merasa hatiku sakit dan kecewa, otakku pun tiba-tiba menjadi cukup lihai merangkai kata. Pernah suatu siang aku hampir dibuat menangis oleh seorang pria (mungkin aku sudah layak menyebutmu sebagai seorang pria bukan). Ingin sekali siang itu aku mengeluarkan jurus karateku yang sempat diajarkan ayah padaku, ingin sekali aku mendobrak pintu yang menghalangiku, dan ingin sekali aku menghantamkan kepalanku di tubuh pria itu. Tapi sayang, aku tak dapat melakukannya, hatiku tak mengijinkannya. Aku hanya menghela dan menghembuskan nafasku untuk mengatur kesabaranku.

Sampai akhirnya, dengan penuh ketenangan aku dapat mengucapkan sebuah kalimat puitis (I think) di hadapan pria itu, lebih tepatnya kalimat puitis yang penuh sindiran. Mungkin kata-kataku terasa lebih jauh diterima oleh hatinya daripada aku mengeluarkan tenagaku untuk menghajarnya.

Benar memang sebuah pepatah yang mengatakan bahwa lidah terkadang lebih tajam dari pada pedang. Yeah... I believe it... karena banyak sekali hal besar yang terjadi karena lidah, karena ucapan, dan karena perkataan... So...keep Ur Tongue...

&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4519890855327492313?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4519890855327492313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/berpuitis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4519890855327492313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4519890855327492313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/04/berpuitis.html' title='Berpuitis'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8831389404339568633</id><published>2010-03-15T07:21:00.000-07:00</published><updated>2010-03-15T08:06:03.855-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Keegoisanku Tentang CINTA...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa menit tadi aku membaca sebuah tulisan dalam blog yang ku follow, lucu rasanya membaca kalimat demi&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; kalimat yang hampir semuanya mengagungkan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;cinta&lt;/span&gt;, memuntahkan masalah cintanya dalam tulisan yang cukup menarik.








Hmmmmm,,,, rasanya aku jadi tertarik buat mengingatkan Khansaisme mengenai sebuah kisah percintaan yang lama tak kuumbar.









Cintaku masih yang dulu, masih tentang '&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Patung Lilin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;'. Tentang kebisuannya, keanehannya, dan semua hal yang membuatku makin penasaran. Hingga detik ini pun aku tetap begitu, tetap seperti dulu, tetap melihatnya, tetap bodoh, dan terdiam di hadapannya. Mungkin memang benar, kami berdua sama-sama mengalami &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;'Autismelove Acut&lt;/span&gt;'... Hanya diam dalam keadaan cinta kami yang membisu.





Fiuuuhhhh,,, never mind lah,,, aku nggak begitu pandai menulis kalimat puitis ataupun segala hal yang berbau cINtA... That's very" difficult to me,,,very freak.... Tapi,buat beberapa orang CINTA itu adalah hal menakjubkan yang diagung-agungkan...




&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;But for me LOve's &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Freak.&lt;/span&gt;..may be....aku berniat memasukan Cinta dalam &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Tujuh Keajaiban Dunia...&lt;/span&gt;hahaha....&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;







Mungkin karena aku nggak begitu pandai mengungkapkan cintaku dan aku juga nggak begitu tertarik buat mendalami masalah CInta,,,yang penuh dengan keanehan... yang kadang nggak &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;logis&lt;/span&gt;, nggak&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt; realistis&lt;/span&gt;,,,terparahnya adalah nggak &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;rasional&lt;/span&gt;...









Payahnya aku hanya dapat menguatarakan keegoisanku tentang cinta....paling nggak aku memiliki Kasih buat sesamaku.... I hope...^o^
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8831389404339568633?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8831389404339568633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/03/better-than-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8831389404339568633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8831389404339568633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/03/better-than-love.html' title='Keegoisanku Tentang CINTA...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2442270105422927309</id><published>2010-02-23T06:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-23T07:04:19.298-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Ini Jawabanku Untuk Pertanyaan Yang Akan Muncul Setelah Hari Ini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Maaf...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Cuma itu satu kata yang dapat kuungkapkan untuk orang-orang yang telah kubuat kecewa.&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mungkin aku memang terlalu mengecewakan bagimu, bagi kalian, dan bagi mereka. Tapi aku tak bisa lagi membohongi diriku, aku tak bisa lagi bersikap manis seperti yang kalian inginkan. Mungkin aku terlalu egois, terlalu, menyedihkan, dan terlalu tak menghargai suatu hal. Tapi aku lebih takut jika aku terlalu munafik menghadapi diriku sendiri, aku takut aku hanya membohongi diriku, aku takut aku tak jujur pada diriku sendiri.&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sampai detik ini, aku rasakan aku terlalu kotor,,, &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;terlalu tak layak, dan banyak lagi hal terlalu yang membuatku mengambil keputusan ini.&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku ingin membuka mataku akan dunia yang kutempati ini, aku ingin lebih banyak belajar, dan mempersiapakan diriku menjadi lebih baik untuk seseorang yang telah menungguku, untuk seseorang yang akan menemaniku di akhir nafas hidupku, untuk seseorang yang kiranya akan menerima diriku apa adanya, dengan segala kekurangan dan mungkin kelebihanku. &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku tak ingin lagi mengecewakannya, aku tak ingin bercela dimatanya (meski aku tak bisa), aku ingin memperbaiki semuanya mulai detik ini.&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk itu, jangan bertanya padaku mengapa, apa, kemana, dimana, bagaimana...dan segudang kalimat tanya yang enggan kujawab. Mungkin tulisan ini akan membantuku menjawab semua pertanyaan yang pasti akan muncul di hari esok, lusa, lusanya lusa,,,atau waktu-waktu setelah hari ini.&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2442270105422927309?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2442270105422927309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-jawabanku-untuk-pertanyaan-yang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2442270105422927309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2442270105422927309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-jawabanku-untuk-pertanyaan-yang.html' title='Ini Jawabanku Untuk Pertanyaan Yang Akan Muncul Setelah Hari Ini'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4513641639868630032</id><published>2010-02-16T20:23:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:24:22.645-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Kereta Ekonomi Berlanjut...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tut...Tut...Tut...









Suara kereta api masih menderu, dan aku masih duduk dengan arah berlawanan dengan laju kereta itu...Hmmmmm,,,entah jam berapa ini???
Aku mulai nggak nyambung dengan arlojiku yang masih setia menggantung. Sesekali aku menguap dan memejamkan mata, sepertinya tidur ayamku mulai menghantui lagi.

Opsss,,, selembar amplom mengagetkanku.

Seorang anak kecil menyodorkan selembar amplop berukuran tak lebih dari 6x15 cm, amplop yang cukup kumal jika disebut sebagai amplop berwarna putih.
Aku segera mengambil amplop yang tergeletak di lengan kiriku, ada yang menarik di balik amplop itu.

Ada sebuah tulisan yang menggelitikku. Tenang, aku masih ingat beberapa kalimat yang tertulis dengan huruf sambung itu, begini bunyinya.

"Ibu-ibu, bapak-bapak, kakak-kakak. Mohon sedekahnya, buat membantu saya yang putus sekolah"
... Ikhsan...




&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;What????&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;








&lt;span class="fullpost"&gt;
ku hanya mengernyitkan dahi melihat urutan tulisan yang ditulis dengan huruf sambung khas orang dewasa. Modus apa ini?... menggunakan belas kasihan untuk seorang anak kecil, yang diutus oleh orang yang dewasa...cih!!! Mengeksploitasi anak-anak ni...Tapi, buat apa aku menggerutu, toh aku tak berniat mengisikan uang pada amplop yang kini hanya kugeletakkan saja di depan meja kecilku.





Terlalu pelit, atau terlalu banyak berfikir mengenai 'apa manfaatnya uang yang kuberikan itu'... Mungkin ada seseorang yang pernah berkata padaku, kalo kita mau memberikan bantuan pada seseorang, ya berikanlah dengan ikhlas, jangan memikirkan hal yang negatif tentang orang itu...maka dengan ijin Allah uang itu akan bermanfaat juga buat orang yang diberi.


Nah, kalo sudah begini susah ni urusannya. dari pada mikir negatif dan ujung-ujungnya nggak ikhlas, mendingan ga' usah ngasih sekalian...(Pemikiran dangkal seorang Khansaisme)


Whatever lah,, anak-anak itu hanya korban dari keadaan, dan kembali lagi...semuanya itu demi perut...perut...dan perut...


Jadi inget bunyi salah satu pasal di UUD RI 1945,,,"Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara"....


Sepertinya aku tahu kalo itu semua bulshit...a.k.a omong kosong belaka...a.k.a...pemikiran ideal yang sulit atau bahkan enggan untuk direalisasikan...malah kalo mau dibilang ni,,,beberapa waktu lalu di sebuah berita televisi, ada sebuah pengakuan seorang anak jalanan yang ditangkap oleh sebuah lembaga sosial (satpol pp) yang mengurusi rehabilitasi anak-anak jalanan. Mereka mengakui bahwa disana bukannya menjadi lebih baik, justru malah menjadi lebih kacau dengan berbagai perlakuan kasar yang diterima dan dilakukan oleh sesama penghuni panti rehab dan juga keterkungkungan yang diberlakukan di lembaga itu.




Miris...Pisunlah...





Berbeda dengan pengakuan seorang mantan anak jalanan yang malah kehidupannya menjadi lebih baik saat mereka berada di sebuah rumah singgah (rumah singgah ini bukan milik pemerintah)...



Hal ini membuktikan bahwa pemerintah kurang berhasil memelihara mereka,,,justru pemeliharaan dari sesama malah lebih berhasil...



Opsss....kok jadi ngelantur kesini yak,,,,ckckck...

Tak apalah,,,buat kasih tau juga mengenai bagaimana pemerintah memelihara rakyatnya yang heterogen ini...



Hmmm,,,sepertinya perutku terlalu sakit untuk melanjutkan tulisan ini...ini pasti karena makanan pedas yang akhir" ini membuat ususku perih,,,melilit dan berteriak takkaruan.... bentar yak,,,di pause dulu...
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4513641639868630032?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4513641639868630032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/kereta-ekonomi-berlanjut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4513641639868630032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4513641639868630032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/kereta-ekonomi-berlanjut.html' title='Kereta Ekonomi Berlanjut...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7888154224165137441</id><published>2010-02-16T10:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:26:17.977-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Ini Kereta Ekonomi,,,Semua Dapat Ditemui Disini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;06022010












&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;12.30 wib&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;











Sedikit membuatku mengerutkan dahi saat memasuki area stasiun. Tapi, aku pikir ini akan menjadi hari penuh petualangan,,ehhhmmmm sedikit petualangan tepatnya.

Loket pembelian tiket yang sudah mulai sepi saat terdengar suara yang menggema keluar dari speaker yang dipasang di sepanjang koridor stasiun. Speaker itu meneriakkan tentang kedatangan kereta kelas ekonomi yang berangkat dari Jakarta menuju Kroya. Ops...sebentar lagi aku akan terlambat...(pikirku).

Dengan segera aku menghampiri lubang loket yang dijaga oleh seorang wanita berjilbab, wanita itu menanyakan tujuanku dan aku pun segera menjawab 'Kroya', tanpa menunggu lama wanita itu menyodorkan selembar tiket berwarna peach, sembari berkata 'Dua puluh ribu'.

Ok..., aku segera mengeluarkan dua lembar sepuluh ribuan dan pergi meninggalkan loket.







"Pelayanan yang biasa saja!" batinku sembari menyusuri koridor stasiun, menuju rel kereta api di jalur 3. Di sudut koridor, sebelum aku berbelok ke jalur 3, seorang gadis tomboy menatapku tanpa berkedip.






"Ada yang salah denganku?" tanyaku heran sembari membalas tatapan gadis itu padaku. Di sebelah gadis tomboy itu, akhirnya aku menyadari ada seorang gadis yang lebih feminim yang masih mengenakan seragam SMA.

Gadis itu pun turut menatapku yang siang itu hanya mengenakan kaos hitam, celana pendek hitam, dan sebuah sepatu kanvas yang sengaja kuinjak bagian tumitnya.






"Wah,,dilema dunia yang hampir kiamat!" celetukku dalam hati menyaksikan kedua makhluk itu. Mungkin aku terlalu mengambil kesimpulan sepihak, tapi tingkah dua gadis itu mengingatkanku pada problematika dunia yang menjadi salah-satu pertanda kiamat.






"Ingat cerita Nabi Lut?...I think like this..."











&lt;span class="fullpost"&gt;



12.35 wib
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;










Perjalananku berlanjut, tanpa menunggu lama sebuah kereta api datang dari arah barat stasiun, memasuki gerbang stasiun dan siap memuat puluhan penumpang yang sudah menunggunya di sepanjang jalur pemberangkatan.

Dengan tas ransel yang kubawa, aku tak kesulitan untuk menaiki kereta api, dan memang tak pernah. Pertama memasuki kereta api yang cukup longgar itu, aku disambut dengan aroma toilet yang tak begitu mengenakkan... seperti layaknya aroma wc umum di terminal bus antar kota.


Gerbong terakhir ke tiga, aku memilih memasuki gerbong itu. Dan karena aku bukan tipe pemilih yang rumit, aku langsung saja duduk di bangku yang kosong, sepertinya tak ada penghuninya. Mungkin terbayang jika aku berjalan menyusuri gerbong kereta api hanya untuk memilih tempat duduk favorit. It's namanya membuang waktu.

Aku duduk menghadap ke barat, dan itu artinya aku duduk mundur berlawanan dengan arah kereta, dan bagi sebagian orang itu sangat tidak mengenakkan, karena sebagian orang itu akan merasa pusing jika terduduk mundur dalam kendaraan.Tapi, beruntung bagiku, aku tak mengalami hal itu.

Kereta terdiam di stasiun selama tak lebih dari 10 menit. Aku hanya diam, menatap ke luar jendela. Di seberang kereta yang kunaiki, aku melihat kedua cewek yang tadi menatapku itu masih duduk berduaan di sudut koridor stasiun.








"Dasar!" seruku lirih, aku hanya menggelengkan kepala dan mengalihkan pandanganku pada tiga makhluk yang sepertinya tak kalah menarik dengan dua gadis itu.

Aku bingung menyebut ketiga makhluk itu. Tiga orang pria berbadan kekar, dengan kulitnya yang tak begitu putih, malah boleh dibilang cowok-cowok itu cukup macho dan berotot, andai saja mereka bertiga tak mengenakan rok mini dan dandanan menornya yang menegaskan bahwa mereka adalah 'Banci'.

"Tiga banci kaleng!" akhirnya itulah sebutan yang kumiliki untuk tiga makhluk itu, saat kulihat sebuah kecrekan tutup botol yang masing-masing ada di tangan makhluk itu. Fenomena macam apa ini???

Demi tuntutan perut, atau mereka memang seorang waria???

Kalo boleh menghakimi, mungkin aku akan berkata bahwa 'mereka masih memiliki potensi untuk memiliki pekerjaan yang lebih baik, menjadi tukang bangunan, atau menjadi kuli panggul, daripada menjadi waria, banci kaleng, atau hal semacamnya..."

Miris sekali melihat seorang pria yang harusnya bersikap selayaknya pria, ini justru berjalan melenggak-lenggok, memamerkan lekuk tubuhnya yang kekar, lengkap dengan polesan bedak dan lipstik yang super menor.

Ini fenomena yang biasa, semua terjadi karena tuntutan ekonomi, tuntutan untuk tak mengemis, tuntutan untuk memenuhi isi perut.

Aku hanya bisa menelan ludah, merasa prihatin, bersimpati tanpa dapat memberikan empati bagi mereka.

Speaker di stasiun kembali bergema, mengingatkan kereta kelas ekonomi itu untuk beranjak pergi.
Aku mengorek saku celana pendekku, meraih selembar tiket yang tadi kumasukkan tanpa aturan. Waktu keberangkatan kereta api cukup tepat waktu, dan kalo boleh kubilang sangat tepat waktu, yaitu pukul 12.45 wib.













12.45 wib
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;











Meyakinkan diri bahwa aku akan pulang ke rumah, ke kampung halamanku, ke kota yang berada di pesisir pantai utara jawa. Setidaknya aku merasa tenang kalo aku merasa seyakin ini untuk bepergian. Tak seperti dua bulan lalu, karena merasa ragu dan bingung, aku pun merelakan tiket kereta apiku hangus tak berguna dan memilih untuk turun dari kereta untuk membatalkan niat kepergianku.

Kini aku duduk di sudut gerbong, kusri yang kududuki berhadapan dengan kursi lain, kursi yang lebih panjang dari kursi yang kududuki, dan kursi di depanku itu memuat dua orang pria paruh baya. Seorang pria naik dari stasiun yang sama denganku dan dia membawa sebuah sepeda kecil untuk ukuran anak 4 tahun. Sedangkan pria yang satu yang lebih tua, telah berada di kereta lebih lama, mungkin dia naik dari sebuah stasiun yang ada di Jakarta. Pria yang lebih tua bertanya pada pria di sebelahnya yang baru meletakkan sepeda kecilnya di samping kursi yang kududuki.

"Baru?" Tanya pria yang rambutnya sudah setengah botak.

"Ia!" Jawab pria paruh baya yang mengenakan sebuah celana panjang berwarna coklat dengan kaos berwarna senada.

"Berapa?" Lanjut Pria yang lebih tua dengan logat Jawa Tengah yang cukup kental.

"Murah! Buatan China!" Sahut pria yang tak tampak membawa tas atau barang bawaan lain selain sepeda kecilnya itu.

"Owh! Tapi lumayanlah!"

"Ia, kalau buatan sendiri mahal!" jawab pria berambut ikal dengan senyumannya yang ramah.

Aku terdiam, menyaksikan percakapan dua pria di sebrang kursiku. Otakku langsung bekerja dengan cepat, mengingat sebuah artikel yang kuajukan pada sebuah mata kuliah beberapa minggu lalu. Dalam artikel itu aku membahas mengenai beberapa dampak yang terjadi akibat perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China.

Mungkin yang aku saksikan ini adalah salah satu dampak kecil dari perjanjian itu. Mengingat produk China yang membanjiri pasaran Indonesia ini memiliki sebuah keunggulan yang sulit dikalahkan. Harganya yang super duper murah, jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas konsumtif, menginginkan barang bagus, harga murah, dan kadang tak begitu peduli dengan kualitasnya. dan produk China mampu memenuhi semua kriteria itu. Yeah,,, sepertinya produk China akan semakin menggila di Indonesia.















13.15 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;











Otakku terlalu lelah melihat semua hal yang kutemui, mungkin jika aku terus bertahan membuka mata dan telingaku, aku akan merasa mual karena puluhan informasi yang masuk secara bertubi-tubi. Karena itu, aku memilih untuk memejamkan mataku, dan mencoba tak mendengarkan puluhan orang yang berbicara secara bersamaan.

Aku tertidur sejenak, meski aku yakin kalo itu bukanlah tidur yang nyaman. Mengingat kata orang, kereta api kelas ekonomi adalah kereta yang rawan dengan makhluk bernama 'PENCOPET', so...aku terus memeluk ransel hijau army ku dan meyakinkan diriku bahwa semua barang bawaanku berada pada posisi yang aman dan tak mungkin terjangkau oleh tangan jahil pencopet.

Oia, di kendaraan umum seperti ini aku selalu berharap tak pernah ada orang yang mengajakku berbicara, dan mengobrol, entahlah...bukannya karena aku sombong atau apa. Tapi aku paling tidak nyaman berbicara dengan orang yang baru kukenal, aku pun malas untuk berbasa-basi memulai sebuah percakapan yang kadang tak jelas juntrungannya. Mungkin itu hal negatif yang terus kupelihara, dan sebaliknya, aku lebih senang diam dengan diriku, memperhatikan keadaan sekitarku dan merekamnya dalam memoriku.Mungkin Karena itulah aku paling tidak senang diajak ngobrol oleh orang yang baru kukenal dan memulai pembicaraan, karena itu sangat mengganggu konsentrasiku untuk memperhatikan orang lain.










14.05 wib
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;







Waktu terasa cepat berlalu,setelah menembus pegunungan yang mengitari Bandung, kereta akhirnya sampai di stasiun Cibatu, yang berada di kabupaten Garut.

Aku terbangun dari tidur ayamku,,kulihat pria paruh baya yang lebih muda itu berpamitan kepada pria yang lebih tua, mereka menggunakan salam seperti pria-pria yang biasa kulihat (Hmmm,,, setidaknya pria berbeda dengan wanita yang penuh dengan senyuman dan basa-basi). Pria paruh baya itu mengangkat sepedanya dan segera keluar dari kereta.

Rasanya semakin longgar saja kereta yang masih akan melanjutkan pearjalanannya ke Jawa Tengah. Meski suara riuh pedagang asongan masih terus ada, bahkan semakin ramai, tapi so far...dapat membuat nyamanlah.

Tapi ada yang selalu kupikirkan mengenai pedagang asongan itu, mereka selalu mondar-mandir dari gerbong yang satu ke gerbong yang satunya lagi, dan bolak-balik dari depan ke belakang, menawari penumpang satu per satu, di kanan dan kiri... selalu saja begitu. Meski banyak penumpang yang sudah ditawari dan menolaknya, tapi pedagang-pedagang asongan itu terus saja menawarinya lagi...lagi...dan lagi...

Apa mereka mempunyai ingatan yang rendah untuk mengingat penumpang yang telah menolaknya, atau mereka tak mengerti..

Inilah dilema pada pedagang asongan yang kadang dipandang remeh, bahkan tak dipandang sama sekali oleh sebagian orang, mereka kadang dianggap pengganggu kenyamanan saja.

Tapi, mungkin ada satu hal yang harus dianggap dan

dipandang mengenai para pedangang asongan itu, bahwa mereka adalah tipe-tipe manusia pekerja yang tak pernah putus asa. Mempunyai kesabaran yang cukup baik (meski tak semuanya) untuk menghadapi para penumpang kereta api yang angkuh, sombong, dan merasa diri mereka memiliki derajat lebih tinggi dari para pedagang asongan itu (ini juga tak semuanya...).






Ceritaku masih berlanjut.... anggap saja aku mengajak kalian semua mudik bersamaku...hehe...Aku masih memiliki cerita mengenai bocah lelaki bernama Ikhsan...Si Bongkok yang melintas,,,kisah 3 Banci kaleng yang kembali terulang...Pengemis ngesot...Lagu Wali dan Tukang Telur Asin....
Haha...banyak kejadian yang aneh,,,lucu,,,dan segudang pertanyaan mengenai kereta api kelas ekonomi...

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7888154224165137441?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7888154224165137441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-kereta-ekonomisemua-dapat-ditemui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7888154224165137441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7888154224165137441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-kereta-ekonomisemua-dapat-ditemui.html' title='Ini Kereta Ekonomi,,,Semua Dapat Ditemui Disini'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7265047080498054609</id><published>2010-02-08T08:44:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:27:24.603-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Ini Kelas Ekonomi,, Semua Dapat Ditemui Di Sini..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;06022010


&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;"&gt;12.30 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

Sedikit  membuatku mengerutkan dahi saat memasuki area stasiun. Tapi, aku pikir  ini akan menjadi hari penuh petualangan,,ehhhmmmm sedikit petualangan  tepatnya.

Loket pembelian tiket yang sudah mulai sepi saat  terdengar suara yang menggema keluar dari speaker yang dipasang di  sepanjang koridor stasiun. Speaker itu meneriakkan tentang kedatangan  kereta kelas ekonomi yang berangkat dari Jakarta menuju Kroya.  Ops...sebentar lagi aku akan terlambat...(pikirku).

Dengan segera  aku menghampiri lubang loket yang dijaga oleh seorang wanita berjilbab,  wanita itu menanyakan tujuanku dan aku pun segera menjawab 'Kroya',  tanpa menunggu lama wanita itu menyodorkan selembar tiket berwarna  peach, sembari berkata 'Dua puluh ribu'.

Ok..., aku segera  mengeluarkan dua lembar sepuluh ribuan dan pergi meninggalkan loket.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

"Pelayanan  yang biasa saja!" batinku sembari menyusuri koridor stasiun, menuju rel  kereta api di jalur 3. Di sudut koridor, sebelum aku berbelok ke jalur  3, seorang gadis tomboy menatapku tanpa berkedip.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Ada yang salah  denganku?" tanyaku heran sembari membalas tatapan gadis itu padaku. Di  sebelah gadis tomboy itu, akhirnya aku menyadari ada seorang gadis yang  lebih feminim yang masih mengenakan seragam SMA.

Gadis itu pun  turut menatapku yang siang itu hanya mengenakan kaos hitam, celana  pendek hitam, dan sebuah sepatu kanvas yang sengaja kuinjak bagian  tumitnya.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Wah,,dilema dunia yang hampir kiamat!" celetukku dalam  hati menyaksikan kedua makhluk itu. Mungkin aku terlalu mengambil  kesimpulan sepihak, tapi tingkah dua gadis itu mengingatkanku pada  problematika dunia yang menjadi salah-satu pertanda kiamat.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Ingat  cerita Nabi Lut?...I think like this..."

&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;"&gt;12.35 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

Perjalananku  berlanjut, tanpa menunggu lama sebuah kereta api datang dari arah barat  stasiun, memasuki gerbang stasiun dan siap memuat puluhan penumpang  yang sudah menunggunya di sepanjang jalur pemberangkatan.

Dengan  tas ransel yang kubawa, aku tak kesulitan untuk menaiki kereta api, dan  memang tak pernah. Pertama memasuki kereta api yang cukup longgar itu,  aku disambut dengan aroma toilet yang tak begitu mengenakkan... seperti  layaknya aroma wc umum di terminal bus antar kota.


Gerbong  terakhir ke tiga, aku memilih memasuki gerbong itu. Dan karena aku bukan  tipe pemilih yang rumit, aku langsung saja duduk di bangku yang kosong,  sepertinya tak ada penghuninya. Mungkin terbayang jika aku berjalan  menyusuri gerbong kereta api hanya untuk memilih tempat duduk favorit.  It's namanya membuang waktu.

Aku duduk menghadap ke barat, dan  itu artinya aku duduk mundur berlawanan dengan arah kereta, dan bagi  sebagian orang itu sangat tidak mengenakkan, karena sebagian orang itu  akan merasa pusing jika terduduk mundur dalam kendaraan.Tapi, beruntung  bagiku, aku tak mengalami hal itu.

Kereta terdiam di stasiun  selama tak lebih dari 10 menit. Aku hanya diam, menatap ke luar jendela.  Di seberang kereta yang kunaiki, aku melihat kedua cewek yang tadi  menatapku itu masih duduk berduaan di sudut koridor stasiun.
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Dasar!"  seruku lirih, aku hanya menggelengkan kepala dan mengalihkan  pandanganku pada tiga makhluk yang sepertinya tak kalah menarik dengan  dua gadis itu.

Aku bingung menyebut ketiga makhluk itu. Tiga  orang pria berbadan kekar, dengan kulitnya yang tak begitu putih, malah  boleh dibilang cowok-cowok itu cukup macho dan berotot, andai saja  mereka bertiga tak mengenakan rok mini dan dandanan menornya yang  menegaskan bahwa mereka adalah 'Banci'.

"Tiga banci kaleng!"  akhirnya itulah sebutan yang kumiliki untuk tiga makhluk itu, saat  kulihat sebuah kecrekan tutup botol yang masing-masing ada di tangan  makhluk itu. Fenomena macam apa ini???

Demi tuntutan perut, atau  mereka memang seorang waria???

Kalo boleh menghakimi, mungkin aku  akan berkata bahwa 'mereka masih memiliki potensi untuk memiliki  pekerjaan yang lebih baik, menjadi tukang bangunan, atau menjadi kuli  panggul, daripada menjadi waria, banci kaleng, atau hal semacamnya..."

Miris  sekali melihat seorang pria yang harusnya bersikap selayaknya pria, ini  justru berjalan melenggak-lenggok, memamerkan lekuk tubuhnya yang  kekar, lengkap dengan polesan bedak dan lipstik yang super menor.

Ini  fenomena yang biasa, semua terjadi karena tuntutan ekonomi, tuntutan  untuk tak mengemis, tuntutan untuk memenuhi isi perut.

Aku hanya  bisa menelan ludah, merasa prihatin, bersimpati tanpa dapat memberikan  empati bagi mereka.

Speaker di stasiun kembali bergema,  mengingatkan kereta kelas ekonomi itu untuk beranjak pergi.
Aku  mengorek saku celana pendekku, meraih selembar tiket yang tadi  kumasukkan tanpa aturan. Waktu keberangkatan kereta api cukup tepat  waktu, dan kalo boleh kubilang sangat tepat waktu, yaitu pukul 12.45  wib.

&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;"&gt;12.45 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

Meyakinkan  diri bahwa aku akan pulang ke rumah, ke kampung halamanku, ke kota yang  berada di pesisir pantai utara jawa. Setidaknya aku merasa tenang kalo  aku merasa seyakin ini untuk bepergian. Tak seperti dua bulan lalu,  karena merasa ragu dan bingung, aku pun merelakan tiket kereta apiku  hangus tak berguna dan memilih untuk turun dari kereta untuk membatalkan  niat kepergianku.

Kini aku duduk di sudut gerbong, kusri yang  kududuki berhadapan dengan kursi lain, kursi yang lebih panjang dari  kursi yang kududuki, dan kursi di depanku itu memuat dua orang pria  paruh baya. Seorang pria naik dari stasiun yang sama denganku dan dia  membawa sebuah sepeda kecil untuk ukuran anak 4 tahun. Sedangkan pria  yang satu yang lebih tua, telah berada di kereta lebih lama, mungkin dia  naik dari sebuah stasiun yang ada di Jakarta. Pria yang lebih tua  bertanya pada pria di sebelahnya yang baru meletakkan sepeda kecilnya di  samping kursi yang kududuki.

"Baru?" Tanya pria yang rambutnya  sudah setengah botak.

"Ia!" Jawab pria paruh baya yang mengenakan  sebuah celana panjang berwarna coklat dengan kaos berwarna senada.

"Berapa?"  Lanjut Pria yang lebih tua dengan logat Jawa Tengah yang cukup kental.

"Murah!  Buatan China!" Sahut pria yang tak tampak membawa tas atau barang  bawaan lain selain sepeda kecilnya itu.

"Owh! Tapi lumayanlah!"

"Ia,  kalau buatan sendiri mahal!" jawab pria berambut ikal dengan  senyumannya yang ramah.

Aku terdiam, menyaksikan percakapan dua  pria di sebrang kursiku. Otakku langsung bekerja dengan cepat, mengingat  sebuah artikel yang kuajukan pada sebuah mata kuliah beberapa minggu  lalu. Dalam artikel itu aku membahas mengenai beberapa dampak yang  terjadi akibat perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China.

Mungkin  yang aku saksikan ini adalah salah satu dampak kecil dari perjanjian  itu. Mengingat produk China yang membanjiri pasaran Indonesia ini  memiliki sebuah keunggulan yang sulit dikalahkan. Harganya yang super  duper murah, jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat  Indonesia yang mayoritas konsumtif, menginginkan barang bagus, harga  murah, dan kadang tak begitu peduli dengan kualitasnya. dan produk China  mampu memenuhi semua kriteria itu. Yeah,,, sepertinya produk China akan  semakin menggila di Indonesia.

&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;"&gt;13.15 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

Otakku terlalu lelah melihat  semua hal yang kutemui, mungkin jika aku terus bertahan membuka mata dan  telingaku, aku akan merasa mual karena puluhan informasi yang masuk  secara bertubi-tubi. Karena itu, aku memilih untuk memejamkan mataku,  dan mencoba tak mendengarkan puluhan orang yang berbicara secara  bersamaan.

Aku tertidur sejenak, meski aku yakin kalo itu  bukanlah tidur yang nyaman. Mengingat kata orang, kereta api kelas  ekonomi adalah kereta yang rawan dengan makhluk bernama 'PENCOPET',  so...aku terus memeluk ransel hijau army ku dan meyakinkan diriku bahwa  semua barang bawaanku berada pada posisi yang aman dan tak mungkin  terjangkau oleh tangan jahil pencopet.

Oia, di kendaraan umum  seperti ini aku selalu berharap tak pernah ada orang yang mengajakku  berbicara, dan mengobrol, entahlah...bukannya karena aku sombong atau  apa. Tapi aku paling tidak nyaman berbicara dengan orang yang baru  kukenal, aku pun malas untuk berbasa-basi memulai sebuah percakapan yang  kadang tak jelas juntrungannya. Mungkin itu hal negatif yang terus  kupelihara, dan sebaliknya, aku lebih senang diam dengan diriku,  memperhatikan keadaan sekitarku dan merekamnya dalam memoriku.Mungkin  Karena itulah aku paling tidak senang diajak ngobrol oleh orang yang  baru kukenal dan memulai pembicaraan, karena itu sangat mengganggu  konsentrasiku untuk memperhatikan orang lain.

&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;"&gt;14.05 wib&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

Waktu terasa  cepat berlalu,setelah menembus pegunungan yang mengitari Bandung,  kereta akhirnya sampai di stasiun Cibatu, yang berada di kabupaten  Garut.

Aku terbangun dari tidur ayamku,,kulihat pria paruh baya  yang lebih muda itu berpamitan kepada pria yang lebih tua, mereka  menggunakan salam seperti pria-pria yang biasa kulihat (Hmmm,,,  setidaknya pria berbeda dengan wanita yang penuh dengan senyuman dan  basa-basi). Pria paruh baya itu mengangkat sepedanya dan segera keluar  dari kereta.

Rasanya semakin longgar saja kereta yang masih akan  melanjutkan pearjalanannya ke Jawa Tengah. Meski suara riuh pedagang  asongan masih terus ada, bahkan semakin ramai, tapi so far...dapat  membuat nyamanlah.

Tapi ada yang selalu kupikirkan mengenai  pedagang asongan itu, mereka selalu mondar-mandir dari gerbong yang satu  ke gerbong yang satunya lagi, dan bolak-balik dari depan ke belakang,  menawari penumpang satu per satu, di kanan dan kiri... selalu saja  begitu. Meski banyak penumpang yang sudah ditawari dan menolaknya, tapi  pedagang-pedagang asongan itu terus saja menawarinya lagi...lagi...dan  lagi...

Apa mereka mempunyai ingatan yang rendah untuk mengingat  penumpang yang telah menolaknya, atau mereka tak mengerti..

Inilah  dilema pada pedagang asongan yang kadang dipandang remeh, bahkan tak  dipandang sama sekali oleh sebagian orang, mereka kadang dianggap  pengganggu kenyamanan saja.

Tapi, mungkin ada satu hal yang harus  dianggap dan

dipandang mengenai para pedangang asongan itu,  bahwa mereka adalah tipe-tipe manusia pekerja yang tak pernah putus asa.  Mempunyai kesabaran yang cukup baik (meski tak semuanya) untuk  menghadapi para penumpang kereta api yang angkuh, sombong, dan merasa  diri mereka memiliki derajat lebih tinggi dari para pedagang asongan itu  (ini juga tak semuanya...).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ceritaku masih berlanjut....  anggap saja aku mengajak kalian semua mudik bersamaku...hehe...Aku  masih memiliki cerita mengenai bocah lelaki bernama Ikhsan...Si Bongkok   yang melintas,,,kisah 3 Banci kaleng yang kembali terulang...Pengemis  ngesot...Lagu Wali dan Tukang Telur Asin....
Haha...banyak kejadian  yang aneh,,,lucu,,,dan segudang pertanyaan mengenai kereta api kelas  ekonomi...
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7265047080498054609?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7265047080498054609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-kelas-ekonomi-semua-dapat-ditemui.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7265047080498054609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7265047080498054609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/02/ini-kelas-ekonomi-semua-dapat-ditemui.html' title='Ini Kelas Ekonomi,, Semua Dapat Ditemui Di Sini..'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1299570816567514104</id><published>2010-01-28T07:12:00.001-08:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.761-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>THANKS BUAT TANGANNYA...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;
This week's full with &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;problem&lt;/span&gt; n &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;miracle&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,,wowwwww,,,,cukup menkjubkan sih mengalami minggu ini. Meski banyak kejadian yang membuatku hampir terjatuh, tapi untung saja ada tangan kuat yang dapat menopangku dan membantuku untuk berdiri dan bangkit. Mungkin aku harus berterimakasih pada pemilik tangan itu, pada apa yang telah ia lakukan untukku. Karena, meski hanya sebuah tangan, tapi tanpanya aku yakin aku tak mampu.


&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Terlalu berlebihan kah? &lt;/span&gt;

Entahlah, sepertinya Khansaisme sedang mengidap sebuah Lebayisme...sebuah reaksi berlebihan karena suatu hal yang sebenarnya sangat berlebihan,,,,HOhhhhh...sepertinya hidup ini sekarang penuh dengan hal lebay yang memuakkan.

Oia, aku belum bisa melakukan apapun pada pemilik tangan itu, karena aku tau kalo aku tak akan mampu memberikan apapun untukmu, mungkin tak akan pernah bisa aku membalas kebaikan mu....wah...pemilik tangan yang membuat tidurku lelap. Karena terlalu lelap, akhir-akhir ini pun aku sering kesiangan...PAYAH...!!!


&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tangan...Tangan...Tangan...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
Aku ingin memegangmu lagi, karena aku baru sadar bahwa kau adalah tangan terhalus yang pernah kusentuh. Beberapakali aku pernah menyentuh tangan yang lain, tapi aku tak merasa nyaman dengan tangan itu.

Aku masih ingat ada sebuah tangan yang mengulur padaku, tapi tangan itu menghilang saat akan kusentuh.

Ada lagi sebuah tangan yang memberikan sebuah lukisan padaku, tapi aku tau tangan itu terlalu kotor, kasar, dan besar...dan itu sangat tidak membuatku nyaman.

Ada lagi tangan yang membelai jemariku dengan lembut, tapi aku sadar kalo tangan itu terlalu dingin, bahkan sedingin es di dalam freezer, dan aku yakin kalo aku akan membeku karenanya.

&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan kini aku menemukan tanganmu, tangan yang hangat, halus, bersih, dan kuat, meski tidak terlalu besar. Dan semua itu membuatku merasa nyaman, bahkan saat aku menghadapi saat-saat teraneh seperti saat ini...thanks...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1299570816567514104?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1299570816567514104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/thanks-buat-tangannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1299570816567514104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1299570816567514104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/thanks-buat-tangannya.html' title='THANKS BUAT TANGANNYA...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3472987093335980361</id><published>2010-01-21T09:13:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.761-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Kemungkinan atau Kemunafikan???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Aku tak pernah mau dan tak pernah ingin hidup di dunia mereka...
Karna aku tau hidupku adalah hidupku...bukan dia atau mereka...



Mungkin egois,,,egois sekali malah...

&lt;span style="font-style: italic;"&gt;But...Whatever &lt;/span&gt;lah...

Aku selalu melangkah dengan langkah zig zag ku yang tak monoton...
Aku pikir ini hidupku...



Aku melangkah dengan langkah yang kadang membuat mereka tak mengerti...



Bahkan aku saja kadang tak mengerti dengan langkahku sendiri...



&lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's my way...for my life...



&lt;/span&gt;Hingga akhirnya langkahku mengantarkan aku pada ujung tebing yang curam...

Ada sebuah jurang yang telah menantiku dengan terjal...

Aku tau bebatuan di bawah sana pasti akan menyambutku dengan penuh kesakitan...

Aku tau jika benturan itu terjadi mungkin dalam hitungan detik jantungku akan berhenti memompa darah dalam tubuhku...


Aku tau semuanya...


Karena aku juga tau...


JIka aku melangkah mundur dan berbalik,,,aku hanya akan menemui dunia yang penuh kemunafikan....

Apa yang harus aku lakukan???

Apa aku harus tetap melangkah ke depan dengan semua kemungkinan itu...

Atau melangkah mundur dan berbalik arah seperti seorang pengecut...yang hanya dapat menemui kemunafikan...

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3472987093335980361?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3472987093335980361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/kemungkinan-atau-kemunafikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3472987093335980361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3472987093335980361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/kemungkinan-atau-kemunafikan.html' title='Kemungkinan atau Kemunafikan???'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8226129748411199217</id><published>2010-01-16T09:07:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:37:45.129-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Around The...'/><title type='text'>TENTANG SEMINAR NASIONAL KEBEBASAN VS KERAHASIAAN  YANG MENGGELIITIK IDEALISME MAHSISWA JURNALISTIK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;KEBEBASAN PERS DALAM BAYANG-BAYANG RUU RAHASIA NEGARA
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bertempat di gedung rektorat Universitas Padjadjaran Bandung. Seminar yang digelar pada hari sabtu, 16 Januari 2010.

Sungguh menarik tema yang diangkat dalam seminar yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurnalistik UnPad ini, rasanya dengan mengetahui judulnya saja membuat idealisme para mahasiswa jurnalistik terbangun. Apalagi saat menyaksikan penampilan pembacaan puisi karya Soe Hok Gie yang memang dikenal sebagai mahasiswa yang idealis pada masanya...wah nampaknya aroma-aroma idealisme mahasiswa sedang dibangkitkan kembali nih...^^


Mengingat saat ini dunia jurnalisme, pers, dan media massa sedang berada dalam masa kebebasan dan kejayaannya, maka perlulah kita sedikit menahan nafas kebebasan kita dengan sebuah selingan RUU Rahasia Negara...



&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pada awalnya saya nggak ngerti apa yang disebut dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;'RAHASIA NEGARA' &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;...Kok bisa sih rahasia negara ada undang-undangnya...!_!....&lt;/span&gt; 




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Rahasia Negara adalah rahasia tentang informasi,  benda dan kegiatan tertentu yang ditetapkan oleh Presiden berdasarkan undang-undang, yang apabila diketahui oleh pihak yang tidak berhak dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;Fakta Sosiologis&lt;/span&gt;

--- Setiap negara memiliki rahasia negara yang harus dilindungi untuk kepentingan nasionalnya.
--- 64 tahun NKRI mempertahankan eksistensinya.

--- Negara ini telah mengenyam dinamika pahit-getirnya pengalaman akibat rongrongan beragam kelompok kekuatan dari dalam negeri yang ingin menghancurkan NKRI.

--- Tidak jarang kelompok kekuatan dari dalam negeri ini di dalangi dan difasilitasi oleh kekuatan-kekuatan asing. &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Prof.DR.Agus Brintosusilo.SH)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh kasus kebocoran Rahasia Negara:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;(Prof.DR.Agus Brintosusilo.SH)&lt;/span&gt;

-- Kasus Letkol J.B. Soesdarjanto, yang terlibat kegiatan mata-mata/menjual dokumen Rahasia Negara kepada agen mata-mata Rusia. Letkol J.B. Soesdarjanto dituduh telah menjual informasi rahasia tentang hydrografi dan oceanography kepada Asisten Atase Militer Uni Soviet, Sergei Egorov. (Tahun 1982)


-- Kasus yang melibatkan Chaerul Amri, Ichsan Umar dan Marzuki Sani, ahli geologi serta SF, seorang karyawan Biro Mineral Resources. Mereka semua ditahan karena dituduh menjual Rahasia Negara berupa foto-foto pemetaan udara Irian Jaya kepada PT. Freeport dan PT. Esso. (1990)


-- Kasus penyadapan Australia terhadap komunikasi Indonesia, yang dilakukan dalam kurun waktu 8 bulan yakni sejak Februari 1999 – Oktober 1999, yakni saat sedang hangat-hangatnya kasus Timor Timur untuk melakukan jajak pendapat, dimuat dalam salah satu artikel di Surat Kabar Sydney Morning Herald edisi 14 Maret 2002.


-- Kasus Widjanarko Report, yakni kasus didapatnya Arsip Kopkamtib oleh Dake, orang asing. Arsip Kopkamtib ini adalah arsip proses verbal kesaksian Kol. KKO Bambang Setijono Widjanarko (Ajudan Presiden Soekarno) ketika diperiksa oleh anggota Tim Pemeriksa Pusat, Letkol CPM S. Soegiarjo dan AKBP Azwir Nawie pada tanggal 3, 21, 38 dan 31 Oktober 1970 serta tanggal 2 - 4 dan 6 - 9 Nopember 1970. Menurut Dake (1973) arsipnya didapat “from people who undoubtedly had access to the military investigation records but could not be closely identified with the top leadership surrounding Soeharto”. Arsip tersebut oleh Dake dijadikan tumpuan dalam menulis disertasinya yang berjudul In the Spirit of the Red Banteng: Indonesia Communists between Moscow and Peking, 1959 - 1965. Arsip tersebut menurut pihak ANRI pada dasarnya adalah arsip dinamis yang tertutup (rahasia) buat umum apalagi untuk orang asing.




&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Namun, apakah akan efektif jika undang-undang itu ada di Indonesia?

&lt;/span&gt;Itu adalah pertanyaan yang terus menerus ada, dan sepertinya belum menemukan jawaban yang tepat. Karena bukan tak mungkin kalau undang-undang ini diberlakukan, justru akan semakin menguatkan posisi para petinggi yang menyalahgunakan wewenang atau kekuasaannya...



&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kalo dilihat dari sisi pemerintah sih itu efektif dan sangat penting...tapi kacamata PERS berkata lain dan tak sependapat dengan pemerintah meskipun tetap menganggap bahwa undang-undang itu memang penting...tapi apa jadinya kalau undang-undang itu berlaku,,,??? Maka masa-masa pers mungkin akan kembali ke masa orde baru dan lama yang mencekam dan tak memberikan ruang demokrasi untuk rakyat...&lt;/span&gt;


Tapi, sayang...saat ini pun saya pribadi sangat menyayangkan dengan keadaan dunia pers dan jurnalistik yang penuh dengan &lt;span style="font-family: lucida grande; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;PELANGGARAN ETIKA&lt;/span&gt; dan muatan komersil dari pada pemberian informasi... media dan segala tetek bengeknya seolah-oleh menghalalkan segala cara hanya untuk menaikan oplah mereka, keuntungan mereka secara komersil, atau bahkan meningkatkan rating mereka agar dapat terus bertahan dalam bisnis media massa saat ini dengan semua pelanggaran ETIKA yang ada.



Dan kalau sudah seperti ini, idealisme kita sebagai mahasiswa pun masih dipertaruhkan dan idealisme kita sebagai jurnalis pun telah tergadaikan oleh lembaran rupiah semata...It's so Ironic,,,dunia pers benar-benar berada dalam bayang-bayang kelam undang-undang yang tak jelas juntrungannya... Buat apa repot-repot menrancang dan menyusun undang-undang kalau rakyat Indonesia sendiri punya pepatah kuat yang berbunyi &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0); font-family: times new roman;font-size:180%;" &gt;'PERATURAN ADA UNTUK DILANGGAR'&lt;/span&gt;... karena bukan tak mungkin yang melanggar peraturan itu adalah pembuat aturannya itu sendiri... dan pada faktanya itulah yang akan dan telah terjadi... Show Must Go On... Tapi dengann satu syarat...Seorang jurnalis harus menaati semua&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ETIKA JURNALISTIK&lt;/span&gt;.

Impian Gie akan sebuah negeri yang ideal sepertinya memang tak akan pernah terwujud...


&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan...&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Soe Hok Gie...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;

&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8226129748411199217?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8226129748411199217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/tentang-seminar-nasional-kebebasan-vs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8226129748411199217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8226129748411199217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2010/01/tentang-seminar-nasional-kebebasan-vs.html' title='TENTANG SEMINAR NASIONAL KEBEBASAN VS KERAHASIAAN  YANG MENGGELIITIK IDEALISME MAHSISWA JURNALISTIK'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7454564242157425663</id><published>2009-12-30T11:27:00.001-08:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.766-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>...Untitled...</title><content type='html'>Pagi yg cukup dingin di penghujung tahun 2009. Hari ini, hari terakhir d tahun yg cukup indah ini. Banyak sukacita dan duka yg tlah dilalui.


Banyak do'a, dan harapan yg akan dipanjatkan hari ini, banyak rencana yg ingin diwujudkan ditahun depan...Semoga berkat, karunia, dan penyertaan-Nya slalu ada untuk kita...Amin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7454564242157425663?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7454564242157425663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/12/untitled.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7454564242157425663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7454564242157425663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/12/untitled.html' title='...Untitled...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-5113795602992213623</id><published>2009-12-07T03:05:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.766-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>I'm 21...</title><content type='html'>&lt;p&gt;...It's simple for me,,,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin menurutku begitu, tapi nggak buat mereka. Selalu menganggapku sebagai anak kecil, padahal aku ini udah cukup dewasa (I think). Apa aku harus memajang jumlah usiaku di dahiku???&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar mereka tak meremehkanku seperti anak SMP atau beruntunglah kalo dianggap anak SMA,,,tapi lebih merasa dihargai lagi kalo kalian menganggapku sebagai aku... &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku merasa malu jika kau memegang kepalaku,,, membelainya,,, mengacak-acak tatanan rambutku yang sebenernya memang acak-acakan... itu adalah hal memuakkan yang membuatku merasa seperti anak kecil... Entah apa maksud kelakukan konyol itu...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Simple aja sih mauku,,, karna aku ngerti mauku adalah egois,,, tapi kau dan mereka lebih egois jika membuatku dan memperlakukan aku seperti anak-anak terus...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Come On,,,I'm 21 ... I think U know it...&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-5113795602992213623?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/5113795602992213623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/12/im-21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5113795602992213623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5113795602992213623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/12/im-21.html' title='I&apos;m 21...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-5665328740754359430</id><published>2009-11-10T23:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.766-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Silence...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari ini kamu diam,,,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diam lagi seperti patung...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bingung!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasanya cuma itu yang ada dalam otakku mengenai dirimu,,,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berada di dekatmu,,,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi terasa sangat jauh darimu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bisa melihatmu dengan jelas,,,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mencium aroma tubuhmu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menatap jelas setiap guratan yang ada di wajahmu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku sama sekali tak mampu menyentuhmu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kau terlalu fana...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti manusia hologram yang tak dapat kusentuh...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada dinding tebal yang membatasi gerakku untuk meraihmu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dinding es yang kau bangun dengan sangat kokoh...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makin membuatku tak dapat menyentuhmu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa kau tak kedinginan di dalam sana???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa kehidupan nyata tak membuatmu tertarik???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa kau benar-benar ada???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Atau kau hanyalah imajinasiku yang tak mampu kukendalikan...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-5665328740754359430?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/5665328740754359430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/11/silence.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5665328740754359430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5665328740754359430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/11/silence.html' title='Silence...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-5856083508928908213</id><published>2009-10-24T08:11:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:37:45.129-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Around The...'/><title type='text'>Gelaran Bandung Blossom dan Perfect 9 nya 99ers</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bandung (24-10-2009); Hujan kayaknya emang nggak bisa menghentikan kemeriahan Bandung Blossom yang digelar tadi pagi... ada parade kendaraan hias dan karnaval yang meriah...meski hujan mengguyur kota Bandung dengan cukup derasnya tapi untung saja semarak Perfect 9 yang melanjutkan parade Bandung Blossom dapat terlaksana... Meriah!!! Nggak salah deh kalo Bandung emang dapet julukan kota kembang,,,sok liat aja tema yang dimuat buat kedua acara heboh itu...FULL COLOR...

Para pengunjung perfect 9 berwarna-warni mengenakan baju full color (tapi ada juga yang nggak pake...hehe!!!) cukup dengan membayar tiket masuk 10 ribu rupiah, kita udah disajiian berbagai hiburan musik yang keren,,,ada Maryjane yang romantis buat malem mingguan, Rosemary band yang beraliran skatepunk, Lia sang jebolan AFI, Naif...dll pokoknya keren-keren...Oia yang paling keren adalah hasil penjualan tiket @ avenue akan disumbangkan pada korban gempa di Jawa Barat...





Happy B'day Bandung 199...



Happy B'day 99ers radio yang ke 9....



Perfect!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-5856083508928908213?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/5856083508928908213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/10/gelaran-bandung-blossom-dan-perfect-9.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5856083508928908213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5856083508928908213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/10/gelaran-bandung-blossom-dan-perfect-9.html' title='Gelaran Bandung Blossom dan Perfect 9 nya 99ers'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7349134723217320450</id><published>2009-08-25T20:37:00.001-07:00</published><updated>2010-02-16T21:45:23.886-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>TooLong!</title><content type='html'>Lama.., rasanya lama sekali tak mengunjungi Khansaisme. 
Yang pasti sudah banyak kejadian yg terjadi dan menimpa Khansaisme,..Mulai dari perseteruan yang terjadi dgn teman-temannya, perjuangan untuk mempertahankan dan menunjukkan betapa kuatnya arti sbuah persahabatan, keberhasilan sbuah rekayasa mini, hingga perpisahan yang memang tak mampu dicegah, sampai pd masalah percintaan yg rumit (katanya mirip cerita' dalam komik serial cantik Jepang,..Haha) dan forbidden lov yg menghinggap. 
Fiuhh! Sangat menantang hidup itu, tapi tetap ada semangat di dalamnya, karena semangat yang tak pernah padam dalam diri Khansaisme akan membuat smua harapan dan impian menjadi kenyataan dan masalah pun beres. SEMANGAT^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7349134723217320450?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7349134723217320450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/08/toolong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7349134723217320450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7349134723217320450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/08/toolong.html' title='TooLong!'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6910538587303059654</id><published>2009-07-12T05:13:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:45:23.887-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>My PoeM-Cara Cinta</title><content type='html'>Cara Cinta///





Sebuah cinta tak harus diucapkan
Sebuah cinta adalah sesuatu yang harus diungkapkan
Meski tanpa kata-kata
Tapi dari belaian lembut dan dekapan hangatnya
Perasaan cinta dapat tersampaikan

Denyut cinta dapat kau rasakan
Alirannya membahagiakan …
Desirannya terkadang menyedihkan…
Dan detakannya terkadang menyakitkan
Selalu saja ada tawa untuk cinta

Tapi cinta mempunyai cara berbeda untuk setiap makhluk
Bias cinta hanya akan terasa di hati yang penuh cinta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6910538587303059654?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6910538587303059654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/07/my-poem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6910538587303059654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6910538587303059654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/07/my-poem.html' title='My PoeM-Cara Cinta'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-133197928667441263</id><published>2009-07-08T07:45:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:38:46.435-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>The Power Of Dream</title><content type='html'>&lt;div&gt;

&lt;div&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: center; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 150%; mso-ansi-language: INfont-family:Arial;font-size:18;" lang="IN"  &gt;The Power of Dream&lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Menulis.., terkadang kata kerja itu terdengar berat untuk dilakukan. Padahal pada dasarnya menulis merupakan suatu hal yang dapat dilakukan oleh semua orang, bahkan untuk orang yang buta huruf pun dapat menulis. Contohnya saja Hillary Clinton, meski wanita itu tidak buta huruf, tapi dia tak punya cukup waktu untuk menulis meski banyak sekali ide briliant yang dapat ditulisnya. Tapi, Hillary Clinton mempunyai seorang juru tulis yang dapat membantunya untuk menuangkan segala ide dan gagasan cemerlangnya dalam sebuah buku dan tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Jadi, menulis itu berawal dari ide yang pastinya dimiliki oleh semua orang. Hanya saja setiap orang memiliki berbagai macam cara untuk menuangkan idenya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Nah, khusus untuk ini kita akan mengetahui bagaimana sih cara menuangkan ide melalui tulisan, dan menghilangkan pandangan bahwa menulis itu rumit dan susah, tapi kita akan menegaskan bahwa menulis itu mudah dan menyenangkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;So Easy and Enjoy...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: center; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: center; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Kekuatan Mimpi Yang Tak Pernah Habis Dalam Menulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;First Step to Writing&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Menulis merupakan suatu seni yang berawal dari ide, yang pasti dapat dimiliki dan dimunculkan oleh semua orang melalui berbagai cara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Ide itu yang kemudian dapat dijadikan sebuah judul, tema, hingga terciptalah sebuah tulisan, namun seperti pernah dinyatakan bahwa ‘Tak ada yang mutlak dalam dunia tulis menulis, kecuali kemauan untuk menulis’ (-&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;writing is easy&lt;/i&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Nah, sekarang kita gali yuk...dari mana saja sih ide itu bisa datang&lt;&lt;&lt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Semua orang pasti pernah mengalami hal ini,,,,Yups, mimpi! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Mimpi merupakan keinginan alam bawah sadar manusia yang terkadang tak dapat untuk diungkapkan dalam kehidupan nyata. Jadi, mustahil sekali jika seseorang tak punya mimpi dan tak pernah bermimpi dalam hidup dan tidurnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Bagi saya pribadi, mimpi merupakan aset dan inspirasi terbesar yang saya miliki, karena dari mimpi saya mendapatkan berbagai ide yang jarang terpikirkan dalam keadaan terbangun dan sadar. Tapi, bukan berarti saya manusia pemimpi loh!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;The Dream’s Come True&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Ketika kita memimpikan hal yang menurut kita unik, dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi sebuah tulisan, baik cerpen, novel atau apapun. Sebaiknya saat kita terbangun dan kita masih mengingatnya, kita harus cepat-cepat menulisnya&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;sebelum kita&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;lupa. Mungkin kita tak perlu menulisnya dengan detail, tapi cukup tuliskan saja poin-poin pentingnya dalam lembar tulisan yang biasa kita gunakan, bisa&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;buku, note, atau bahkan langsung di komputer atau laptop.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Misalnya saja, saya pernah bermimpi hal yang cukup mustahil namun cukup menarik. Beberapa bulan lalu saya bermimpi dapat menjelajahi waktu dengan menggunakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;teleportasi, &lt;/i&gt;cukup menyenangkan bisa memimpikan hal itu. Saat bangun tidur saya sedikit menyesal, karena saya menyadari bahwa itu hanyalah bunga tidur yang mustahil untuk saya wujudkan, namun karena menurut saya sangat menarik. Jadi, langsung saja saya tulis sebuah cerita mengenai seorang gadis remaja yang dapat melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;teleportasi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Meski sangat mengkhayal, tapi itulah kekuatan&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;mimpi yang imajinatif. Hal itu dapat dijadikan ide/gagasan utama untuk memulai menulis, mungkin kita dapat menghasilkan tulisan yang sangat imajinatif dan fantastis dengan memanfaatkan kekuatan mimpi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Tapi, bagi penulis pemula biasanya masih lekat dengan penyakit narsis. Kita sering menggambarkan diri kita sebagai peran utama dalam setiap cerita/tulisan yang kita buat, khususnya cerita fiksi. Tapi tak dipungkiri juga bahwa cara ini sangat jitu untuk membuat tulisan semakin hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Second Step To Writing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Setelah kita mempunyai tema atau ide utama yang menarik, kita dapat langsung memulai menulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Tuangkanlah apa saja yang ingin kita tulis dalam tulisan kita, saat kita mulai menulis, kita akan merasa membuat dunia baru yang dapat kita rancang dan kita buat semau kita. Namun dalam hal ini kita juga harus dapat bertanggung jawab dengan apa yang kita tulis. Yang terutama dalam menulis adalah tidak boleh membuat sebuah profokasi yang tidak benar akan suatu hal, tapi itu berlaku untuk tulisan nonfiksi, sedangkan untuk tulisan fiksi kita mempunyai kebebasan yang lebih besar dan jauh lebih luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Namun, jika kita merasa kesulitan untuk mulai menulis meskipun kita sudah mempunyai ide, kita dapat menggunakan sebuah tongkat pemandu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Seseorang pernah mengatakan bahwa sebuah ide dapat kita jadikan pohon ide yang memiliki banyak cabang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Pohon ide itu berbentuk &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;mind maping&lt;/i&gt;, dengan membuat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;mind maping&lt;/i&gt; kita akan membuat menulis menjadi lebih mudah dan tetap terfokus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;How To Make Mind Maping???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Mula-mula kita menuliskan ide utama yang kita miliki, kemudian kita tuliskan hal/ide-ide lain yang berhubungan dengan ide utama itu. Setelah dari ide-ide ke-dua, kita tuliskan lagi id-ide ke-tiga, begitulah seterusnya. Maka setelah jadi kita akan tahu betapa banyaknya ide yang timbul dari ide utama itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;?xml:namespace prefix = v ns = "urn:schemas-microsoft-com:vml" /&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" stroked="f" filled="f" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t"&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;v:formulas&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;&lt;v:path gradientshapeok="t" extrusionok="f" connecttype="rect"&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" ext="edit"&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape style="Z-INDEX: -2; POSITION: absolute; TEXT-ALIGN: left; MARGIN-TOP: 39.65pt; WIDTH: 414pt; HEIGHT: 225pt; MARGIN-LEFT: 0px; LEFT: 0px" id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata title="Mind Maping" src="file:///C:\DOCUME~1\frenz4\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Hal ini sama saja dengan mengembangkan ide atau tema yang akan memperkaya tulisan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 230px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356101426585667074" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SlSx3qCaBgI/AAAAAAAAAG8/86pn0ppHCAM/s320/Mind+Maping.jpg" /&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Nah, mudah kan???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Mind maping, selain memudahkan kita dalam mengembangkan ide, ternyata juga dapat membantu kita untuk menemukan ide baru yang mungkin akan jauh lebih baik dari ide awal kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Menulis Menulis dan Menulis...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Mulai menggoreskan sebuah kata, menyusun kata menjadi kalimat, hingga akhirnya menjadi sebuah tulisan yang cantik dan menarik untuk dibaca. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Setelah menemukan ide dari mimpi, membuat pohon ide..., sekarang saatnya kita membuat kerangka tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Pembukaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Untuk menulis sebuah cerita fiksi, kita bisa memulainya dengan pembukaan. Bagian pembuka cerita ini sangat penting, karena saat pembukaannya menarik pasti akan membuat pembaca penasaran dengan bagian selanjutnya. Dalam pembukaan, biasanya kita bisa memperkenalkan para tokoh dalam isi cerita dan memberikan gambaran mengenai ‘Apa sih cerita yang akan dibaca ini’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Konflik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Kemudian kita bisa melanjutkannya dengan isi cerita, untuk membuat sebuah tulisan semakin menarik, kita jangan sampai lupa untuk memuat konflik. Selain sebagai bumbu jitu, konflik juga bisa disebut nyawa cerita yang mampu membuat cerita yang kita tulis itu hidup. Hal yang terpenting dari sebuah konflik adalah harus logis dan realistis, karena meskipun yang kita tulis adalah cerita fiksi yang imajinatif, tapi jika konflik yang dimuat memuat unsur relistis dan logis, maka tulisan akan lebih tampak real. Hingga akhirnya setelah membaca tulisan kita pembaca akan bertanya-tanya dalam hatinya ‘Apa bener ya???”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Mengakhiri Cerita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Setelah melalui konflik menegangkan yang menjadi puncak cerita, kita haruslah mengakhiri cerita dengan menarik dan berkesan bagi pembaca. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Ending yang menarik, berkesan, dan tidak mudah ditebak. Itu adalah cara mengakhiri cerita dengan jitu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Ayo,,,wujudkan mimpimu dalam dunia menulismu,,,so easy,,,so real,,,and enjoy!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Sumber:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-INDENT: -0.25in; MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: INfont-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;span style="mso-list: Ignore"&gt;-&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Seri Komunikasi Praktis (Fiksi) oleh Hadi Purnama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; TEXT-INDENT: -0.25in; MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: INfont-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;span style="mso-list: Ignore"&gt;-&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Writing is easy&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: center; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Nih,,,Yang Nulis ‘The Power Of Dream’&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 202px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356100927502048194" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SlSxamzmW8I/AAAAAAAAAG0/hDGtpD6f_r8/s320/Khans1.JPG" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;v:shape style="Z-INDEX: -1; POSITION: absolute; TEXT-ALIGN: left; MARGIN-TOP: -0.55pt; WIDTH: 135pt; HEIGHT: 212.05pt; MARGIN-LEFT: 0px; LEFT: 0px" id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" wrapcoords="-120 0 -120 21524 21600 21524 21600 0 -120 0"&gt;&lt;v:imagedata title="Khans1" src="file:///C:\DOCUME~1\frenz4\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.jpg"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;?xml:namespace prefix = w ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:word" /&gt;&lt;w:wrap type="tight"&gt;&lt;/w:wrap&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Khansa Maria, lahir di Cilacap pada tanggal 15 November 1988. Sebagai anak pertama, meskipun cewek, tapi harus tetap menjadi anak yang bertanggung jawab dan dapat menjadi contoh baik bagi dua adiknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; LINE-HEIGHT: 150%; MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;Sejak SMP sangat senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia, apalagi kalo disuruh mengarang...,hmmm seneng banget!!! Karena seneng berimajinasi dan bermimpi, gadis yang tingginya tak lebih dari 155 cm ini selalu mempunyai imajinasi yang baginya unik dan berbeda dengan orang di sekitarnya. Tapi, nggak kerasa sekarang udah jadi mahasiswi di Stikom Bandung, dan ngambil jurusan jurnalistik pula, jadi nggak boleh terlalu banyak berkhayal...bisa-bisa karya jurnalistik yang dihasilkan semuanya khayalan...hahaha... Semangat!!! Bangun dari tidurmu dan wujudkan mimpimu di dunia nyata...Semangat!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style="MARGIN: 0in 0in 0pt" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;font-family:Arial;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-133197928667441263?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/133197928667441263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/07/power-of-dream_08.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/133197928667441263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/133197928667441263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/07/power-of-dream_08.html' title='The Power Of Dream'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SlSx3qCaBgI/AAAAAAAAAG8/86pn0ppHCAM/s72-c/Mind+Maping.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2205378169954028751</id><published>2009-05-15T04:16:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:38:46.435-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Katak dan Kodok</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;Katak dan Kodok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Katak adalah Kodok. Keduanya sama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt;? Opsss, sayang sekali salah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Selama ini kita selalu menyebut katak atau kodok, padahal dua nama itu adalah milik dua jenis hewan yang berbeda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Meski begitu, keduanya sama-sama hidup di darat dan di air, dan keduanya termasuk dalam amphibia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Sekarang, mari kita membedakan antara Katak dan Kodok…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Katak alias Bangkong yang dalam bahasa Inggris disebut &lt;i style=""&gt;toad, &lt;/i&gt;adalah hewan amphibia yang paling dikenal oleh orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Adik-adik biasanya menyukai hewan berbentuk lucu yang mempunyai hobi melompat-lompat ini. Sedangkan Kodok, dalam bahasa Inggris disebut Frog. Berbedakan?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Kedua jenis hewan ini memang bentuknya mirip. Tapi ada ciri-ciri fisik yang bisa membantu kita membedakan Katak dan Kodok. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Kodok bertubuh pendek, ukuran tubuhnya terkadang gempal atau kurus, Kodok memiliki punggung agak bungkuk, berkaki empat dan tidak mempunyai ekor atau disebut &lt;i style=""&gt;anura &lt;/i&gt;(an- tidak, ura-ekor). Selain itu kodok umumnya berkulit halus, lembab, dengan kaki belakang yang panjang. Sebaliknya, katak atau bangkong mempunyai kulit kasar berbintil-bintil sampai berbingkul-bingkul, bahkan terkadang kulitnya kering, dan kaki belakangnya seringkali pendek, sehingga kebanyakan kurang pandai melompat jauh. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Namun kedua istilah nama hewan ini sering pula dipertukarkan penggunaannya....tapi...karena kita sekarang sudah tahu perbedaannya, maka kita dapat menggunakan nama yang tepat untuk hewan yang tepat pula ya....!!!!
&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2205378169954028751?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2205378169954028751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/05/katak-dan-kodok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2205378169954028751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2205378169954028751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/05/katak-dan-kodok.html' title='Katak dan Kodok'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3284867952341312918</id><published>2009-04-18T04:41:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.767-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>About What???</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;About Khansaisme n Pendekar Biru...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta itu rumit,,, dan kadang ngebuat kita BEGO! Khansaisme nggak pernah nyangka kalo dia akan nemuin seorang Pendekar Biru yang bener-bener ngebuat dia STUPID! Tapi nggak bisa dibilang begitu juga sih, karena semakin lama Khansaisme semakin ngerasa kalo Pendekar Biru ini memiliki sebagian sifat buruk Khansaisme,,, jadi mau marah gimana...kalo yang dihadapin adalah sifat buruknya yang kini berwujud dihadapannya... jadi kalo Khansaisme marah, berarti dia juga memarahi dirinya sendiri,,, akan kecuekkannya, ketidaksukaannya akan basa-basi... itu Khansaisme banget!!! Yups..... Pendekar Biru punya semua sifat negatif Khansaisme,,,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi,,, mungkin nggak sih semua ini disebut cerminan diri???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;About Makhluk Kegelapan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wew...!!! Kelanjutan kisah makhluk kegelapan yang merajalela itu semakin seru aja... Khansaisme udah nyiapin beberapa pasukan yang siap tempur,,, jadi jangan heran kalo nanti makhluk kegelapan itu tinggallah nama yang tak mungkin akan dikenang...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3284867952341312918?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3284867952341312918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/about-what.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3284867952341312918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3284867952341312918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/about-what.html' title='About What???'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6205869445893604065</id><published>2009-04-09T05:34:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.767-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Kesenangan dan Kepedihan Khansaisme part 2</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;...
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Akhir-akhir ini Khansaisme ngerasa kalo nyawa dalam tubuhnya lagi nggak ngumpul semua..., mulai dari pengkhianatan prinsip yang dilakukannya karena Pendekar Biru..., hilangnya logika Khansaisme yang ngebuat dia mirip banget sama makhluk cewek yang lagi kena &lt;i style=""&gt;Sindrome Loveacut&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi untungnya hal itu bisa ngebuat Khansaisme ngerasa sedikit tenang dengan masalah besar yang lagi menimpanya..., yups... Problem...tepatnya Big Problem...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Khansaisme yang sekarang ini masih kuliah di Stikom itu harus rela nerima kenyataan bahwa dia sekarang sedang jadi bulan-bulanan sekumpulan orang (makhluk kegelapan) di kampusnya yang kayaknya sih &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;‘Sirik’&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; sama dia...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebuah fitnah dilontarkan oleh sekelompok makhluk kegelapan itu kepada Khansaisme,,, ribuan cercaan tak luput menderanya... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi, Khansaisme yakin kalo kebenaran senantiasa satu... dan itu pasti akan menang... Biarin aja makhluk-makhluk kegelapan itu ngoceh seenaknya, Khansaisme nggak akan pernah peduli sama omongan negatif orang tentang dirinya,,, asalkan Khansaisme yakin kalo dia nggak pernah nyakitin makhluk-makhluk itu,,, meskipun saat ini makhluk-makhluk kegelapan itu lagi nyuntikin racun mematikan bernama Fitnah di otak penghuni Stikom... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="background: yellow none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" lang="IN"&gt;Hanya satu hal yang ingin&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; Khansaisme tegaskan dan pertanyakan pada makhluk-makhluk kegelapan... “Apa sih masalahmu??? Pernah gitu aku ngerugiin kamu???”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan yang paling sallut adalah... “Good Job....! Kalian emang makhluk yang pinter banget muter balikin fakta...!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6205869445893604065?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6205869445893604065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/kesenangan-dan-kepedihan-khansaisme_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6205869445893604065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6205869445893604065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/kesenangan-dan-kepedihan-khansaisme_09.html' title='Kesenangan dan Kepedihan Khansaisme part 2'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-24244396981826395</id><published>2009-04-06T23:10:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:32:45.767-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Kesenangan dan Kepedihan Khansaisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Opss..., satu bulan ini kayaknya Khansaisme udah terjangkit &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sindrome Loveacut....&lt;/span&gt; dari sebuah jendela misterius Khansaisme nggak bisa melewatkan sedikitpun bayangan Pendekar Biru yang lalu-lalang, tunggang langgang dengan kuda birunya... Khansaisme's Crazy huh!!!

Ya...ya...ya... sebuah kesenangan emang selalu dibarengi dengan ketidaksenangan....

Ada makhluk kegelapan yang sepertinya iri dengan Khansaisme,,, makian dan hujatan dilontarkan makhluk kegelapan itu, seolah-olah Khansaisme adalah penghalang kesuksesan dan kepopuleran dalam hidupnya... sampai akhirnya Khansaisme sadar bahwa apa yang ia miliki telah membuat makhluk kegelapan itu iri hati... (Stupid Boy!!!)
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-24244396981826395?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/24244396981826395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/kesenangan-dan-kepedihan-khansaisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/24244396981826395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/24244396981826395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/04/kesenangan-dan-kepedihan-khansaisme.html' title='Kesenangan dan Kepedihan Khansaisme'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-5929914788576763012</id><published>2009-03-17T03:28:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T21:30:11.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Novels'/><title type='text'>Dilema Selubung Kematian</title><content type='html'>Bingung,,,ni...mw ngelanjutin posting Selubung Kematian ga ya????....


Ragu!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-5929914788576763012?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/5929914788576763012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/03/dilema-selubung-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5929914788576763012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5929914788576763012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/03/dilema-selubung-kematian.html' title='Dilema Selubung Kematian'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1486316891746643414</id><published>2009-02-24T03:50:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.211-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Sorry...</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="footer"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Monotype Corsiva"; 	panose-1:3 1 1 1 1 2 1 1 1 1; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Footer Char"; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:center 3.0in right 6.0in; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.FooterChar 	{mso-style-name:"Footer Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Footer; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:21;"  &gt;Kisah Sepotong Sandwich&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;
&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:21;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sepotong &lt;i style=""&gt;sandwich&lt;/i&gt; yang terdiri dari roti yang setengah dipanggang, dengan sayuran dan keju yang diapit di tengahnya. Rasanya pasti enak!(itu pikirku)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Tapi sayang, sore itu aku membuat kesalahan besar yang membuat sepotong &lt;i style=""&gt;sandwich&lt;/i&gt; ini jadi nggak enak buat dimakan! Bukan cara membuatnya yang salah, tapi aku melakukan kebodohan dengan &lt;i style=""&gt;sandwich&lt;/i&gt; itu, yang mungkin membuat hati seseorang dongkol padaku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku ini emang bodoh bin stupid ya…! Aku jadi inget perkataan temenku yang bunyinya gini, &lt;i style=""&gt;‘Kamu itu omongannya pedes banget!’&lt;/i&gt;. Inget omongan itu aku sempet sakit hati. Tapi, bukan maksudku buat nyakitin hati orang dengan ucapan yang keluar dari mulutku…, aku pikir aku cuma bercanda, kok! (Sebuah pembelaan diri yang tolol)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kalo aja waktu ini bisa diputer ulang, aku pingin memperbaiki kesalahan yang kubuat beberapa menit lalu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ya Tuhan…! Aku bener-bener nyesel…, berilah aku kesempatan buat memperbaiki kesalahan konyolku itu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Buat orang yang ngerasa dongkol bin enek padaku, aku minta maaf ya… aku nggak punya niat buat nyakitin hati seorang teman karena omonganku yang ceplas ceplos itu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Sebuah penyesalan memang selalu datang diakhir kisah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Tapi…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Apakah kau tau mengenai pengharapan???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Aku berharap waktu tadi nggak pernah terjadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Aku berharap kebodohanku itu nggak pernah aku lakuin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Dan aku berharap…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Dan…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Aku berharap aku bisa memberikanmu sepotong sandwich special dengan sebuah kata maaf di dalamnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:16;"  &gt;Buat seseorang teman yang mungkin nggak mengerti arti kata sandwich&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1486316891746643414?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1486316891746643414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/sorry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1486316891746643414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1486316891746643414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/sorry.html' title='Sorry...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-9126255683822808215</id><published>2009-02-08T23:35:00.001-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.211-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>To Khansaisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khansaisme,,,




Please ingetin aku akan hal ini...
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-9126255683822808215?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/9126255683822808215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/to-khansaisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9126255683822808215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9126255683822808215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/to-khansaisme.html' title='To Khansaisme'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3128067603612729023</id><published>2009-02-08T23:31:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:49:49.091-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Ramalan 1</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini, tepatnya siang ini... ada sebuah ramalan yang membuat bulu kudukku sedikit merinding...
Aku nggak tau, apa semuanya akan menjadi kenyataan tiga tahun lagi...

Aku ingin membuktikannya...
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3128067603612729023?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3128067603612729023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/ramalan-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3128067603612729023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3128067603612729023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/ramalan-1.html' title='Ramalan 1'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8628304905300396121</id><published>2009-02-03T03:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:43:08.209-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Khansaisme mengakhiri semester tiga matakuliah KomPrak</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgxmzdB5tI/AAAAAAAAAFU/sj2wGCX5xR8/s1600-h/Cover+CV.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298539504318146258" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 238px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgxmzdB5tI/AAAAAAAAAFU/sj2wGCX5xR8/s400/Cover+CV.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Hosh...hosh...!!!&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Selesai...!!!&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya setelah menyelesaikan dua resensi yang menjadi tugas Ujian Akhir Semester tiga ini, Khansaisme nampaknya akan berlibur sejenak,,, &lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Tapi jangan khawatir, Khansaisme akan kembali eksis saat semester empat besok...,,,tentunya dengan mata kuliah KomPrak empat yang membahas mengenai menulis (kayak anak SD ya...!!!)&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;See You Next Time&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8628304905300396121?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8628304905300396121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/khansaisme-mengakhiri-semester-tiga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8628304905300396121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8628304905300396121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/khansaisme-mengakhiri-semester-tiga.html' title='Khansaisme mengakhiri semester tiga matakuliah KomPrak'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgxmzdB5tI/AAAAAAAAAFU/sj2wGCX5xR8/s72-c/Cover+CV.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3511949397127442735</id><published>2009-02-03T03:41:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:44:17.687-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Book'/><title type='text'>Kisah Menakjubkan Keluarga Drakula..</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;Drakula Di Dunia Manusia&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;
&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgt1iwFgBI/AAAAAAAAAFM/5_1Vqov3hUA/s1600-h/Foto(03).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298535359486197778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 286px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgt1iwFgBI/AAAAAAAAAFM/5_1Vqov3hUA/s320/Foto(03).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;

Judul Buku : Keluarga Flood ‘Tetangga Menyebalkan’&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
Penulis : Colin Thompson&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
Penerbit : Atria&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;
Edisi : Cetakan II, September 2007&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align="justify"&gt;

Drakula! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
 &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makhluk menyeramkan yang selalu kehausan darah, dan di jamin jika kamu bertemu dengannya pastilah darahmu habis dalam sekali hisapannya. Eits,,, itu memang benar, sama halnya dengan Keluarga Drakula yang satu ini.
Keluarga Flood memang meminum darah, tapi dalam novel ini Colin Thompson menuturkan sebuah sisi lain keluarga drakula yang konyol dan jenaka, mulai dari keadaan fisik mereka, cara mereka sarapan, sekolah mereka yang jaraknya beribu-ribu kilometer, dan juga tetangga mereka yang usil dan mengganggu.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Novel fiksi terjemahan terbitan Random House Australia setebal 191 halaman ini mengisahkan mengenai keluarga Flood, keluarga ini tinggal di dunia manusia dan memiliki seorang tetangga manusia biasa yang super menyebalkan. Hingga akhirnya, keluarga Dent yang menyebalkan itu harus menemui ajal satu per satu mulai dari anak bungsunya yang disihir menjadi kulkas, anak sulung yang ditelan hidup-hidup oleh kuburan nenek Flood, bahkan ibunya yang menjadi TV Plasma super canggih dan Tn.Dent yang harus menjadi penyedot debu. Tak ketinggalan seorang Sersan yang turut campur dalam masalah dua keluarga tersebut harus mengakhiri karirnya dan diasingkan di pulau terpencil.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Novel yang memiliki judul asli The Floods ini nampaknya ditujukan untuk usia 14-keatas (remaja), karena cara penyelesaian masalah dalam cerita ini memang tidak baik jika ditujukan untuk anak-anak dibawah umur, mengingat kata saling memaafkan tak pernah disinggung dalam kisah ini, melainkan cara menyelesaikan masalah yang seimbang antara apa yang dilakukan dan apa yang didapat. Sedangkan dalam budaya Indonesia, pembalasan dendam masih sangat tidak dianjurkan meski pada kenyataannya hal itu sering terjadi. Mengingat itu, sepertinya penulis juga masih membuka peluang untuk seorang tokoh antagonis yang masih menyimpan dendamnya pada keluarga Flood, yaups… Sersan LeDouche yang diasingkan.
Selain menjadi penulis, Colin Thompson juga berperan sebagai illustrator dalam novel ini. Apalagi ia juga memiliki ciri khas dalam karyanya, sehingga pembaca juga dapat menikmati kekocakkan ilustrasi yang banyak ditampilkan. Dan yang pasti kisah Keluarga Flood ini sangat mudah dicerna oleh pembaca, meski adanya ilustrasi yang cukup banyak ini dapat juga membatasi imajinasi pembaca.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain isinya yang unik, novel ini juga mempunyai cover yang cukup menarik untuk sebuah cerita fiksi horror yang bercampur lelucon, apalagi kita dapat menemukan halaman silsilah keluarga yang digambar dengan bentuk sulur-sulur akar yang sangat kreatif. Tak hanya itu, di halaman belakang pun penulis menggambarkan mengenai rumah keluarga Flood lengkap dengan halamannya, serta memberikan penjelasan mengenai karakter tokoh yang ada dalam cerita secara urut bahkan sampai pada hewan-hewan peliharaan keluarga Flood dan juga tips-tips unik dari leluhur keluarga Flood.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan akhirnya, penulis menutup halaman terakhir dengan biografi singkat mengenai dirinya yang ditulis dengan gaya bahasa yang lucu dan unik serta dilengkapi dengan foto-foto masa kecilnya. Colin Thompson, dilahirkan di Inggris dan pada tahun 1995 pindah ke Australia hingga akhirnya melahirkan buku ini dengan bantuan bakat menulis dan menggambarnya.
Benar-benar unik dan menghibur, itulah kata-kata yang pertama muncul setelah saya usai membaca novel ini, meski gambar-gambar itu memang membatasi imajinasi saya karena tokoh antagonis digambarkan jelek sekali, tapi saya mendapatkan sensasi menonton sebuah film yang cukup menghibur dan juga santai.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin jika seseorang mengatakan bahwa ‘suatu karya harus diberikan jiwa, agar karya itu dapat hidup’… saya rasa buku ini memiliki jiwa itu… Dan kita dapat menyambut edisi kedua Keluarga Flood ‘Sekolah Sihir’.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3511949397127442735?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3511949397127442735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/kisah-menakjubkan-keluarga-drakula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3511949397127442735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3511949397127442735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/kisah-menakjubkan-keluarga-drakula.html' title='Kisah Menakjubkan Keluarga Drakula..'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgt1iwFgBI/AAAAAAAAAFM/5_1Vqov3hUA/s72-c/Foto(03).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8005499365895993175</id><published>2009-02-03T03:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:47:19.315-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Around The...'/><title type='text'>Sebuah Petuah, Sebuah Ilmu, dari Seorang Maestro</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgseMPFqFI/AAAAAAAAAFE/05y2yyUHRRo/s1600-h/Foto(02).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298533858793597010" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 252px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgseMPFqFI/AAAAAAAAAFE/05y2yyUHRRo/s320/Foto(02).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div align="justify"&gt;Scenario,,,So Difficult…So Easy
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Judul : Teori Menulis Skenario Film Cerita &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Penulis : H.Misbach Yusa Biran &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Penerbit : PT Dunia Pustaka Jaya bekerja sama dengan PT Demi Gisela Citra Pro &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Edisi : Cetakan Pertama 2006 &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Tebal Buku : 327 halaman&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;


 &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;H.Misbach Yusa Biran, pria kelahiran Rangkasbitung (Banten) 11 September 1933. Pria yang tak lain adalah suami dari aktris Nani Wijaya ini mulai memasuki dunia film pada tahun 1954 di studio Perfini yang dipimpin oleh Usmar Ismail. Pada awalnya ia menjadi Asisten Sutradara dan anggota Sidang Pengarang. Banyak pengalaman yang ia dapat di dunia film, mulai dari membuat scenario, film pendek, film cerita, menjadi dosen di IKJ, hingga akhirnya menulis sebuah buku berjudul ‘Teknik Menulis Skenario Film Cerita’.

&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Skenario,,, merupakan suatu penuntun dalam pembuatan suatu kisah, khususnya dalam sebuah film.

&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terdengar rumitkah sebuah sekenario?
Mungkin saja iya, tapi mungkin juga tidak…
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Inilah ‘Teknik Menulis Skenario Film Cerita’ sebuah buku yang mencoba mengupas mengenai bagaimana cara membuat sebuah naskah scenario itu dapat hidup dan mampu memikat para penikmat film. Mulai dari hubungan antara cerita dan scenario itu sendiri yang mempunyai kaitan sangat erat, bahasa film yang memiliki beberapa unsur dalam komposisi serta sudut pandang kamera hingga mampu mengghasilkan bahasa film yang dramatic dan tetap alamiah, pelaku cerita yang mampu menghidupkan cerita dalam skenario, Dramatisasi dan penonton, struktur bertutur dramatic, konstruksi yang dramatic, dan juga pembahasan mengenai bagaimana cara menentukan gagasan cerita, hingga penyampaian informasi yang efektif pada penonton.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk tiga point penting yang terakhir yang ada dalam buku ini adalah Sinopsis yang harus ada dalam sebuah film cerita, Kerangka scenario yang memuat mengenai rancangan peralihan dari sebuah tulisan sinopsis menjadi sebuah tulisan scenario, dalam hal kerangka scenario penggunaan imajinasi memvisualkan suatu cerita sangat penting. Dan yang terakhir adalah Deskripsi scenario, berisi kalimat-kalimat yang relative singkat dan mudah dipahami pembaca.
Selain tentang mengulas teknik pembuatan scenario, penulis juga mencoba menegaskan bahwa dalam dunia seni perbuatan menjilpak adalah suatu hal yang hina, meski pun kita sadar dan tahu bahwa banyak sekali karya cerita yang tak lain adalah hasil jiplakan. Bukannya tidak boleh, tapi untuk menghargai hasil karya orang lain, maka tak ada salahnya jika para plagiator itu menuliskan sumber yang menginspirasinya.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika dilihat, nampaknya penulis adalah salah satu sineas yang berada dalam kutub idealis dunia perfilman di Indonesia, mengingat dalam buku ini dituliskan bahwa dunia film terdiri daridua kutub, yaitu kutub main stream (mengikuti arus) dan kutub idealis. Penegasan akan keberanian yang harus dimiliki oleh para sineas muda yang harus berani mengambil resiko jika ingin masuk dalam dunia film, karena kutub idealis cukup memiliki banyak tentangan di Indonesia. Bahkan penulis sendiri sempat memutuskan untuk vakum dari dunia film, karena pada tahun 1971 itu dunia film dimarakkan dengan produksi film-film porno.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah mereview isi buku setebal 327 halaman ini, saya yakin bahwa buku ini sangat relevan untuk dikonsumsi oleh mahasiswa komunikasi, apalagi yang mempunyai cita-cita ingin jadi penulis scenario sukses. Tak hanya itu, dalam buku ini juga memuat tentang cara-cara dan jenis pengambilan gambar yang pastinya akan berguna bagi calon kameramen/kamerawati handal. Mengingat saat ini masih jarang buku penulisan scenario yang mampu memenuhi rasa keingintahuan kita secara lebih detail, apalagi dalam setiap bahasan penulis dengan teratur menyampaikan berbagai pengalaman dan juga nasihatnya bagi calon-calon penulis scenario, jadi selain pembaca mempelajari teorinya, pembaca juga dapat mencoba belajar dari pengalaman penulis. Seperti kita tahu bahwa ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain isi materi yang tulis dengan gaya bahasa yang mudah dicerna, kita dapat melihat anatomi buku yang lengkap, dengan ilustrasi sampul yang cukup simple membuat orientasi pembaca langsung tertuju pada judulnya, lidah buku yang memuat mengenai profil penulis, halaman persembahan, daftar isi yang tidak akan membuat pembaca pusing dengan jabarannya yang singkat, kata pengantar, hingga isi sampai pada lampiran yang berisi tentang tambahan bacaan yang dianjuurkan penulis agar pembaca tak hanya berhenti pada buku tulisannya ini, dan juga daftar istilah serta indeks yang memudahkan pembacanya.
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan, tampaknya kita dapat mengatakan bahwa membuat scenario film cerita memang sulit, tapi asalkan kita mempunyai kemampuan dan kemauan, maka tak ada yang sulit dalam hidup ini.
Mungkin setelah saya membaca beberapa buku scenario, buku inilah yang mau memberi nasihat tanpa terasa menggurui selayaknya buku bijak yang membuat pembacanya merasa dekat dengan penulisnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8005499365895993175?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8005499365895993175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/sebuah-petuah-sebuah-ilmu-dari-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8005499365895993175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8005499365895993175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/02/sebuah-petuah-sebuah-ilmu-dari-seorang.html' title='Sebuah Petuah, Sebuah Ilmu, dari Seorang Maestro'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYgseMPFqFI/AAAAAAAAAFE/05y2yyUHRRo/s72-c/Foto(02).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4923870394250520360</id><published>2009-01-31T05:32:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:43:08.210-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Siap-Siap Buat UAS Komprak</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRWPIIwXOI/AAAAAAAAAE8/HMAJ9w59NL0/s1600-h/Foto(07).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297453879576780002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRWPIIwXOI/AAAAAAAAAE8/HMAJ9w59NL0/s320/Foto(07).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRVl_FpECI/AAAAAAAAAE0/GZ9-qW16waA/s1600-h/Foto(07).jpg"&gt;&lt;/a&gt;

&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRVOQjnaGI/AAAAAAAAAEs/2W41DcEy5X8/s1600-h/Foto(05).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297452765145426018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 255px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRVOQjnaGI/AAAAAAAAAEs/2W41DcEy5X8/s320/Foto(05).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;


&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRUMjKEVbI/AAAAAAAAAEk/Y54TJ6ko3lg/s1600-h/Foto(05).jpg"&gt;&lt;/a&gt;



&lt;div align="justify"&gt;Waw,,, hari ini udah selesai baca bukunya... &lt;/div&gt;



&lt;div align="justify"&gt;Tapi sayangnya aku lebih ngeduluin buku fiksi dari pada buku nonfiksi yang kayaknya kalo nekad kubaca sekarang bakal ngebuat kepala pecah (abis banyak banget tugas UAS!!!)&lt;/div&gt;



&lt;div align="justify"&gt;Ditambah lagi penyakit narsis yang akhirnya memaksaku untuk foto-foto dengan makhluk buku itu!!!&lt;/div&gt;



&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;



&lt;div align="justify"&gt;Hohoho,,, Keluarha Flood... Welcome to Khansaisme...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4923870394250520360?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4923870394250520360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/siap-siap-buat-uas-komprak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4923870394250520360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4923870394250520360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/siap-siap-buat-uas-komprak.html' title='Siap-Siap Buat UAS Komprak'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/SYRWPIIwXOI/AAAAAAAAAE8/HMAJ9w59NL0/s72-c/Foto(07).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8767186617955741352</id><published>2009-01-30T04:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.212-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Filosofi Kaki part 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I think, hari ini aku harus mengasihani kakiku yang udah mulai memprotesku,,, kadang aku emang nggak tau diri... aku membuat dia bekerja keras menopang tubuhku yang dikendalikan oleh otak dan pjiwa petualangku yang berlebihan...

Aku harus berkata 'Inget ini kota, bukan pegunungan sejuk yang memberikan udara segar buat tubuhmu! tapi ini adalah kota besar yang menyimpan segudang polusi!'

Meski dia tak pernah mengeluh, tapi dia mengalami kelelahan yang akhirnya membuat tubuhku beristirahat dari petualangan (tapi hanya sejenak!)
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8767186617955741352?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8767186617955741352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/filosofi-kaki-part-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8767186617955741352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8767186617955741352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/filosofi-kaki-part-2.html' title='Filosofi Kaki part 2'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3738159081138853137</id><published>2009-01-27T04:17:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:48:28.004-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>'Bout Paundra</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Wah... sneng banget,,, nggak nyangka seorang Paundrakarna mau ngebales pesan2ku di facebook... Thanks Paundra,,, You are my IdoL... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;^0^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3738159081138853137?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3738159081138853137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/bout-paundra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3738159081138853137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3738159081138853137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/bout-paundra.html' title='&apos;Bout Paundra'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4731193270058003562</id><published>2009-01-22T04:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.212-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Thanks God</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya..., kelaksanaan juga yang namanya wawancara sama petugas pemadam kebakaran.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin suatu pelajaran berharga buatku dan teman-teman lainnya, bahwa suatu hal yang semula dibayangkan sulit, tapi pada akhirnya terlewati dengan mudah!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah apalah istilahnya, setidaknya aku dapat membuktikan bahwa keyakinanku untuk hari ini berjalan dengan baik..., Thanks God... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4731193270058003562?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4731193270058003562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/thanks-god.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4731193270058003562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4731193270058003562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/thanks-god.html' title='Thanks God'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7343805715829269019</id><published>2009-01-21T04:28:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Tomboy's World</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang teman yang bilang 'Keadaan seseorang itu gimana lingkungannya'
dan bagi temanku itu benar, (aku juga setuju)

Karena aku baru saja melihat seorang gadis feminim yang berubah sedikit tomboy karna bergaul dengan manusia tomboy...  Welcome in Tomboy's World ...
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7343805715829269019?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7343805715829269019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/tomboys-world.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7343805715829269019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7343805715829269019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/tomboys-world.html' title='Tomboy&apos;s World'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-938092114178728829</id><published>2009-01-21T04:24:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:43:08.210-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>wawancarawawancarawawancara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ops!!!
Kayanya tugas ini belum ada ujungnya deh!!! Setelah mengurus persuratan perijinan yang bikin mumet itu,,, ternyata aku belum juga bisa memulai wawancara salah seorang penjinak si Jago merah itu (betebetebete!!!)...

Tapi aku masih punya besok, dan aku harus yakinin diriku kalo besok aku pasti bisa mewawancarai salah seorang bapak petugas pemadam kebakaran....! Pasti bisa!!!!
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-938092114178728829?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/938092114178728829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/wawancarawawancarawawancara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/938092114178728829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/938092114178728829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/wawancarawawancarawawancara.html' title='wawancarawawancarawawancara'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3847812032267373547</id><published>2009-01-19T04:25:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:43:08.210-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Dialog Interaktif with Choky Sitohang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kayanya emang nggak salah deh, kalo pria satu ini mendapat gelar MC Profesional…
Gimana nggak…., coz mulai dari presentasi yang dia bawain ‘bout gimana jadi MC/presenter professional…, rasa-rasanya udah ngebuat sebagian peserta acara dialog interaktif yang diadain di Stikom Bandung tadi menjadi punya motivasi buat ngewujudin mimpi mereka akan dunia public speaking.

Yups!!!
Choky Sitohang, pria berdarah Batak yang lahir dan besar di Bandung itu bener-bener jenius membius mahasiswa Stikom dengan segala motivasi dan pelajaran akan dunia presenter. Mulai dari cita-cita yang nggak boleh diremehkan, modal (bakat, niat, kemauan,dll), kiat menjadi presenter professional, dan masih banyak lagi cerita mengenai pengalamannya menjadi seorang presenter. Tapi, ada hal-hal yang sangat ditekankan oleh pria berusia 26 tahun ini, hal-hal itu antara lain adalah; Law of Harvest (hukum tabur tuai) yang dalam hidup ini masih berlaku, dan juga kerendahan hati untuk senantiasa melayani.

Selama tiga jam dialog interaktif yang dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu berjalan dengan sangat menyenangkan dan jauh dari kata membosankan…, bahkan Choky yang tak lain kakak dari salah seorang mahasiswi Stikom itu, kaget saat moderator acara mengumumkan bahwa acara sudah berjalan selama tiga jam (semua mahasiswa yang hadir tertawa melihat tampang kaget presenter StarDut itu)…

Sukses Terus….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3847812032267373547?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3847812032267373547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/dialog-interaktif-with-choky-sitohang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3847812032267373547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3847812032267373547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/dialog-interaktif-with-choky-sitohang.html' title='Dialog Interaktif with Choky Sitohang'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-889610645237365748</id><published>2009-01-18T04:18:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Filosofi Kaki</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kaki...,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Thank's banget God buat kaki yang kau berikan, dan aku berjanji akan selalu mensyukurinya...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karna' organ tubuh inilah yang selalu membawaku berpetualang, mungkin korban pertamaku adalah Miss Kopi Darat yang sepertinya terpaksa mengikuti  petualangan konyolku, and then korban keduaku adalah LiZie..., gadis feminim ini terpaksa menjadi petualang!!! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi, karna feeling yang cukup handal dan rasa penasaranku yang cukup tinggi,,, kakiku terus melangkah menemukan jalan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Filosofi kaki seolah memberitahuku bahwa Tuhan senantiasa memberikan jalan pada umatnya, meski kadang kita putus asa,,, tapi percaya deh kalo Tuhan pasti kasih jalan buat setiap masalah yang muncul dalam hidup kita (meski jalan terkecil sekalipun).....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-889610645237365748?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/889610645237365748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/filosofi-kaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/889610645237365748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/889610645237365748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/filosofi-kaki.html' title='Filosofi Kaki'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6619419195702851288</id><published>2009-01-10T23:19:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>'bout Love</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amazing! mungkin itu sebuah kata yang pantas untuk mengartikan sebuah cinta...,

Sebuah hal yang menurutku konyol..., terkadang manusia dapat menjadi makhluk tertolol yang tak mampunyai otak untuk berpikir...,,, mungkin bener kalo kata Agnes "Cinta tak ada LOgika"

Bagaikan terbutakan oleh cinta, logika seorang manusia itupun hilang...,,,, dan manusia tak ada bedanya dengan makhluk yang perasa yang hanya menomorsatukan perasaan.

Mungkin aku terdengar egois kalo udah menyangkut CINTA antara lawan jenis, tapi bukan salahku aku tak pernah mau merasakan satu hal sakral itu, Aku hanya mencoba lebih mengedepankan logikaku daripada perasaanku.

Seorang gadis yang mencintai seorang cowok, terkadang ia rela disakiti meski ia menyadari hal itu tak mengenakkan,... itulah yang diperbuat oleh CINTA.

Dalam Kansaisme tak pernah ada logikanya melakukan hal yang sudah jelas tak bermanfaat, apalagi menambah masalah..., yupSSSS!!! Ada satu masalah yang tak pernah kumiliki dan setidaknya itu akan membuat hidupku lebih terasa menyenangkan daripada orang lain,,,, But MyLife's For MyFamily n MyWorlds.... Do You want To Be My World????....
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6619419195702851288?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6619419195702851288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/bout-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6619419195702851288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6619419195702851288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/bout-love.html' title='&apos;bout Love'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2174667604060141313</id><published>2009-01-07T21:37:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Hohoho</title><content type='html'>2009...

Untung aja Kansaisme ga bulukan ya!!!

Selesai meliburkan diri dari kuliah, finally aku bisa kembali ke duniaku ini....

Happy New Year.... (Telat!!!!)

II ^O^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2174667604060141313?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2174667604060141313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/hohoho.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2174667604060141313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2174667604060141313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2009/01/hohoho.html' title='Hohoho'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1963116760140087581</id><published>2008-12-19T22:08:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:47:19.316-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Around The...'/><title type='text'>Seminar???</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;What??? Seminar Jurnalistik???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bukannya ngebahas tuntas mengenai jurnalistik, ini malah ngebahas pusing masalah politik,,, Yippyyyyy..., tadi ada seminar jurnalistik yang diadain sama Fikom Universitas ternama di Bandung, memang sih temanya mengenai 'Media, Demokrasi, dan Konflik antar komunitas di INdonesia'....,,, dan yang cukup ngebuat BT adalah pembahasannya yang terlalu sempit dengan masalah politik!!! (Jelas aja lebih berat ke masalah politik cz yang diundang salah satunya  adalah pengamat politik) padahal demokrasi dan tetek bengek itukan nggak hanya terpaut pada hal yang namanya politik!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi sutralah,,,, aku dapat sertifikat tapi nggak dapet ilmu yang cukup berarti!!! tapi seneng juga bisa ketemu ama GUnawan Mohammad!!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1963116760140087581?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1963116760140087581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/seminar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1963116760140087581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1963116760140087581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/seminar.html' title='Seminar???'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-9146983078852100290</id><published>2008-12-19T04:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:49:49.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Rencana akhir tahun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang udah tenang!!! Meskipun seharian ini aku jalan-jalan (bener-bener jalan pake kaki loh!) sampe gempor, tapi aku puas karna kerjaanku akhirnya beres...


Tapi,,, kayaknya aku udah nggak sabar buat mudik, dan aku mau minta maaf sebelumnya, karna selama aku mudik pasti aku bakalan jarang ngunjungin kansaisme....,,,, bukannya apa-apa, karna aku yakin aku akan jadi orang yang lebih berguna akhir tahun ini kalo aku ada di rumahku, daripada aku disini...,,,OPs!!! Bukannya aku males kuliah (rencananya mau ijij, kalopun nggak dapet ijin ya udah pasti bolos), tapi kuliahku juga nggak akan jalan kalo aku besok nggak balik (Pesimis banget sih)....


I'm Comeback!!!!


Homesick meski orang tua udah ngunjungin (cuma mamah ma adik),,,, I Miss U Dad!!!! (hehehe)
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-9146983078852100290?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/9146983078852100290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/rencana-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9146983078852100290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9146983078852100290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/rencana-akhir-tahun.html' title='Rencana akhir tahun'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2676520335618333923</id><published>2008-12-14T22:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:41:31.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Beberapa Hari Kemarin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uhhh!!!!


Dah brapa hari ya nggak melihat Khansaisme..., abis dari kemarin aku terlalu sibuk dengan duniaku yang sungguh patut disyukuri, karena kebahagiaan senantiasa melimpah (Thanks...God!)...

Menyambut keluarga yang datang mengunjungiku, terutama ada adikku yang lucu dan imut,... selalu tersenyum dan tertawa setiap saat, tapi akhirnya harus termenung dan terdiam saat melihat mereka pergi untuk kembali pulang,,, hiks...hikssshiksss!!!


Ih, nggak boleh cengeng!!!



&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2676520335618333923?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2676520335618333923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/beberapa-hari-kemarain.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2676520335618333923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2676520335618333923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/beberapa-hari-kemarain.html' title='Beberapa Hari Kemarin'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6721388801859505273</id><published>2008-12-07T05:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:48:28.005-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>Bambang Trim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/STvL4n9sW9I/AAAAAAAAACc/yG9AernY35Q/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 93px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/STvL4n9sW9I/AAAAAAAAACc/yG9AernY35Q/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277035562055523282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;


Menulis…, terkadang hal itu merupakan kegiatan yang menyulitkan, memusingkan, dan ribet. Padahal menulis merupakan sebuah kegiatan ringan yang mampu merefleksikan siapa diri kita, bagaimana diri kita, dan apa sih yang kita inginkan. Melalui tulisan seringkali kita lebih dapat mengungkapkan apa keinginan kita dengan lebih jelas dan lengkap. Namun tak jarang pula orang berpikir bahwa menulis lebih sulit dari pada berbicara atau sebaliknya.
Dan, kalau sudah menyinggung dunia tulis menulis, kita pasti akan langsung teringat dengan tokoh penulisan dan perbukuan di Indonesia, yang mungkin akan membuat kita tertarik untuk mendalami dunia penulisan ataupun perbukuan.
Bambang Trim, dia adalah seorang praktisi dalam dunia perbukuan nasional yang sudah menyelami dunia penerbitan buku selama lebih dari lima belas tahun. Cukup lama baginya bergelut di dunia buku, kariernya dimulai sebagai seorang penulis buku pelajaran dan copyeditor di sebuah penerbit. Hingga kini ia telah menulis lebih dari 70 judul buku dari berbagai jenis, serta telah menyunting ratusan naskah buku dan membidani lahirnya buku-buku bestseller nasional.
Banyak hal yang ia lakukan dalam dunia buku, mulai dari riset tentang fenomena, system, maupun konsep perbukuan masa kini.
Pria yang kerap menjadi trainer dan fasilitator dalam pelatihan, seminar, maupun lokakarya perbukuan. Dan jabatan terakhirnya adalah sebagai direktur utama MQS publishing dan Vice President di Salamadani, selain itu ia juga menjadi dosen luar biasa di Program D3 editing Unpad.
Nah, cukup tertarikkah untuk lebih mendalami dunia buku dan tulis-menulis???
Untuk lebih jelasnya kamu bisa send email aja ke: trimcomm@yahoo.com atau klik langsung websitenya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6721388801859505273?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6721388801859505273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/bambang-trim.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6721388801859505273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6721388801859505273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/bambang-trim.html' title='Bambang Trim'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CfCwAkRlSTI/STvL4n9sW9I/AAAAAAAAACc/yG9AernY35Q/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4276100905464811923</id><published>2008-12-07T05:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:51:43.035-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>About My Favorite Actor</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daniel Radcliffe’s Biography
Daniel Radcliffe was born in London at July 23 1989. His full name is Daniel Jacob Radcliffe, and nick name’s Dan, he grew up in London. He has brown hair, blue eyes and beautiful smile.
Daniel Radcliffe is begin to acting when he eight years old. And in 2000 years, his movie ‘Harry Potter’ became box office in the world. Daniel Radcliffe quickly became a big star in Hollywood (movie center in the world). He became expensive star for teenager category, and then he became rich teenager number one in the world.
Her hobby is playing PlayStation 2, her favorite city is London because he born and live in London, and he say; “I’m not bored in London because much I can do in London.”   And then he has a dream sometimes have a Red Cadillac… so cool!
Not more Harry Potter the movie, Daniel Radcliffe also playing in some movie with title ‘Equus’ and ‘December Boys’.
Now he has an apartment in London with a fantastic interior as like as in Harry Potter’s world.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4276100905464811923?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4276100905464811923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/about-my-favorite-actor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4276100905464811923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4276100905464811923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/about-my-favorite-actor.html' title='About My Favorite Actor'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8381788430502673782</id><published>2008-12-07T05:04:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:51:43.035-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>Detektif Tiga Zaman</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sherlock Holmes, dikenalkan pada dunia melalui novel berjudul A Study in Scarlet. Tokoh detektif jenius yang mampu memikat masyarakat dunia ini merupakan karya pria berkebangsaan Inggris yan berprofesi sebagai dokter, dialah Sir Arthur Conan Doyle.
Sedangkan di Jepang,  komik Boys Detective mulai diterbitkan tahun 1948. Karya Edogawa Ranpo ini cukup menggemparkan dunia sastra di Jepang pada jamannya, tapi beruntunglah, karena Edogawa Ranpo mampu menjadi pelopor dan penulis nomor satu untuk novel Detektif, bahkan hingga akhir hayatnya. Tapi jangan salah, komik detektif inilah yang banyak menginspirasi Aoyama Gosho dalam membuat tokoh Conan Edogawa. Bahkan diakui oleh Aoyama Gosho dan dituliskan dalam karyanya bahwa nama Conan Edogawa diambil dari dua nama penulis favorit Shinichi Kudo dan juga Yusaku Kudo (ayah Shinichi-red), yaitu Sir Arthur Conan Doyle dan Edogawa Ranpo. Selain itu ada juga persamaan keahlian toko yang ada dalam Boys Detective dan Detektif Conan, yaitu Phantom 20 wajah (Boys Detective) dan juga Kaito Kid (Detektif Conan) yang sama-sama ahli dalam penyamaran meski keduanya mempunyai sifat yang tak sama. Selain itu, ada juga penamaan yang mirip dalam kedua tokoh utama komik detektif tersebut, Akechi Kogoro (Boys Detective) si detektif jenisu dan Kogoro Mouri (Detektif Conan) si detektif yang kadang-kadang bisa jenius (hehehehe).
And then…, Dua komik ini seolah menjadi trend komik detektif yang terkenal di Jepang, tapi kalau sudah menyinggung genre detektif, rasanya kita tak mungkin dapat lepas dari legenda Sherlock Holmes yang mendunia. Boys Detective mungkin dulu sudah lebih dulu mengalami masa-masa kejayaannya, sedangkan Detektif Conan adalah generasi muda yang meneruskan kisah komik petualangan detektif yang cerdas, sedangkan Sherlock Holmes adalah legenda yang tak pernah kehilangan penggemarnya… semua itu terbukti dari jumlah cetakan dan novel-novelnya yang kini masih bertebaran dan merajai stand novel-novel detektif di toko buku kesayangan kita…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8381788430502673782?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8381788430502673782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/detektif-tiga-zaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8381788430502673782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8381788430502673782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/detektif-tiga-zaman.html' title='Detektif Tiga Zaman'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7358096349098079490</id><published>2008-12-07T05:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:51:43.035-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>Edogawa Ranpo's File</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Edogawa Ranpo terlahir dengan nama Hirai Tarou, lahir pada tahun 1894 di sebuah kota bernama Meiba perfektur Mie. Pria lulusan Universitas Waseda ini menamatkan pendidikannya di bidang pemerintahan. Sebelum menemukan dirinya sebagai penulis novel detektif, Ranpo berpindah-pindah pekerjaan, mulai dari sebuah perusahaan perdagangan, penjaga mesin tik bahasa Inggris, manajer toko buku bekas, hingga seorang pembuat alat musik dari kayu.
Hobi menulis cerita misterinya sudah ada cukup lama, dan terkadang ia menulis hanya untuk mengisi waktu luangnya saja, hingga suatu ketika saat ia tak punya pekerjaan ia pun mencoba menerbitkan hasil karyanya. Dan, diusianya yang ke-28 ia menerbitkan debutnya yang berjudul Ichmai no Kippu (One Ticket) dan Nisen Douka (The Two Sen Coin) sebagai sebuah karya yang dipenuhi dengan trik, misteri, dan epoch-making, yang menggemparkan dunia sastra Jepang saat itu. Dan karyanya yang terkenal adalah Serial Boys Detective, The Attic Stroller, dan Best in The Shadow.
Rumah keluarga Ranpo di Ikebukuro, Tokyo, yang ditempatinya hingga tahun 1935. di tempat itu terdapat perpustakaan yang memuat buku-buku misteri yang ditata berderet-deret hingga langit-langit, dan tumpukan buku yang menggunung itu mungkin mampu menggambarkan sisi lain kehidupan Ranpo sebagai seorang penulis cerita misteri. Setelah semua itu, Ranpo menjadi penulis nomor satu untuk kategori penulis novel detektif di Jepang, hingga tutup usianya ditahun 1966.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7358096349098079490?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7358096349098079490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/edogawa-ranpos-file.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7358096349098079490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7358096349098079490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/edogawa-ranpos-file.html' title='Edogawa Ranpo&apos;s File'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-7272990165127924998</id><published>2008-12-07T05:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.539-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Tentang Mimpi dan Harapan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Judul  : A Piece Of  Dream
Penulis         : Mami Ishikawa
Jenis  : Komik ‘Serial Cantik’
Penerbit : PT. Elex Media Komputindo
Tebal  : 220 halaman

Mengharukan!!!
Itulah kesan pertama yang akan diperoleh setelah membaca komik ini, meskipun hanya tertuang dalam gambar dan kata-kata singkat, tapi penulis mampu menggambarkan dan menghidupkan tokoh-tokoh dalam cerita ini.
Kisahnya dengan latar Jepang tempo dulu. Sekitar tahun 1945, perang tengah berkecamuk khususnya di daerah Okinawa. Semua orang termasuk para pelajar memutuskan untuk pergi berperang demi negaranya, juga demi orang-orang yang mereka kasihi. Kejamnya perang itu telah memberikan luka dan kesedihan yang mendalam. Salah satunya adalah bagi Uehara, salah seorang siswi SMA yang ikut dalam perang sebagai perawat pelajar bersama-sama dengan siswi lainnya. Mungkin secuil kisah dari kejamnya perang ini mampu memberi pelajaran dan gambaran akan persitiwa pemboman, kamikaze tentara Jepang yang harus mengorbankan nyawanya, dan sisi lain sebuah perang yang tak seharusnya terjadi.
A Piece Of Dream, sepenggal mimpi dan harapan akan kebebasan, kedamaian, malam hari yang diterangi lampu, keluarga yang berkumpul lengkap di meja makan, mengungkapkan perasaan kepada orang yang dicintai, dan suara tembakan meriam yang tak lagi ada….&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-7272990165127924998?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/7272990165127924998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/tentang-mimpi-dan-harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7272990165127924998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/7272990165127924998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/tentang-mimpi-dan-harapan.html' title='Tentang Mimpi dan Harapan'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6164746840950865008</id><published>2008-12-07T04:41:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.539-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>First time to me</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nggak terasa, besok adalah hari pertamaku mengikuti Idul Adha…, meskipun dulu pernah ikut merayakan juga, tapi kali ini berbeda.
Saat ini aku sudah mengerti kenapa aku mengikuti perayaan itu, berbeda dengan dulu yang hanya asal ikut saja…
Mungkin terdengar aneh dan memalukan, tapi inilah aku, aku yang pernah mengalami berbagai kebimbangan dan kebingungan karena terlahir dari sebuah keluarga yang gado-gado alias campur aduk, mulai dari keyakinan, ras, suku, tingkat ekonomi, dan banyak lagi perbedaan yang mendukung kehidupanku hingga saat ini.
Tapi, aku percaya bahwa setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing, dan inilah jalan hidup yang ku pilih…, dengan berbagai pertentangan dan dukungan yang kudapat, it’s my way…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6164746840950865008?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6164746840950865008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/nggak-terasa-besok-adalah-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6164746840950865008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6164746840950865008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/nggak-terasa-besok-adalah-hari.html' title='First time to me'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2588643714749773073</id><published>2008-12-05T05:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:05:47.605-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Festival Bintang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;      TANABATA&lt;/span&gt;




      
       Dalam festival Tanabata atau yang sering disebut dengan festival bintang, yang diselenggarakan setiap tanggal 7 juli menurut system penanggalan Cina. Perayaan Tanabata adalah kebudayaan yang berasal dari Cina, yang kemudian diserap oleh orang Jepang dan diperkenalkan di Jepang pada zaman Raja Nara.
Pada awalnya, Tanabata adalah tradisi yang dilakukan oleh orang Cina untuk mendoakan para wanita agar pintar menenun. Sedangkan di Jepang, pada awalnya perayaan Tanabata adalah perayaan yang dilakukan sebagai ucapan syukur kepada leluhur atas keberhasilan panen.
Perayaan yang dilakukan di Jepang dan Cina ini adalah sama-sama merayakan pertemuan antara bintang Vega (Orihime) dan Altair (Hikoboshi) yang terpisahkan oleh Milky way (sungai Amanogawa). Dan dalam festival ini dahulu orang-orang berdoa agar langit cerah sehingga Orihime dan Hikoboshi dapat bertemu, merekapun menuliskan harapannya di secarik kertas dan menggantungkannya di pohon bamboo. Tradisi tersebut masih berlanjut hingga saat ini, hanya saja saat ini orang-orang mengajukan permohonan untuk kepentingan dirinya sendiri.
Namun hal tersebut lebih mengacu pada folklore.
Seni rupa adalah salah satu kebanggaan yang dimiliki oleh masyarakat Jepang. Sehingga dalam klub ini pun, hampir semua anggotanya menyukai hasil seni rupa yang juga dipadukan dengan seni sastra yang disajikan dalam bentuk komik (manga). Kesenian khas Jepang, seperti Ikebana (Seni Merangkai Bunga), dan Origami (Seni melipat kertas), adalah salah satu kesenian yang selalu ditampilkan dalam setiap festival Jepang yang seringkali diadakan.
Contoh-contoh kesenian khas Jepang yang sering ditampilkan dalam Festival Jepang:
- Tanabata; sering disebut Festival Bintang, pada festival ini setiap orang menyiapkan hiasan tanzaku (Guntingan kertas yang berbentuk persegi panjang, yang terdiri dari lima warna_merah, biru, putih, kuning, dan hijau_yang berisi tulisan puisi pendek, tapi saat ini biasanya orang-orang akan menuliskan namanya disertai dengan cita-cita dan permohonannya, dengan harapan akan dikabulkan oleh dewa yang turun dari langit.) yang akan digantung pada dahan pohon bamboo.
- Shodo; seni penulisan kanji
- Ikebana
- Origami
- Hanabi; pesta kembang api&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2588643714749773073?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2588643714749773073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/festival-bintang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2588643714749773073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2588643714749773073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/festival-bintang.html' title='Festival Bintang'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-584124851275860053</id><published>2008-12-05T05:12:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:05:47.605-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Klub Jepang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nani Wa Nihongo Club ?




Nihongo Club, sebuah klub kecil yang beranggotakan para pecinta all about Jepang. Mulai dari komik, kebudayaan, bahkan fashion khas anak muda Jepang (Harajuku Style) nya. Bagi mereka, mempelajari bahasa Jepang merupakan sebuah keharusan jika mengaku menyukai hal-hal yang berbau Jepang. Meskipun begitu, di dalam Nihongo club ini tak hanya mempelajari mengenai bahasa Jepang, tapi kita juga dapat mempelajari mengenai kebudayaan dan tradisi Jepang yang sangat unik.
 Bertempat di Central 7 Komplek Daarut Tauhid (DT), sebuah komplek peribadatan yang cukup terkenal di daerah Bandung. Tempat ini memiliki lingkungan alam yang cukup sejuk, meskipun letaknya tidak di puncak gunung, tapi di daerah ini banyak dikelilingi oleh tempat pendidikan (Universitas, dan sekolah).
Kembali lagi dengan bahasa Jepang menjadi salah satu bahasa percakapan yang harus digunakan dalam club (meski kadang kelupaan pake bahasa Indonesia…,hehehe), hal itu dilakukan untuk melatih kefasihan anggota club yang memang tujuannya berlatih bahasa Jepang. Metode diskusi lebih sering digunakan oleh Nihongo club ini, karena dalam sesi ini semua anggota dapat berbagi pengalaman, pendapat, ilmu pengetahuan, dan juga dapat mengeluarkan semua pertanyaan yang ingin ditanyakan. Sedangkan dalam penulisan, bagi anggota pemula lebih sering menggunakan tulisan romaji (tulisan dalam bahasa Jepang yang ditulis dengan alphabet), sedangkan dalam tahap selanjutnya para anggota diajarkan mengenai huruf hiragana (huruf Jepang yang digunakan dalam penulisan kata-kata atau bahasa Jepang asli), dan tahap berikutnya adalah huruf katakana (huruf Jepang yang digunakan untuk menulis kata-kata atau bahasa yang diambil dari bahasa serapan_elevator-erebeta, toilet-toire,dll). Beberapa anggota berpendapat bahwa huruf hiragana lebih mudah daripada huruf katakana.
Pencarian data dari internet sangat membantu para anggota club, karena para anggota bisa mendapatkan banyak hal yang dapat didiskusikan mengenai Jepang (kebudayaan, masyarakat, dll).
Para anggota club bahasa Jepang ini mayoritas adalah para mahasiswa dan juga masyarakat umum, bahkan ada pula yang bekerja sebagai guru di taman kanak-kanak.

       Walaupun club ini berada di bawah naungan lembaga islami, namun club ini tidak membatasi setiap anggotanya. Karena club ini juga menerima anggota nonmuslim, selama mereka masih bersedia mentaati dan mengikuti setiap ketetapan yang telah menjadi konsekuensi para anggota club.
Nihongo club ini pada dasarnya menerapkan memiliki prinsip ‘Belajar bersama’, jadi setiap anggota club adalah sama. Sebenarnya club ini sempat vakum beberapa saat, karena kurangnya ketertarikan terhadap bahasa Jepang, tapi saat ini club kecil ini bangkit kembali. Hal itu juga didukung oleh ketertarikan masyarakat yang semakin tinggi dengan bahasa Jepang, dan juga semakin pentingnya bahasa Jepang digunakan dalam bidang bisnis internasional, tentunya setelah Bahasa Inggris dan Mandarin.

Arigatou Gozaimatsu ^o^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-584124851275860053?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/584124851275860053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/klub-jepang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/584124851275860053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/584124851275860053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/klub-jepang.html' title='Klub Jepang'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3068245401222224295</id><published>2008-12-05T05:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.540-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Blog, blog, dan blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dimensi Hukum Dalam Dunia Blog





Weblog atau yang lebih dikenal dengan blog, telah menjadi media alternatif bagi jutaan orang. Blog juga telah menjadi senjata efektif untuk menyebarluaskan informasi, terutama bagi negara-negara yang masih memasung kebebasan berekspresi dan kebebasan pers. Para blogger telah terbukti memainkan peran yang penting, sampai-sampai Mahkamah Agung Amerika Serikat juga mengeluarkan dua kata pers untuk blogger yang tergabung dalam Media Blogger Assosiation. Peran penting dari para blogger ini rupanya juga mengancam pemerintahan negara-negara yang masih alergi terhadap kebebasan berekspresi. Di ASEAN sendiri ada dua negara yang secara tajam alergi terhadap para blogger yang rajin melakukan kritik terhadap kinerja pemerintahan, dua negara itu adalah Malaysia dan Singapura,. Selain itu di Turki, blogger juga menuai ancaman, Mahkamah Agung Turki telah menyediakan layanan blog gratis untuk menghapus publikasi yang dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum. Pemerintahan Turki bahkan memerintahkan akses ke wordpress.com untuk diblok, sehingga para pengguna blog yang menggunakan pelayanan dari wordpress.com tidak lagi dapat mengakses blognya.
Di Indonesia sendiri kasus yang terkenal menyangkut blog adalah kasus montase foto Presiden SBY yang cukup menghebohkan. Namun kasus tersebut tidak berlanjut ke pengadilan, karena Presiden SBY sendiri tidak merasa tersinggung dengan foto-foto tersebut.

Perlindungan Hukum Untuk Para Blog dan Blogger
Di Indonesia, blog dan blogger merupakan entitas unik dan tidak terjangkau perlindungan hukum apapun.
Secara umum blog dan juga blogger merupakan anak kandung dari apa yang dinamakan kebebasan berekspresi, sebagaimana diatur dalam pasal 19 DUHAM yang menyatakan “Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hal ini termasuk kebebasan menganut pendapat tanpa mendapat gangguan, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan keterangan-keterangan dan pendapat dengan cara apapun dan dengan tidak memandang batas-batas.”
Kebebasan berekspresi juga diatur dalam pasal 19 ayat 2 Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik, yang menyatakan, “ Setiap orang berhak atas kebebasan untuk menyatakan pendapat; hak ini termasuk kebebasan untuk mencari, menerima dan memberikan informasi dan pemikiran apapun, terlepas dari pembatasan-pembatasan secara lisan, tertulis, atau dalam bentuk cetakan, karya seni atau melalui media lain sesuai dengan pilihannya.”
Namun kebebasan berekspresi ini juga ada batasannya, secara internasional pembatasan terhadap kebebasan berekspresi ini diatur dalam pasal 19 ayat 3 Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik, yaitu: Syarat subyektif pembatasan diatur melalui peraturan perundang-undangan, sementara syarat obyektif pembatasan tersebut dilakukan untuk menghormati hak atau nama baik orang lain, melindungi keamanan nasional atau ketertiban umum.
Di Indonesia kebebasan berekspresi diatur dalam pasal 28 E ayat 2 dan 3, perubahan UUD 1945 yang menyatakan;
Ayat 2; Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.
Ayat 3: Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.

Pertanggungjawaban Hukum Dalam Dunia Blog di Indonesia
Blog/blogger tentu tak bisa melepaskan diri dari pertanggungjawaban hukum dalam setiap posting maupun komentar dalam blog. Ada dua pertanggungjawaban hukum dalam dunia blog, yaitu secara internal dan eksternal. Secara internal, biasanya blog diatur melalui Term Of Service (Tos) dari penyedia layanan, sementara secara eksternal blog diatur melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku baik hukum pidana ataupun perdata.
Namun dalam kasus di Indonesia, blog/blogger lebih terancam dengan apa yang dinamakan penghinaan / pencemaran nama baik, karena di Indonesia sendiri belum ada undang-undang dan aturan hukum yang tegas dan jelas mengenai penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh blog/blogger. Meski harus diakui isu copyright di antara para blogger juga telah menjadi tren, tetapi permasalahan copyright tersebut masih melibatkan para blogger sendiri yang kemudian dijatuhi sanksi sosial dari para blogger yang jauh lebih efektif dibandingkan dari sanksi hukum yang belum jelas.
Meskipun begitu bukan berarti mereka selalu terbebas dari jerat hukum, karena blog/blogger juga dapat terancam menuai gugatan perdata tentang pencemaran nama baik. Pencemaran nama baik dalam KUHP perdata diatur dalam pasal 1372 (Penghinaan), 1373 (Fitnah),1375(Penghinaan terhadap orang mati), dan 1377(Penghinaan yang dilakukan terus menerus).
Ada baiknya blog/blogger juga mempelajari Kode Etik Jurnalistik dan juga sedikit pengetahuan mengenai hukum, khususnya tentang pencemaran nama baik dalam pidana maupun perdata untuk menghindari jerat hukum.

Sumber: www.yahoo.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3068245401222224295?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3068245401222224295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/blog-blog-dan-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3068245401222224295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3068245401222224295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/blog-blog-dan-blog.html' title='Blog, blog, dan blog'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1465705154971973018</id><published>2008-12-05T05:10:00.001-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.540-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Ngeriiii...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eksekusi Mati = Kejam




Indonesia, sebuah Negara yang memiliki keanekaragaman dalam setiap sudut kehidupan. Beragam peristiwa terjadi silih berganti, mulai dari peristiwa biasa hingga peristiwa yang luar biasa.
Kita tentu masih ingat dengan peristiwa pembunuhan, yang saat ini kian hari kian marak terjadi, pembunuhan yang dilakukan oleh manusia terhadap manusia lain saat ini terasa menjadi suatu hal yang biasa kita simak dalam setiap berita di media massa.
Hingga akhirnya muncullah sebuah kontroversi mengenai eksekusi mati bagi pelaku pembunuhan itu. Kontroversi mengenai hukuman mati, yang terjadi di masyarakat Indonesia ini memunculkan dua pihak yang saling menyatakan hal yang bertolak belakang.
Pernyataan tersebut adalah setuju dan tidak setuju dengan adanya eksekusi mati terhadap pelaku pembunuhan.
Bagi pihak yang menyatakan setuju dengan eksekusi mati, menyatakan bahwa hukuman tersebut memang setimpal dengan pelanggaran hukum yang dilakukannya, terlebih pembunuh tersebut juga telah menghilangkan hak hidup orang yang dibunuh. Sedangkan kubu yang tidak setuju dengan hukuman mati berpendapat bahwa eksekusi mati merupakan hal yang tidak bijak, karena hal tersebut tidak beda jauh dengan salah satu bentuk tindakan balas dendam, dimana nyawa dibayar dengan nyawa. Dan Eksekusi mati bukanlah salah satu tindakan yang akan membuat orang menjadi jera.
Sudah berapa kali eksekusi mati dilakukan di Indonesia ini? Tapi apakah tindakan kejahatan pembunuhan itu dijamin takkan pernah terulang lagi? Eksekusi mati tidak dapat membuat orang jera, melainkan hanya membuat pernyataan tak terbantahkan mengenai kesalahan seseorang yang tak pernah dapat diperbaiki. Manusia membutuhkan kesempatan untuk memperbaiki hidupnya. Sedangkan eksekusi mati tak memberi kesempatan itu. Lantas apa bedanya pelaku pembunuhan yang akan dieksekusi mati itu dengan para eksekutornya yang secara langsung atau tak langsung juga telah membunuh, namun tindakan mereka dilindungi oleh hukum yang agung.
Pada dasarnya manusia mempunyai hak hidup yang sama yang diberikan oleh Sang Pencipta. Jika dilihat dari susut pandang keimanan yang penuh cinta kasih, manusia senantiasa diajarkan untuk saling mengasihi dan saling mengampuni, Allah saja maha Pengasih dan Pemaaf, kenapa kita umatNya yang kecil ini tak mencoba menirunya barang sedikit saja.
Karena saya adalah salah satu makhlukNya yang tidak setuju dengan Eksekusi mati.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1465705154971973018?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1465705154971973018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/ngeriiii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1465705154971973018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1465705154971973018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/ngeriiii.html' title='Ngeriiii...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-202033130252754919</id><published>2008-12-05T05:08:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:06:42.823-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Journey'/><title type='text'>Naik kereta api, tut...tut...ttu...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alat Transportasi Umum Tak Mampu Puaskan Penumpang




Alat transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah, tujuan masyarakat menggunakannya karena mereka menginginkan kemudahan, kemurahan dan pelayanan yang baik. Namun apakah hal itu mampu dilakukan oleh pemerintah, khususnya untuk alat transportasi umum kelas ekonomi yang harganya relative murah, tapi untuk saat ini itulah yang paling banyak peminatnya. Mengingat sebagian masyarakat Indonesia berada dalam kehidupan ekonomi menengah kebawah, jadi kereta api kelas ekonomi adalah sasaran empuk alat transportasi mereka, khususnya disaat-saat arus mudik dan arus balik lebaran.
Mungkin sebagai pengguna kereta api kelas ekonomi, para penumpang tak berhak menuntut banyak fasilitas dan kemudahan layaknya pengguna kereta api kelas eksekutif bisnis. Tapi, setidaknya pemerintah dapat sedikit memberikan kenyamanan pada pangguna mayoritas yang memiliki dana minoritas, dengan tidak terus menjual tiket kereta api jika pembelinya sudah melebihi batas muatan kereta api yang nyaman. Tapi sayangnya hal itu terus terjadi hingga arus balik lebaran tahun 2008 kemarin, tiket kereta api kelas ekonomi terus dijual sebanyak-banyaknya, padahal kereta sudah tak mampu lagi memuat para pemegang tiket itu. Untuk penjualan tiket seharusnya disesuaikan dengan jumlah muatan maksimal kereta, bukannya jumlah muatan maksimal kereta yang disesuaikan dengan jumlah penjualan tiket.
Sangat memprihatinkan jika pemerintah menggunakan momen-momen khusus tersebut untuk mendapatkan pemasukan sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Walaupun begitu, para penumpang yang ingin sampai ke tempat tujuannya itu terus berusaha menjejalkan diri agar masuk ke dalam kereta. Hal tersebut menyebabkan muatan kereta yang super sesak, para penumpang saling berjejal, bahkan jika sudah berada di dalam kereta api untuk menggerakkan kaki saja tak mungkin. Jadi, untuk penumpang yang memang nekat masuk, mereka harus siap menjadi patung hidup di dalam kereta.. Meskipun tak sedikit dari para calon penumpang yang hanya bisa menggerutu saat mereka tak mampu untuk menembus jejalan penumpang lainnya, hingga akhirnya merelakan pembatalan tiket kereta yang telah dibelinya dan mencoba mencari alternative transportasi lain atau menunggu kereta selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-202033130252754919?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/202033130252754919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/naik-kereta-api-tuttutttu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/202033130252754919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/202033130252754919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/naik-kereta-api-tuttutttu.html' title='Naik kereta api, tut...tut...ttu...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8519240436650661715</id><published>2008-12-05T05:07:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.541-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Oh..., No!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia dan Kera





Manusia merupakan makhluk sosial yang tak mungkin dapat lepas dari sesamanya, begitu pula peradabannya. Dipandang dari sudut biologi, makhluk manusia hanya satu diantara lebih dari sejuta jenis makhluk yang pernah atau masih hidup di dunia. Dan manusia mengalami beberapa tahapan evolusi atau proses evolusi biologi yang berlangsung sangat lama.
Manusia tergolong kedalam golongan binatang menyusui atau mamalia, dan dalam golongan mamalia terdapat suku Primata (jenis kera, dsb). Para peneliti mengamati persamaan yang dimiliki oleh organisme kera dengan organisme manusia yang terdapat banyak persamaan. Walaupun begitu ada juga yang beranggapan bahwa kera adalah nenek moyang manusia, atau lebih mudahnya manusia berasal dari kera. Namun anggapan ini tak jarang membuat orang marah karena merasa disamakan dengan kera. Namun karena manusia merupakan suatu cabang yang termuda dari makhluk Primata, maka soal asal muasal manusia itu sendiri dan proses-proses evolusinya tak dapat lepas dari seluruh proses percabangan Primata pada umumnya. Dan hasil-hasil penelitian terakhir, makhluk pertama dari suku Primata muncul sebagai percabangan dari makhluk mamalia sekitar tujuh puluh juta tahun yang lalu. Selanjutnya dari proses-proses percabangan itu terjadi lagi proses evolusi yang memakan waktu yang lama sekali, dan saat itulah antara lain munculpercabangan-percabangan yang masing-masing nanti menghasilkan keluarga kera-kera Pongid (kera-kera besar) dan keluarga Hominid, yang merupakan ‘nenek moyang’ (ancestor) manusia.
Jadi sebenarnya tidak salah juga pernyataan mengenai ‘kera adalah nenek moyang dari manusia’, namun tidak juga bisa dikatakan tepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8519240436650661715?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8519240436650661715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/oh-no.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8519240436650661715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8519240436650661715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/oh-no.html' title='Oh..., No!!!!'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-766982390984385578</id><published>2008-12-05T05:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:11:57.253-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Aku Manusia Modern</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mahasiswa Adalah Manusia Modern



Penyataan di atas diperkuat dengan beberapa hal yang mendukung, bahwa mahasiswa adalah manusia modern. Mahasiswa yang dianjurkan untuk selalu berfikir kritis dengan menggunakan logika yang rasional, dan hal ini memenuhi unsur manusia modern yang ada saat ini.
Selain itu, mahasiswa juga memiliki sikap untuk siap menerima hal-hal yang baru atau pengalaman-pengalaman baru dan terbuka dalam menerima inovasi-inovasi perubahan untuk hal yang lebih baik, dan sebaliknya mahasiswa juga kritis dalam menerima setiap hal, misalnya; mahasiswa tidak tinggal diam saat pemerintahan di negara dirasa tak baik (mahasiswa memaksa Soeharto lengser,21 Mei 1998).
Selanjutnya, pada saat terjadi suatu masalah mahasiswa juga dapat memberikan opini-opininya yang dapat membantu penyelesaian masalah dan berorientasi kemasa depan, misalnya saja; pada saat terjadi bencana alam (tsunami di Aceh) para mahasiswa turun ke jalan untuk mengumpulkan amal dan kemudian memberikannya kepada para korban bencana alam itu dengan tujuan untuk meringankan beban penderitaan mereka dan memberi dukungan agar tidak putus asa dan menjadi semangat untuk meraih masa depan.
Dan didalam setiap kegiatan kemahasiswaan itu, pastilah ada sebuah perencanaan dan pengorganisasian untuk mengatur semuanya, dan setiap hal itu dilaksanakan dengan perhitungan yang matang agar dapat berjalan lancar.
Seorang manusia modern juga harus menghargai harkat manusia lain, dengan tidak meremehkan kemampuan seseorang, menghina, dll. Mahasiswa layaknya menjadi panutan bagi masyarakat. Dan sebagai seorang yang mempelajari ilmu pengetahuan secara rasional, maka seorang mahasiswa lebih mempercayai ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
Yang terpenting adalah seorang manusia modern tau bahwa sesuatu yang kita dapat/peroleh adalah sesuai dengan prestasi dan konstribusi kita terhadap hal itu, baik itu besar ataupun kecil. Dan kita juga tak mungkin mengharapkan nilai kita bagus tanpa mencontek jika kita tak belajar sama sekali, dan begitu juga kita tak mungkin punya uang sendiri jika kita tak bekerja.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-766982390984385578?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/766982390984385578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/aku-manusia-modern.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/766982390984385578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/766982390984385578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/aku-manusia-modern.html' title='Aku Manusia Modern'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-3339670568305009421</id><published>2008-12-05T05:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.636-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Thanks Mak!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Thanks For All




Masa tua mungkin akan menjadi masa yang membahagiakan dan mengenang jika kita ada dalam keadaan kehidupan yang mapan dan nyaman.
Tak seperti yang terjadi pada wanita bernama Iyos yang kini usianya sudah menginjak 73 tahun (bener-bener usia lanjut kan?), andai saja wanita itu dahulu bisa mengenyam pendidikan yang layak, mungkin saat ini ia dapat menjadi seorang pensiunan PNS. Tapi sayang, dia hanya bersekolah SD (Keadaan ekonomi dan masa penjajahan adalah kendala utama memperoleh pendidikan) dan kenyataannya saat ini wanita itu hanya menjadi seorang pembantu di rumah sahabat masa kecilnya (kebayang dong dulu ia dan majikannya itu adalah teman sepermainan). Apalagi saat ini, di dunia ini, pekerjaan pembantu adalah pekerjaan yang selalu saja dipandang hina dan sebelah mata, meski tanpa kita sadari bahwa seorang pembantu adalah orang yang benar-benar dapat membantu kesulitan kita di rumah, membersihkan rumah dan menjadikannya nyaman untuk kita tempati, memasak makanan agar kita tak kelaparan, mencuci pakaian kita agar kita bisa selalu berganti baju dengan baju yang bersih setiap hari…, jasa seorang pembantu mungkin tiada tara dalam kehidupan kita sehari-hari…
Meskipun orang lain menganggap mereka hina dan rendah, tapi suatu kebahagiaan untuk kita jika kita dapat mengucapkan salam padanya dan mencium tangannya selayaknya menghargai orang yang lebih tua… Thanks… Emak Iyos…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-3339670568305009421?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/3339670568305009421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/thanks-mak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3339670568305009421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/3339670568305009421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/thanks-mak.html' title='Thanks Mak!!!'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1383711126200415250</id><published>2008-12-04T05:45:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.541-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Cerita Jadulll yang tak mau dikenang tapi mau diumumkan</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSR5%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSR5%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSR5%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="Body Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} p.MsoTitle, li.MsoTitle, div.MsoTitle 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Title Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:16.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-link:"Body Text Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	line-height:200%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} span.TitleChar 	{mso-style-name:"Title Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Title; 	mso-ansi-font-size:16.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-ascii-font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-hansi-font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} span.BodyTextChar 	{mso-style-name:"Body Text Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Body Text"; 	mso-ansi-font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-ascii-font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-hansi-font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:595.3pt 841.9pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoTitle" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;For Friend&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aduuuuuhhhh....kenapa harus aku????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setelah sekian lama menanti, dan akhirnya aku menemukan pangeran pujaanku, tapi aku harus menahan perasaanku yang nggak jelas ini sampe enam bulan kedepan...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Duuuhh...ini semua gara-gara sebuah taruhan aneh yang kubuat...atau karena kata-kata mengerikan yang selalu terngiang di telingaku?...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;“Karma!” ...Ya... kata itu sangat mengerikan buatku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aaaaaa..... jangan sampe deh...aku kena karma! Tuhan tolonglah aku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku nggak tau harus mengaku kalah atau melanjutkan taruhanku dengan gentle. Bayangin deh! Kalo kalah aku harus mentraktir temanku makan steak, duh tuh beli steak kan pake duit... sayang bangetkan tuh duit kalo aku kalah taruhan! Bisa-bisa aku puasa seminggu gara-gara kalah taruhan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Tapi, apa rasa cintaku sebanding dengan sebuah steak??? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Disatu sisi aku nggak mungkin membunuh perasaan cintaku dalam sekejap! Nggak mungkin banget kalo nggak mau dibilang munafik, tapi di sisi lain juga aku terlalu sayang dengan uangku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Dasar nggak sportif!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Itu kata temenku, ya...aku sebagai orang Scorpio emang gitu kali...nggak sportif!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Malahan aku berharap temen taruhanku itu membatalkan saja taruhan konyol ini! Agar aku bisa bebas mencintai pangeranku tanpa harus menggantinya dengan steak ! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Dasar!!! Aku jadi malu ama tingkahku ini,,, bener-benar malu ama ketidaksportifanku!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ini udah jalan beberapa hari saat aku ngaku kalo aku belum kalah taruhan, tapi anehnya temenku itu malah yang sekarang lagi tergele-gele banget ama cowok!!! Parah nggak???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Cowok itu penyiar radio, dia juga penyanyi... tapi albumnya baru mau keluar, nggak tau juga deh!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Aku pikir ada kesempatan buat bilang kalo taruhan ini sebaiknya dibatalin aja ya....?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Uuuhhh... bukannya diiyain aja. Eh..., dia malah bilang ‘aku kan Cuma ngefans! Jadi bukan jatuh cinta!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;DODOL!!! Yang namanya ngepens mah nggak akan bertingkah kaya gitoooo kaleeee!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Tu namanya jatuh CINTA!!!! Makan tuh cinta!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seiring dengan waktu, aku ama temenku itu nggak pernah lagi ngebahas masalah taruhan itu lagi..., malah ada hal yang jauh lebih penting yang terjadi diantara kita! Tepatnya diantara aku, dia, dan teman-temanku yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku nggak pernah ngebayangin kebiasaan temanku yang doyan baNget Ngritik itu bakal ngebuat aku sakit hati sesakit sakitnya!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Karena sebuah ucapannya yang pedes binti menyayat hatiku bagai silet yang baru beli itu, aku ngerasa aku emang nggak cocok ama orang super SEMPURNA kaya dia!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Temen! Buat kamu yang moga aja ngebaca ini, moga kita bisa ketemu lagi di kehidupan yang lain dengan hal dan semuanya yang lebih baek lagi ya...!!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1383711126200415250?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.lingkarpena.net' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1383711126200415250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/cerita-jadulll-yang-tak-mau-dikenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1383711126200415250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1383711126200415250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/cerita-jadulll-yang-tak-mau-dikenang.html' title='Cerita Jadulll yang tak mau dikenang tapi mau diumumkan'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2832522736646486007</id><published>2008-12-04T04:39:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:55:21.542-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Tentang Makanan Enak!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini seperti hari kemarin, senantiasa menjadi manusia terhemat sedunia!!!

Ya, setidaknya itulah yang harus dilakukan oleh seorang anak kost seperti aku ini..., banyak masalah sepele..., seperti makanan yang kau tak suka, makanan yang kau suka. aku nggak mungkinkan memilih-milih makanan yang tak kusukai untuk tidak dimakan (itu boleh kalo di rumah), tapi jadi anak kost itu harus suka semua makanan. Dan hal itu mengajarkanku untuk lebih menerima segala hal dengan senyuman dan hati senang... pokoknya semangat aja dan happy foreverlah...
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2832522736646486007?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2832522736646486007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/tentang-makanan-enak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2832522736646486007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2832522736646486007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/tentang-makanan-enak.html' title='Tentang Makanan Enak!!!'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2483203505260454241</id><published>2008-12-04T04:23:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T21:58:46.923-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Novels'/><title type='text'>First Love Never Die</title><content type='html'>Wezzzzz...

Akhirnya selesai juga kisah cintaku..., huhuhu, maksudku novelku

First Love Never Die, smoga menjadi kenangan yang bener-bener tak terlupakan... Dan First Love Never Die ini aku persembahkan buat seorang yang entah dimana keberadaannya..., seorang yang merasa, namun enggan untuk mengakuinya.

Tapi kesetiaanku patut mendapat acungan jempol loh!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2483203505260454241?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2483203505260454241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/first-love-never-die.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2483203505260454241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2483203505260454241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/first-love-never-die.html' title='First Love Never Die'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1798697920932281599</id><published>2008-12-01T22:34:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.637-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Miss Kopi Darat Part Two</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ehem..ehem...! Cinta itu emang nggak bisa diduga kehadirannya, si Cupid ini seolah seenaknya saja melesatkan panah cintanya, tanpa tahu apakah dia lucu, cakep, atau baik hati...
Cinta juga nggak memberi pilihan kepada kita, ia datang bagai angin yang berhembus, dan pergi begitu saja dengan berbagai luka hati yang lamaaaaa sekaliiiii sembuhnya....

Tenang aja Miss, cinta itu nggak akan kemana kok, kaya gunung aja...., sudah tampak walaupun dilihat dari jauh, meski jika diraih tak kunjung sampai juga, tapi gunung itu tetap berada disitu, menanti kita sampai kita mampu meraihnya,,,, cinta sejati itu udah ada dan yang pasti lagi menantimu di sudut sana,,, Good Luck...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1798697920932281599?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1798697920932281599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/miss-kopi-darat-part-two.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1798697920932281599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1798697920932281599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/12/miss-kopi-darat-part-two.html' title='Miss Kopi Darat Part Two'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4763892204880614972</id><published>2008-11-28T01:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.639-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Untuk Norrrryyyyyy</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini mengenai seorang perantau yang datang dari sebuah negara di luar sana.

Kegigihan untuk melanjutkan studi hingga akhirnya kuliah di Bandung adalah sebuah keputusan berat yang harus diambilnya, meski ia tak sepenuhnya mendapat dukungan dari keluarganya, orang-orang terdekat yang seharusnya menjadi penyemangat dalam hidupnya.

Tapi semua itu tak membuatnya menjadi lemah,,,

Aku senang mengenalnya, mengenal seorang gadis kuat dan tegar, bahkan melebihi yang kubayangkan...,,,

Ayo semangat terus girls...,,, I still with You...,,,always...,,, forever... and you must believe... God Bless Youuuu....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4763892204880614972?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4763892204880614972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/untuk-norrrryyyyyy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4763892204880614972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4763892204880614972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/untuk-norrrryyyyyy.html' title='Untuk Norrrryyyyyy'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-6257931192777748528</id><published>2008-11-28T01:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.640-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Miss Kopi Darat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si 'Kopi Darat' mencoba memulai peruntungannya lagi, gadis itu mungkin sedang keranjingan untuk berburu cinta sejati...,(konyol!)

Semoga aja dipencariannya ini ia bakal nemuin si True Lovenya,,,, (Amin)...

Tapi, q juga lagi penasaran nerima berita selanjutnya dari dia,,, kayak apa ya hasil buruannya kalia ini,,, apakah cowok kucing!!! atau cowok doggy????

Uhu...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-6257931192777748528?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/6257931192777748528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/about-my-friend.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6257931192777748528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/6257931192777748528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/about-my-friend.html' title='Miss Kopi Darat'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4023989267341795564</id><published>2008-11-28T01:10:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.640-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Berita Duka...</title><content type='html'>Riu...,,,,!!!!


Anak tunggalku yang memiliki tubuh hijau dengan ukuran badannya yang masih sebesar sendok sayur...
Riu,,, hari ini dia bener-bener meninggal, setelah beberapa bulan lalu diisukan meninggal,,,

My Lovely Son

Kura-kura yang malang...


Sediiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4023989267341795564?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4023989267341795564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/berita-duka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4023989267341795564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4023989267341795564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/berita-duka.html' title='Berita Duka...'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-5222178760226082513</id><published>2008-11-26T02:40:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:10:43.933-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>Finish Now</title><content type='html'>Fiuhhh,,,,,!!!!

finally, selesai juga UTS kali ini,,, huh!!! Baru UTS, blum UAS...

Ya, biarin ajalah yang jelas sekarang udah dijalanin, jadi aku tinggal mempersiapkan buat hidupku next... (Semua yang ditulis ini nggak nyambung huh???)

My luvlly house,,, i want to comeback home,,,Keluargaku...,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-5222178760226082513?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/5222178760226082513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/finish-now.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5222178760226082513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/5222178760226082513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/finish-now.html' title='Finish Now'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-2256248779949125524</id><published>2008-11-25T03:49:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.641-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Berita Terkini Dari Sebuah Tempat Nun Jauh Disana</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;New Inspiration
&lt;/div&gt;

Kematian terkadang memang selalu membuat orang takut dan tak karuan, tapi aneh bin ajaib kalo orang waras dan sehat (mungkin) ingin segera mengakhiri hidupnya.
YupSSSS, tetanggaku tadi pagi, tepatnya tadi subuh melakukan hal stupid itu. Kayanya sih bakal jadi next inspiration nih buat hidupku dan tulisanku....
Seorang pria beranak tiga ditemukan menggantung seperti bantal guling di dapur rumahnya dalam keadaan tak bernyawa...,,,, hiiii sereeeeemmmmm.....lehernya yang penuh lemak sudah membiru bahkan menghitam bekas jeratan handuk yang dijadikannya media meregang nyawa,,,, (Kayanya sih, matinya masih ragu gitu jadi nggak pake tali...,,,No it's just naluri detektif ajakok!!!)...,,,
Moga-moga aja Allah berkenan mengampuni dosanya,,,, Amin(bersama-sama)....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-2256248779949125524?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/2256248779949125524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/new-inspiration-kematian-terkadang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2256248779949125524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/2256248779949125524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/new-inspiration-kematian-terkadang.html' title='Berita Terkini Dari Sebuah Tempat Nun Jauh Disana'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-709130422012948395</id><published>2008-11-25T03:25:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:10:43.933-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Story &apos;bout Me'/><title type='text'>About Scorpiooooo Girl</title><content type='html'>&lt;p class="MsoTitle" style="line-height: 200%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;The Scorpio &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoTitle" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;Scorpio&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-weight: normal;" lang="IN"&gt;...para cewe and cowo scorpio yang kuat dan tegar...kalian boleh sedikit berbangga diri dan tersenyum manis di bulan ini, tapi jangan kebablasan ya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kalian para cewe and cowo yang lahir antara tanggal 22 Oktober nyampe 22 November tepat banget menyandang sebutan ‘The Scorpio’...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;Yups...!Scorpio Girls and Boys yang sekarang lagi deg-degan menanti hari ultahnya ini, termasuk tipe cewe ma cowo kuat yang nggak gampang nyerah ama nasib, itu sisi positifnya. Karena si Scorpio ini terkadang ambisius dalam menghadapi setiap tantangan dalam hidupnya, dan ini sering ngebuat dia susah sendiri. Ya gimana lagi, namanya juga hidup...terkadang hidup nggak selamanya menyenangkan seperti yang kita harapkan, tapi kalo boleh dibilang nie...seorang Scorpio tu nggak perlu ngoyo, kan ada peribahasa yang bunyinya gini ‘Takkan lari gunung dikejar’! nah itu peribahasa cocok banget buat si Scorpio. Ibarat kata nih kamu-kamu para Scorpio harus nyante dalam menghadapi hidup, tapi juga nggak boleh terlalu nyante sampe lupa kalo hidup nggak hanya hari ini, tapi hidup adalah untuk hari ini esok dan seterusnya...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;Fiuuhhhhh....agak ngeri juga kalo inget sifat Scorpio yang satu ini, ya apalagi...kaya kalajengking aja, Si Scorpio punya sengatan racun yang mematikan. Scorpio Girls and Boys yang cerdik ini bisa aja jadi orang jahat yang nggak kenal ampun dan super pandai nyembunyiin kesalahannya, tapi jangan salah sekali si Scorpio ini jadi orang baik, dia akan bener-bener baik sama siapa aja. Hingga suatu hari saat Scorpio tersakiti hatinya oleh seseorang, mungkin dia akan menyimpan semua kesedihannya itu sendiri, tapi mana ada sih manusia sesabar itu. Scorpio kan juga manusia, sekuat apapun dia memendam kesedihannya pasti akan datang detik yang akan membuatnya meledak seperti bom waktu, ya nggak baik juga menyimpan semuanya sendiri secara si Scorpio ini sangat lihai dalam menyembunyikan rahasia bahkan pada orang-orang terdekatnya sekalipun, dan ini justru akan menjadi bom waktu yang siap meledak jika waktu telah terhitung mundur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;Opsss...ada cara jitu buat naklukin hati Si Scorpio ini. Nggak susah-susah amat, cuma dengan satu cara yaitu... ‘pujian’. Yups! Si Scorpio yang aneh ini pasti akan melayang-layang tak karuan kalo ada yang bisa muji dia abis-abisan...,dan parahnya lagi si Scorpio ini bakal ngasih apa aja yang dia miliki kalo aja ada yang bisa ngambil hatinya. Kelemahan yang tak bisa dikompromi..?!??! Tapi, Scorpio nggak selemah itu kok! Dia sangat teliti dan peka dengan setiap pujian yang ia terima, dengan kata lain dia bisa ngebedain mana pujian yang tulus dan mana pujian yang hanya omong kosong aja...syukur deh! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="line-height: 200%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Monotype Corsiva&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Tapi lepas dari itu semua, setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangnnya. Dan sebagai manusia kita harus pandai-pandai menutupi kekurangan kita dengan setiap kelebihan yang kita miliki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-709130422012948395?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/709130422012948395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/about-scorpiooooo-girl.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/709130422012948395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/709130422012948395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/about-scorpiooooo-girl.html' title='About Scorpiooooo Girl'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1228335257987692278</id><published>2008-11-24T02:40:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:09:08.835-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>The Last Story From Harry Potter</title><content type='html'>Judul Buku  : Harry Potter and the Deathly Hallows

 Penulis     : J.K Rowling

 Tebal Buku  : 608 halaman

 Terbit      : Juli 2007

 Penerbit    : PT.Gramedia Pustaka Utama

 Jenis Buku  : Fiksi


Buku Harry Potter seri ke 7 ini merupakan sekuel terakhir dari kisah Harry Potter, dan buku ke 7 ini pastilah sudah dinanti-nanti oleh seluruh penggemar Harry Potter yang setia di seluruh dunia.
Novel yang menceritakan kisah hidup Harry Potter di dunia sihir ini akhirnya ditutup dengan Harry Potter and the Deathly Hallows, dalam novelnya yang ke 7 ini Harry Potter kembali bertarung dengan musuh bebuyutannya, Voldemort. Disaat pertarungan terakhir Harry Potter harus terbunuh oleh Voldemort. Apakah yang selanjutnya terjadi???
Novel Sihir ini sangat menarik dan layak dijadikan bacaan wajib bagi setiap penggemar cerita fiksi, ceritanya yang sangat imajinatif dengan berbagai istilah kata baru yang penuh dengan khayalan membuat novel ini semakin menarik. Selain hal itu, novel Harry Potter juga dapat dijadikan sumber inspirasi dan juga dapat mengajarkan kepada kita bagaimana seseorang harus dapat bertahan dalam menghadapi setiap kesulitan yang terjadi dalam hidupnya, dan hal ini membuktikan bahwa penulis sangat berhasil membawa pembacanya masuk kedalam dunia khayalannya.
Namun lepas dari itu semua, novel ini memberikan contoh kepada kita bahwa kejahatan pasti akan kalah jika dilawan dengan kebaikan dan kerjasama, meskipun hal itu sangatlah klise namun pada kenyataannya setiap orang mempercayai hal itu, dan membaca novel bestseller ini sangatlah membuat daya imajinasi seseorang semakin tinggi. Selain itu, telah terbukti dalam suatu riset bahwa novel Harry Potter sudah berhasil mengalihkan perhatian anak remaja dari elektronik, dan menyebarkan virus membaca mulai dari usia 9 sampai 99 tahun. Dan yang menakjubkan adalah, bahwa Harry Potter telah membuat penulisnya menjadi orang terkaya no 2 di dunia.
It’s very amazing...&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1228335257987692278?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1228335257987692278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/last-story-from-harry-potter_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1228335257987692278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1228335257987692278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/last-story-from-harry-potter_24.html' title='The Last Story From Harry Potter'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4547157143072422127</id><published>2008-11-18T05:50:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:09:08.836-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>Black Man In The White House</title><content type='html'>Judul Buku    : Menerjang Harapan ‘Dari Jakarta Menuju Gedung Putih’

Penulis            : Barack Obama

Penerbit         : Ufuk Press

Edisi                : Bahasa Indonesia hard cover

Tahun Terbit : 2007

Tebal Buku     : 527 halaman

            Buku ke dua yang ditulis oleh Barack Obama ini adalah buku pertamanya yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, edisi aslinya diluncurkan tahun 2006 lalu saat pria kelahiran Hawaii memastikan dirinya menjadi salah satu kandidat partai Demokrat untuk maju ke Gedung Putih. Dan baru pada tahun 2007 atau satu tahun kemudian Ufuk Press mendapatkan ijin terbitnya di Indonesia.
            Dalam buku setebal 527 halaman ini cerita mengenai Indonesia ditaruh di bab depan dengan judul Dunia di Luar Tapal Batas Kita. Penerbit sengaja menggunakan strategi ini agar pembaca Indonesia yang merasa memiliki kedekatan psikologis dengan sosok Barack Obama dapat langsung menikmati kisah masa kecil Barry (begitu panggilan kecil Obama) di Jakarta. Kenangan mengenai masa kecil Barack Obama yang ikut dengan Ann Dunham, ibunya yang pindah ke Jakarta setelah menikah lagi dengan Lolo Soetoro (pria Indonesia) tentu saja setelah bercerai dengan Barack Husein Obama Senior (pria kulit hitam- ayah Barack Obama).
           Dalam bab berjudul Dunia di Luar Tapal Batas Kita itu, pria yang kini menjadi Presiden AS ke 44 itu menceritakan mengenai kehidupan masa kecilnya yang cukup sederhana tapi membahagiakan. Bahkan kehidupan sederhananya itu membuat ayah tiri dan ibunya tak mampu menyekolahkan Barack Obama ke sekolah internasional dimana anak-anak ekspatriat biasanya bersekolah, tapi Obama kecil hanya dapat bersekolah di sekolah dasar biasa.
            Selain kisah masa kecilnya yang menyentuh, Barack Obama juga menulis mengenai masalah terorisme dan Bali, sebuah pulau yang ingin dikunjunginya. Untuk melengkapi isi buku ini yang memuat pemahaman Barack Obama mengenai masalah politik dalam negeri, mengenai susahnya memperoleh pendidikan yang murah tapi bermutu, serta beberapa masalah internasional. Dan khususnya adalah masalah perang, bagi Obama perang yang saat ini digelorakan oleh kalangan konservativ adalah perang yang tujuannya tidak jelas dan hanya didasari oleh politik dan nafsu.
           Selain hal-hal menarik yang mampu memikat pembaca, buku ini juga sangat sarat dengan berbagai pemikiran Barack Obama yang akhirnya mampu mengantarnya menjadi orang kulit hitam pertama yang menjadi Presiden di Amerika Serikat. (Sumber;Tempo Mei 2008, edisi 50)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4547157143072422127?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4547157143072422127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/black-man-in-white-house.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4547157143072422127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4547157143072422127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/black-man-in-white-house.html' title='Black Man In The White House'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-9166951236008138807</id><published>2008-11-15T02:23:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:01:16.642-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Mereka...'/><title type='text'>Tentang Gadis Itu</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Hari kemarin aku melihat semua orang yang selama ini selalu berperan penting menyokong hidupku, menjadikan aku seorang manusia yang mungkin akan berguna bagi semua orang (itu harapanku). Aku tak tahu apa yang harus aku perbuat diusiaku yang saat ini sudah dibilang memasuki masa dewasa awal, usiaku boleh saja berjalan menurut aturan waktu yang telah ditetapkan, tapi aku tak dapat berbuat apapun saat aku merasa masih ada yang kurang dalam hidupku."

Secuil isi hati seorang gadis yang usianya kini sudah memasuki 20 tahun,mungkin hal yang paling ia inginkan adalah satu.... Membuka sebuah jendela yang saat ini menghalanginya  untuk melihat dunia yang lebih luas lagi dan membuat dirinya lebih berguna bagi orang di sekitarnya.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-9166951236008138807?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/9166951236008138807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/tentang-kemarin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9166951236008138807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/9166951236008138807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/tentang-kemarin.html' title='Tentang Gadis Itu'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-4889739245272391784</id><published>2008-11-05T05:11:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:05:47.606-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliahhhh...'/><title type='text'>Kebudayaan Tak Sekedar Warisan</title><content type='html'>&lt;span&gt;Resensi&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Judul Buku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;: Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pengarang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;: Koentjaraningrat&lt;/span&gt;&lt;o:p style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tebal Buku&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: 151 halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Cetakan&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: Keenam belas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Terbit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;: Januari 1993&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Penerbit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;: PT.Gramedia Pustaka Utama&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sebuah buku bunga rampai berjudul &lt;i style=""&gt;Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan&lt;/i&gt; yang diterbitkan berdasarkan seri-seri karangan populer dalam sebuah koran Kompas yang terbit pada tahun 1974. Pada dasarnya tulisan-tulisan yang dimuat di surat kabar hingga menjadi sebuah buku tersebut, ditujukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar aspek-aspek kebudayaan, mentalitas dalam pembangunan Negara Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Buku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: normal;"&gt;Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan&lt;/i&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;memberitahukan kepada kita mengenai apa peran kebudayaan dan mentalitas kita terhadap pembangunan kita, baik itu dalam Negara atau apapun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Secara awam kebudayaan diartikan sebagai sebuah seni, namun di dalam buku ini&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;Koentjaraningrat berpendapat bahwa &lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: normal;"&gt;kebudayaan itu mempunyai paling sedikitnya tiga wujud, ialah;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide,      gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas      kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya      manusia.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Selain itu dalam buku ini juga dijelaskan lagi mengenai arti kebudayaan, seperi halnya secara harafiah kebudayaan dapat berarti hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal. Namun menurut Koentjaraningrat sendiri kebudayaan berarti Keseluruhan gagasan dan karya manusia yang dibiasakannya dari belajar, serta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu.&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dalam &lt;/span&gt;&lt;i style="font-weight: normal;"&gt;Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan &lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;ini juga menjelaskan mengenai &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pranata kebudayaan, Perbedaan adat dan hukum adat, Mentalitas pembangunan kita yang lemah, dan Bagaimana cara mengembangkan Mentalitas pembangunan kita yang berada dibawah Jepang.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Namun dalam buku ini tidak hanya menjelaskan setiap pengertian atau pertanyaan dengan begitu saja, karena penulis tahu bahwa setiap pertanyaan itu membutuhkan sebuah penjelasan dan contoh yang cukup panjang agar mudah dimengerti oleh pembacanya, walaupun terkadang terasa berbelit-belit dan tak singkat, tapi penjabarannya cukup jelas, sehingga kita dapat menyimpulkan mengenai beberapa jawaban.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kebudayaan Mentalis dan Pembangunan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; ini juga banyak mengambil contoh masyarakat Jepang yang memang sering dikatakan memiliki persamaan kebudayaan dengan masyarakat Indonesia, namun sayangnya memiliki tingkat mentalitas dan pembangunan yang jauh lebih tinggi daripada masyarakat Indonesia, dan untuk merubah mental masyarakat Indonesia yang disesuaikan dengan zaman sekarang, maka dilakukanlah modernisasi atau berusaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Buku &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berukuran kecil ini cukup mampu menjelaskan kepada kita mengenai kebudayaan serta mentalitas kita dalam pembangunan yang terkadang diabaikan, dan memberikan gambaran kepada kita tentang masalah-masalah kebudayaan yang sangat erat kaitannya dengan pembangunan bangsa Indonesia ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-4889739245272391784?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/4889739245272391784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/kebudayaan-tak-sekedar-warisan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4889739245272391784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/4889739245272391784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/kebudayaan-tak-sekedar-warisan.html' title='Kebudayaan Tak Sekedar Warisan'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1247619361508610677</id><published>2008-11-05T05:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:09:08.837-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>Conan The Movie</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: normal;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:18;"  &gt;Gambar Yang Menjadi Nyata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/o:p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center; font-weight: normal;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image001.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/gambar_img_45a4c34c6ba34_conan_resize.jpg"&gt;  &lt;w:wrap type="square" side="left"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;
&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Judul:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;Detective Conan ‘Challenge Letter To Shinichi’&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Genre:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;Action, Drama, Misteri&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pemeran: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="center"&gt;Oguri Sun, Tomoko Kurokawa, Jinai Takanori
&lt;span style="font-size:18;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Film berjudul Detective Conan ‘Challenge Letter To Shinichi’ ini merupakan film pertama Detective Conan dalam versi manusia tentunya setelah beberapa film versi animasinya yang menuai sukses. Kisah Detective karya Gosho Aoyama ini memang benar-benar menuai sukses, hal itu terbukti dari beberapa Negara yang melisensi anime ini, termasuk Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Tak perlu diragukan memang, karena cerita karya Gosho Aoyama ini memiliki kekuatan dalam hal pengetahuan. Banyak pengetahuan yang bisa didapat dari Detective Conan, mulai dari ilmu fisika yang banyak diterapkan dalam kasus, ataupun ilmu kimia yang tak jarang ditemukan dalam cerita bergenre remaja ini, dan yang tak ketinggalan adalah ilmu kejiwaan serta kedokteran yang seringkali terselip indah dalam cerita. Hal itu menunjukkan pengetahuan penulis yang sangat luas, dan seringkali menimbulkan pujian, “Wah, ini yang nulis pinter banget!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Pada dasarnya, gaya penuturan dan cara analisis yang digunakan dalam kisah ini sangat dipengaruhi oleh novel besar karya Sir Arthur Conan Doyle, yaitu Sherlock Holmes. Tapi walaupun begitu, ceritanya sangat menarik, karena selain cerita fiktif dalam film Detective Conan ini juga mengajak penontonnya untuk mencoba turut masuk ke dalam alur cerita yang seringkali membutuhkan nalar kita dan juga membutuhkan perhitungan ataupun pengetahuan yang ilmiah dan real.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image003.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/snap_img_45a4e81c9b4da_conan02_resize.JPG"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image005.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/snap_img_45a4e76e7a1f8_conan01_resize.JPG"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Dalam hal acting dan pemilihan tokoh khususnya tokoh Shinichi yang diperankan oleh Oguri Shun boleh dikatakan menjiwai, meskipun ada aura yang hilang dari tokoh animasinya yang jauh lebih keren dan cool. Sedangkan Tomoko Kurokawa yang memiliki wajah melankolis cocok sekali memerankan Ran, seorang gadis yang mudah menangis, jadi saat situasi penuh haru ini acting Tomoko Kurokawa tampak lebih dalam, dan mampu membuat penonton terhanyut dalam tangisan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Kisah berawal dari Shinichi Kudo, seorang murid SMA&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image007.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/snap_img_45a4ed391636f_conan03_resize.JPG"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt; yang terobsesi kisah detektif Sherlock Holmes, dan dengan bakat analisanya yang spektakuler ia berhasil memecahkan beberapa kasus kriminal di daerah tempat tinggalnya. Pemuda SMA ini dekat dengan Ran teman bermainnya sejak kecil, yang diperankan oleh Tomoko Kurokawa. Ran adalah seorang gadis yang jago karate, ia merupakan putri tunggal seorang detektif "gagal" bernama Kogoro Mouri ( Jinai Takanori). Shinichi dan Ran punya hubungan khusus yang sama-sama tak diakui keduanya dan meskipun Shinichi terlihat tidak peduli tapi sebenarnya hanya Ran-lah satu-satunya gadis yang paling penting baginya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Kasus dalam film ini dimulai ketika SMA mereka (SMA Teitan) mengadakan tour sekolah. Shinichi yang awalnya tidak mau ikut, akhirnya terpaksa ambil bagian ketika ia menerima sebuah surat tantangan yang dikirim seorang yang mengaku sebagai "Kidnapper" (penculik). Orang tersebut akan menculik teman SMA Shinichi, dan Shinichi ditantangnya memecahkan trik yang akan dibuatnya. Trik pertama gagal; Sonoko, sahabat baik Ran, diculik di atas kapal ketika grup mereka sedang menyeberang pulau. Trik kedua pun demikian, Ran menghilang ketika mereka semua dikunci dalam ruang tertutup, dan sang Kidnapper hanya memberi batas 12 jam bagi Shinichi, sebelum sebuah bom dalam ruangan dimana Ran dan Sonoko disekap meledak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Berhasilkah Shinichi memecahkan trik tersebut? Dan siapakah sebenarnya Kidnapper itu?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Terlepas dari itu semua, film yang diangkat dari kisah animasi ini mempunyai banyak sekali tantangan. Antaralain adalah pemilihan tokoh yang layak memerankan tokoh-tokoh yang jelas saja sudah melekat erat di pikiran dan benak para pecinta Conan, sedangkan tokoh Shinichi yang diperankan oleh Oguri Shun terlihat jauh dari bayangan para pembaca komiknya, walaupun begitu kita menyadari bahwa sulit mencari manusia yang mirip dengan animasinya, tapi terkadang hal ini menyebabkan terjadinya sebuah pemaksaan tokoh atau memaksakan peran, seperti halnya tokoh Inspektur Megure yang digambarkan gendut dan berperut besar. Mungkin sulit mencari actor gendut yang tetap memiliki kewibawaan, sehingga dipilihlah actor yang dibuat gendut, tentunya dengan perut yang diganjal (mungkin dengan bantal) sehingga terlihat &lt;i style=""&gt;maksain banget&lt;/i&gt;. Selain itu ada juga tokoh Ran yang dalam animasinya memiliki tinggi badan yang tidak jauh berbeda dengan Shinichi, tapi dalam ‘Challenge Letter To Shinichi’ ini diperankan oleh Tomoko Kurokawa yang tinggi badannya jauh di bawah Oguri Shun. Dan yang tak terlupakan adalah tokoh Kogoro Mouri yang dalam film ini terlihat jauh lebih tua daripada versi animasi, tapi acting Jinai Takanori cukup baik dengan wajah konyolnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1030" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image009.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/snap_img_45a4edd824c94_conan05_resize.JPG" blacklevel="5898f"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Walaupun begitu, film ini boleh terbilang mahal dengan segala property syuting yang sangat mendekati animasinya. Seperti halnya, kapal pesiar yang mewah, hotel yang megah, serta pemandangan rumah Shinichi yang tak kalah megah dengan gambar animasinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1031" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;left:0;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image011.jpg" href="http://www.doramalover.com/pics/snap_img_45a4ee49d687e_conan06_resize.JPG" blacklevel="5898f"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Setelah me review film Detective Conan versi manusia ini, kita juga dapat mengetahui bahwa ada hal yang berbeda dalam pembuatan film yang sebelumnya telah tenar sebagai buku yang dibaca, apalagi sebuah komik yang sudah tenar dan memiliki gambaran yang pastinya sudah terbayang dengan baik di benak para pembaca, dan kemudian pembuat film pastilah akan dituntun untuk memberikan gambaran tokoh manusia yang lebih real lagi, mungkin tingkat kesulitannya lebih tinggi dibandingkan film yang diangkat dari novel ataupun buku, dimana pembaca dapat menghayal dan menggambarkan sendiri bagaimana sosok tokoh yang ada dalam cerita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: normal;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Ditulis Oleh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: normal;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;Maria Nofianti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;S1-Jurnalistik / 01A070804&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: normal;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:138pt;height:129pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/DOCUME~1/Sukses/LOCALS~1/Temp/msoclip1/01/clip_image013.jpg" title="SmiLeee"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;
&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%; font-weight: normal;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:&amp;quot;;font-size:13;"  &gt;Memahami merupakan se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:&amp;quot;;font-size:13;"  &gt;buah cara agar seseorang dapat belajar dan men&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:&amp;quot;;font-size:13;"  &gt;coba berfikir …&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:13;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1247619361508610677?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1247619361508610677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/conan-movie.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1247619361508610677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1247619361508610677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/conan-movie.html' title='Conan The Movie'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-8269339761645497580</id><published>2008-11-05T05:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T22:09:56.515-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Book'/><title type='text'>Arti Sebuah Keesaan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;ARTI SEBUAH KEESAAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Judul&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;: Keesaan Tuhan ‘Sebuah Pembahasan Ilmiah’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Penulis&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;: Q.Hashem&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Penerbit&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;: Penerbit Pustaka (Perpustakaan Salman ITB)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Cetakan&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;: Ke III, Bandung 1983&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tuhan, sebuah kata yang tak tergantikan dan teramat sakral. Tapi Keesaan Tuhan adalah suatu hal mutlak yang harus dipercaya oleh setiap manusia beriman. Meski banyak hal yang terkadang membuat seseorang menanyakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai-Nya, bahkan tak jarang pula yang meragukan mengenai Tuhan serta Keesaannya. Berbagai pandangan dan pendapat bermunculan mengenai Keesaan Tuhan, baik itu pandangan atau pendapat positif maupun negative.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Dalam buku kecil ini kita dapat mengetahui mengenai agama dan sebuah pemikiran (ilmu pengetahuan), dimana kedua hal ini harus masuk ke dalam otak manusia secara seimbang. Hal ini dikarenakan untuk menghindari sebuah kesalahan intelektual yang tak jarang terjadi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Penulis pun menuturkan mengenai pembahasan Yunani dan agama Hindu, dimana Hinduisme sangat dipengaruhi oleh mitologi-mitologi Yunani. Dalam hal ini pun dilakukan pembeberan langsung mengenai berbagai kesamaan antara mitologi Yunani dan Hinduisme, yang dilakukan oleh para penyelidik dan para ilmuwan (Jerman). Dan yang cukup mengejutkan adalah pernyataan mengenai lenyapnya injil yang asli yang sudah terjadi berabad-abad lalu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Beberapa pernyataan dalam buku ini mungkin dapat juga membuat beberapa orang atau sebagian orang merasa tersinggung, tetapi berbagai pembahasan ilmiah mengenai keesaan Tuhan ini cukup dapat diterima oleh akal dan pikiran kita sehingga sebagian pembaca yang memiliki pandangan terbuka dan rasional pun dapat menerimanya sebagai suatu pembahasan ilmiah yang bertanggungjawab.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-8269339761645497580?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/8269339761645497580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/arti-sebuah-keesaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8269339761645497580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/8269339761645497580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/11/arti-sebuah-keesaan.html' title='Arti Sebuah Keesaan'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2045231437978379836.post-1635225519576065057</id><published>2008-10-29T23:25:00.000-07:00</published><updated>2010-02-16T22:09:08.837-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Idols...'/><title type='text'>My Favorite Author</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:17;" &gt;Sir Arthur Conan Doyle&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title="Conan_doyle" blacklevel="5243f"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Terlahir dengan nama Arthur Conan Doyle di Edinburgh, Scotlandia, pada 22 Mei 1859. &lt;/span&gt;Seorang penulis terkenal yang mempunyai karya legendaries, beberapa karya besar yang lahir dari seorang berkebangsaan Inggris ini, antara lain adalah novel fiksi berjudul ‘The Lost World’ dan novel detective jenius ‘Sherlock Holmes’.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sebenarnya Arthur Conan Doyle adalah seorang dokter lulusan Universitas Edinburgh (1876-1881), setelah lulus ia menjadi dokter di sebuah kapal yang berlayar ke Afrika Barat, sampai akhirnya menetap dan membuka praktek dokter di Plymouth pada tahun 1882. Namun karena prakteknya tidak begitu ramai dikunjungi pasien, maka waktu senggangnya itu ia gunakan untuk menuangkan hobi menulisnya. Karya pertamanya berjudul ‘A Study In Scarlet’, yang diterbitkan pada tahun 1887, yang sekaligus memperkenalkan tokoh Sherlock Holmes pada dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seorang penulis besar tak selalu memiliki latar belakang pendidikan menulis yang cukup dalam, seperti halnya Doyle yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran ternyata dapat menghasilkan karya yang melegenda hingga saat ini. Tapi disisi lain, latar belakang pendidikan dokternya juga dapat menambah inspirasi dan pengetahuan dalam tulisannya. Bahkan kehidupan sosial politik pun dapat menjadi inspirasi bagi sebuah tulisan, seperti halnya karya Doyle yang berjudul ‘The Great Boer War’ (1900) yang berisi mengenai pembelaan mengenai Inggris disaat perang Boer di Afrika Selatan. Bahkan karya itu membuatnya mendapat penganugerahan gelar ‘Knight’ dari Ratu Inggris, dan sejak saat itulah ia dikenal sebagai &lt;i style=""&gt;Sir &lt;/i&gt;Arthur Conan Doyle.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selain itu, Sir Arthur Conan Doyle juga menularkan beberapa virus menulis kepada beberapa penulis, dan kita tahu bahwa sebuah karya dapat pula menghasilkan karya lain. Ya… Doyle dan karyanya menjadi inspirasi bagi penulis lain. Seperti halnya, serial TV House yang dianggap sebagai reinkarnasi dari Sherlock Holmes, dan juga Detective Conan yang diinspirasi dari Sherlock Holmes. Petualangan penulis berakhir, Sir Arthur Conan Doyle meninggal pada tanggal 7 Juli 1930, ia dimakamkan di Minstead, &lt;st1:place st="on"&gt;New Forest&lt;/st1:place&gt;, Hampshire. Sebagai penghargaan, di Crowborough Cross di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Crowborough didirikan patung dirinya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2045231437978379836-1635225519576065057?l=marykhans.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marykhans.blogspot.com/feeds/1635225519576065057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/10/my-favorite-author.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1635225519576065057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2045231437978379836/posts/default/1635225519576065057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marykhans.blogspot.com/2008/10/my-favorite-author.html' title='My Favorite Author'/><author><name>Khansa Maria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01031619770567885752</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-gUa5BUOvf64/TtnwE99ayYI/AAAAAAAAAS8/GValEasjhD8/s220/101.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
